Aku dengar, di balik tanggul situ gintung, ada masjid yang memanggil jamaah menghiasinya, dalam subuh.
Aku dengar, tanggul itu jebol dan menumpahkan air bah, saat jamaah masjid itu terlelap dalam penghambaan yang indah, memuji-Mu.
Aku dengar, imam dan semua jamaahnya, kini tak bernyawa lagi, menemui-Mu. Aku berdoa, moga Kau menerima amal ibadah mereka.
—————————————————-
Aku dengar, korban meninggal sudah lebih dari sembilan puluh. Berarti tak hanya jamaah di masjid itu. Ada yang lain, mungkin ada yang sedang memasak untuk sarapan keluarga tercinta, mungkin ada yang sedang bersiap-siap bekerja atau juga ada yang sedang bekerja menjemput rejeki-Mu. Maka kuharap Kau terima semua amal ibadah mereka.
—————————————————-
Tuhanku, aku juga dengar bahwa bencana itu datang saat masih banyak yang terlelap. Mungkin ada diantara mereka yang belum sempat menghampirimu dalam subuhnya. Maka, mohon ampuni pula mereka.
—————————————————-
Sahabat, kita punya doa, tentu saja. Kita juga punya harta, tentu saja. Dan jika kita masih punya cinta, maka berikan sesuatu untuk meringankan beban mereka yang terluka fisik dan hatinya karena bencana.
Tuhanku, mohon ampunilah aku. Jangan ambil nyawaku saat aku sedang tidak mengingat-Mu.





Semoga saudara kita yang telah dipanggil oleh Nya dalam bencana Situ Gintung diampuni segala doanya dan diterima segala amal ibadahnya.
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun
Oleh: edratna on 29 Maret 2009
at 12:51 pm
amien…
semoga tragedi ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua…
“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah …” (Qs: At-Tagabun; 11)
Oleh: wanti annurria on 29 Maret 2009
at 3:43 pm
Subhanallah wa Allahu akbar
Maha besar Allah dengan segala kekuatannya.
Oleh: geulist133 on 29 Maret 2009
at 4:00 pm
Amin…,
Mudah mudahan kita bisa mengambil hikmah dari tragedi ini karena kerap kali musibah terjadi karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab namun ini bukan saatnya mencari siapa yang salah tapi kita harus cari tahu kenapa ini bisa terjadi dan bagaimana caranya agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Mudah-mudahan yang mengalami musibah diberikan kekuatan dan kesabaran, InsyaAllah amin
Oleh: vaepink on 29 Maret 2009
at 5:11 pm
Semoga tidak terulang lage
Oleh: Pencerah on 29 Maret 2009
at 5:23 pm
Maksudnya…
“Jangan ambil nyawaku saat aku sedang tidak mengingat-Mu“?
Makasih sobat atas koreksinya. Dan segera saya perbaiki.
Oleh: frozen on 29 Maret 2009
at 6:38 pm
ada sisi laen yang dijadikan ajang pamer para pemain sirkus pemilu…
*sigh*
Oleh: dian diam on 29 Maret 2009
at 6:46 pm
Amin….Allahuma Amin…
Oleh: geRrilyawan on 29 Maret 2009
at 6:58 pm
selamat malam
postingannya blue suka
ikut berimpatyklah blue dengan masalah yg terjadi itu
salam hangat selalu
Oleh: bluethunderheart on 29 Maret 2009
at 7:56 pm
amiin..
semoga semua amal ibadah para korban dapat diterima Allah…
Oleh: nurannisaa7 on 29 Maret 2009
at 8:05 pm
dan semoga mereka yang ditinggalkan bisa meng-ikhlaskan mereka yang telah dipanggil ke Rahmatullah…
Oleh: Treante on 29 Maret 2009
at 8:54 pm
Ngeri juga ya klo lihat beritanya….
Oke juga : mau turut berdo’a…semoga mereka yg ditimpa musibah, bisa kuat dan mampu mengambil hikmahnya! Amin
Oleh: ammadis on 29 Maret 2009
at 10:12 pm
Amin,, semoga diterima di sisi-Nya..
Apa dan bagaimana pun laku hidupnya ..
Tapi,, kenapa ada penyusup di situ ..?? Ampunilah juga para calon pemimpin negeri yang sedang mencari simpati manusia ini, ya Allah …
Oleh: Muzda on 29 Maret 2009
at 10:29 pm
Aku juga berharap begitu kang, dipanggil saat mengingat Dia
Oleh: reallylife on 29 Maret 2009
at 10:31 pm
Saya turut berduka untuk tragedi SituGintung..hari ini saya ingin menyempatkan kesana untuk melihat keadaan, namun sayangnya jalanan padat dan tidak dapat tembus ke lokasi kejadian…..
Semoga yang meninggal karena kejadiaan ini diampuni dosanya, dan bagi yang ditinggalkan diberikan kesabaran….
