Arsip Tag: puisi cinta

Setahun Sudah (Puisi Ultah Pernikahan)

Setahun sudah Merangkai indah Menumbuh hikmah Melukis sakinah . Setahun sudah Menjalin kasih Merajut kisah Memapah amanah . Setahun sudah Mengukir senyum di wajah Membelai lembut dengan jamah Mengabadikan jejak langkah di tanah Iklan

Dipublikasi di Kreasi Puisi | Tag , | 40 Komentar

Penutur Kebajikan

Saat senang, saat susah Saat tenang, saat gelisah Saat terang, saat temaram Saat siang, saat malam Saat ramai, saat sepi Saat sayang, saat benci

Dipublikasi di Hikmah dan Motivasi, Kreasi Puisi | Tag , , | 64 Komentar

Surat Cinta 1 (Menyulam Rindu)

Malam kemarin, rembulan terang menderang. Aku menatapnya lama, menikmati keteduhan sinar mentari yang terpancarkan olehnya. Bukan maksudku membandingkan engkau dengannya, karena banyak orang bilang, rembulan itu tidaklah elok sebenarnya. Malam tadi, hal demikian pun terjadi. Rembulan menyinari alam ini. Sayup-sayup … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Cinta | Tag , , | 37 Komentar

Dan

Dan Rentangkan waktu perlahan Lalu benamkan wajahmu di dadaku sayang Dengarkan detak jantungnya yang sedang melantunkan nyanyian Kebahagiaan . Dan Pejamkan matamu perlahan Bayangkan aneka warna bunga di taman Yang terbang jatuh membasuh sekujur badan Mengisyaratkan tebaran wangi sepanjang jaman … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Kreasi Puisi | Tag , | 22 Komentar

Puisi HATI

Hatiku diselimuti cinta Ada satu nama wanita Tidak lebih apalagi kurang Indahnya terasa bukan kepalang — Catatan: Postingan ini menggunakan sistem skedul, admin sedang dalam kesibukannya. Jadi mohon maaf jika gak BW 🙂

Dipublikasi di Kreasi Puisi | Tag , | 11 Komentar

Puisi Penguat Hati; Api Semangat

API SEMANGAT Aku Terus melaju Saat badai ujian menerpa tubuh yang lusuh Tapi hati ku takkan mudah rapuh Kadang lelah memeras peluh Tapi api semangat membunuh luluh Kakiku terus melangkah Seiring desah berserah

Dipublikasi di Kreasi Puisi | Tag , | 114 Komentar

Janji Mentari

Malam ini Aku menyulam senyuman lagi Ditemani sepoi-sepoi angin yang menepi Menyelimut kerinduan hati Lalu perlahan Rembulan tampak menawan Setelah lelah bersembunyi di balik awan Tersenyum padaku menawarkan cahaya secawan Yang kan kita teguk bersamaan

Dipublikasi di Kreasi Puisi | Tag , , , | 34 Komentar