Oleh: Harsa on 29 Maret 2009
at 10:43 pm
malu diri bicara diri ternyata diri ini tak memikirkan orang lain.moga Allah beri kekuatan terhadap orang orang yang teraniyaya dan yang terkena musibah
Oleh: kawanlama95 on 29 Maret 2009
at 10:44 pm
Semoga tragedi ini bisa menjadi pembelajaran buat kita semua terutama para (calon) pemimpin kita.
Oleh: antokoe™ on 29 Maret 2009
at 11:01 pm
Ikut berduka dan menundukkan kepala untuk korban Situ Gintung, Mas…
Oleh: DV on 30 Maret 2009
at 6:13 am
ikut berduKa…
Oleh: wi3nd on 30 Maret 2009
at 9:11 am
Mudah2an ini semua merupakan pelajaran berharga bagi bangsa kita dan juga pemerintah kita. Kita memang wajib berdoa meminta perlindunganNya, kita wajib membantu sesamanya semampu kita. Namun kita juga wajib belajar dari setiap peristiwa besar yang menimpa bangsa ini…….
Oleh: Yari NK on 30 Maret 2009
at 10:26 am
Selain doa, mari kita kirimkan sebagian rizki kita untuk para korban.
salam
http://www.kalipaksi.wordpress.com
Oleh: sofwan.kalipaksi on 30 Maret 2009
at 10:32 am
Subhanallah…
Sebuah sisi yang luar biasa..
Oleh: Nin on 30 Maret 2009
at 11:17 am
Semoga mereka semua dipanggil karena akan diberikan tempat yg lebih layak di sisi_NYA amin…
Oleh: "DIAJENG" on 30 Maret 2009
at 11:17 am
Hanya Doa yang dapat aku ucapkan, semoga Allah memberikan Tempat yang lebih baik disisi-Nya.
dan untuk korban yang selamat semoga diberi kekuatan agar selalu tabah menghadapi cobaan yang Dia berikan…..!!!!
Amiiiiiiieeeeeeen….
Oleh: herray on 30 Maret 2009
at 11:54 am
Subhannallah………..
Lagi dan lagi kita diperingatkan untuk senantiasa mnyiapkan diri untuk selalu berada dijalan-Nya, karena musibah dan bencana itu tidak dapat diketahui kapan akan terjadi.
waktu subuh yang menggugah hati pada jum’at 27 maret 2009 lalu telah, memberikan beribu makna kehidupan dan pengalaman bagi para korban.
Sekali lagi saya hanya bisa mendo’akan semoga semua korban diberikan tempat yang lebih layak disisi-Nya dan ketabahan hati bagi para keluarga dan kerabatnya. Amien
Oleh: jacko on 30 Maret 2009
at 12:01 pm
amien… ^^
Oleh: mirma yudha on 30 Maret 2009
at 12:11 pm
Saya benar2 ikut merasakan kejadian situgintung ini, kok negara kita sering dilanda air bah ya… kenapa???? semoga mereka yang jadi korban dari musibah ini di beri kesabaran dan ketabahan
Oleh: ria manies on 30 Maret 2009
at 1:42 pm
Semoga merek diberi kekuatan dan ketabahan, dan bagi yang menjadi korban diterima disisiNya sesuai amal perbuatannya, amin…..
(saya pernah membaca hadist, katanya musibah yang terjadi di malam hari adalah sebuah berkah, amin)
Salam kenal mas….
Oleh: vatonie on 30 Maret 2009
at 3:56 pm
Salut buat Mie janda yang bikin program MJ peduli
Oleh: dieyna on 30 Maret 2009
at 4:31 pm
Semoga dapat diambil hikmah dari musibah Situ Gintung.
Oleh: BaNi MusTajaB on 30 Maret 2009
at 4:31 pm
hmm.. semoga semua korban jiwa diampuni semua dosanya, dan diterima semua amalnya. Dan korban yang masih hidup diberikan kemudahan dan ketabahan. Amin
Oleh: d3ptzz on 30 Maret 2009
at 4:51 pm
Satu Sisi Bencana Situ Gintung,
Menjadikan manusia-manusia untuk selalu memperbaiki diri.
Semoga
Oleh: rayyahidayat on 30 Maret 2009
at 4:51 pm
Semoga Allah memberikan kekuatan utk mereka dlm mhadapi smua cobaan ini. Juga memberikan kita kekuatan untuk terus berusaha berjalan di jalanNYA. amin
Oleh: lovelynonny on 30 Maret 2009
at 6:48 pm
ini merupakan teguran kedua setelah Tsunami…
Kunjungi blog aku yah…
salam kenal
Oleh: kenangamu on 31 Maret 2009
at 2:58 pm
lagi lihat berita,, anak2 k0rban bencana mengalami trauma.. sebagian stress… mari kita berd0a untuk saudara2 kita,,
Maha Besar ALLAH…
Oleh: rel kereta api on 31 Maret 2009
at 7:18 pm
Iya,,,,,kita harus bisa membantu mereka semampu kita…..bila tidak dengan materi….dengan doa pun, sudah memberikan sesuatu berharga untuk mereka…
Oleh: Fachrurrozi on 31 Maret 2009
at 8:49 pm
Hal yang bikin saya jadi makin “percaya”… ternyata memang dalam Al-Qur’ttelah disebutkan masa-masa antara sebelum sang subuh hingga menjelang fajar.. adalah saat-saat dimana IA akan memberikan ujian…
Jadi.. benar juga sebaik-baiknya waktu untuk “berdua-an” dengan NYA adalah antara jam 2 hingga masuk subuh.. dan setelah itu di sunnahkan membaca dzikir Al Ma’surah…
Insya Allah… kita akan tergolong dalam kelompok yang selalu mengingatNYA….
Yooo… bikin “miss call” berantai… untuk sholat Tahajud….
Untuk para sahabat yang telah mendahului kita dalam peristiwa ini… semoga Allah akan mengampuni dosa dan mempertimbangkan (pelipatan) pahala…. Amin
Oleh: yanti on 31 Maret 2009
at 8:57 pm
subhannallah,
mungkin ini teguran bagi orang2 yang meninggalkan perintahnya, semoga kita sadar atas terjadinya musibah, situ gintung, semoga orang yang telah mendulukan kita di beri tempat yang sempurna?saya hanya bisa mendoakan agar yang ditinggal kan tetap sabar
Oleh: bondan on 1 April 2009
at 11:06 am
Salut banget buat MJ Peduli……!!!
Oleh: mayat73 on 1 April 2009
at 11:14 am
Semoga Allah Swt mengampuni dosa-dosanya. Dan semua ini adalah cermin untuk kita agar kiranya selalu ingat akan kebesaran Allah. Ingatlah dan berlindunglah kepada Allah sebelum kita tidur.
Oleh: Danfar on 2 April 2009
at 2:01 am
ya allah..
beri kesabaran dan cinta_MU pada mereka
Oleh: soffy on 2 April 2009
at 11:15 am
Turut berduka cita atas t’jadi’a bencana situ gintung yg memakan banyak korban…semoga diterima di sisi-Nya..dan korban yg hilang diketemukan..AMIN.
Oleh: sakti arie nugroho on 2 April 2009
at 11:52 am
ya Allah…..,
beri kesabaran dan ketabahan kepada mereka,.
yang telah kehilangan sanak keluarga dan harta bendanya.
ya Allah…..,
terimalah mereka disisimu yang telah mendahului kami.
dan jadikan la musibah ini pelajaran bagi kami.
amin
turut berduka cita atas bencana situ gintung.
Oleh: tyara on 3 April 2009
at 3:10 pm
ya allah
beri mereka kesabaran utk mengahadapi cobaan ini.
dan terimalah sodara2 kami yang telah mendahului kami.
amin
Oleh: tya on 3 April 2009
at 3:18 pm
kami turut berbelasungkawa atas bencana melanda situ gintung..
mungkin kami akan mengirim bantuan berupa uang yang sekarang kami lagi mengutipnya. mohon doa agar dana yang terkumpul cukup untuk membantu sdra2 kita disana.
Thx…..
Mahasiswa-mahasiswa Teuku Umar Johan pahlawan, Aceh Barat, NAD.
Oleh: Teuboh (Teuku Umar Meulaboh) Community NAD on 4 April 2009
at 10:42 pm
Saat bencana tiba, ia akan melabrak apapun dan siapun. Tempat ibadah menyembah-Nya dan tempat maksiat untuk membangkang perintah-Nya. Anak kecil tanpa dosa dan kakek renta berlumur dosa. Padahal, Ia telah mengingatkan: “Dan jagalah diri kalian dari bencana yang tidak hanya menimpa orang-orang zalim saja.”
Oleh: racheedus on 6 April 2009
at 12:36 am
kita harus mendoakan arwah2 para koraban agar diterima disisiNya
amin
seee me at INABISA.BLOGSPOT.COM
Oleh: nanda arema techno on 8 April 2009
at 4:13 pm
Semoga qt tau bahwa semua yang terjadi di Indonesia ini adl semata2 karna Allah ingin kita menjadi manusia yg sll bpegang tguh pd tali agamaNya.So…be patient to u all
Oleh: namaku on 17 April 2009
at 6:07 pm
Mudah-hudahan Bp Mentri PU dan Ibu Gubernur Banten tidak cuci tangan dan siap bertanggung jawab
Oleh: choirul on 20 April 2009
at 4:47 pm
Boss, Imamnya temen ane. Tapi, jgn difitnah meninggal dong, hehehe…
Orangnya, alhamdulillah masih sehat wal’afiat…
——————————————————
Jazakallah akhi. Afwan, ane baru tahu belakangan. Dan ini juga sebaagai koreksi atas kesaalahan penulis.
Oleh: allay on 30 April 2009
at 5:44 pm