Arsip Kategori: Kreasi Puisi

Berisi tentang hasil kreatifitas penulis dalam bentuk kalimat berbait.

Puisi: Marhaban Ya Ramadhan

Ramadhan Kau mengetuk hati tuk memastikan Tentang apakah ada sebentuk kegembiraan Yang tampak pada senyum jiwa dalam penantian Kulihat tadi di moshola Serasa sempit saat penghambaan tereja Jamaah lebih banyak dari biasanya Padahal puasa baru kan ada lusa Ini berarti … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Kreasi Puisi | 26 Komentar

Setahun Sudah (Puisi Ultah Pernikahan)

Setahun sudah Merangkai indah Menumbuh hikmah Melukis sakinah . Setahun sudah Menjalin kasih Merajut kisah Memapah amanah . Setahun sudah Mengukir senyum di wajah Membelai lembut dengan jamah Mengabadikan jejak langkah di tanah

Dipublikasi di Kreasi Puisi | Tag , | 40 Komentar

Puisi Kerinduan; Dalam Cawan

Dalam cawan Tersimpan kerinduan Terendap mendalam Larut dalam malam . Mereguk secawan Tak melepaskan kehausan Rindu makin menenggelamkan Dalam bias cahaya rembulan

Dipublikasi di Kreasi Puisi | Tag , , | 38 Komentar

Salam Persohiblogan

Salam persohiblogan Saat tiada kata terangkai dalam bentuk postingan Saat tiada tutur sapa dalam bentuk komentar yang menandakan kunjungan Saat tidak sempat kureguk ilmu dan rangkaian cerita yang kalian sajikan Saat itulah kurasakan kerinduan . Setengah bulan sudah Ya setengah … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Kreasi Puisi | Tag , | 69 Komentar

Menjamah Hati

Menjamah hati Menyelami keakuan Membiarkan bercengkrama Intim tak berjeda  Menjamah hati Menyingkap awan dan bebatuan Membariskan hasrat Dalam shaf ketawaduan Menjamah hati Menakar lurus diri Dalam perjalanan kehidupan Bogor, 16 Pebruari 2011

Dipublikasi di Kreasi Puisi | Tag , | 43 Komentar

Timnas Menang

Saat ini tidak berlangsung Piala Dunia Tapi di sini semua bicara bola Tak hanya mereka yang memang bola mania Tapi juga mereka yang gak suka turut euforia . Semua bicara Timnas Garuda Saat babak penyisihan yang sangat mempesona Saat semifinal … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Kreasi Puisi | 35 Komentar

Puisi Hari Ibu; Bunda

Bunda Kau kuat menanggung beban kandungan Sembilan bulan . Bunda Kau sabar membiarkanku berada di sana Hingga proses kelahiran . Bunda Kau saksi betapa sakit persalinan Batas tipis hidup mati yang kau taruhkan

Dipublikasi di Kreasi Puisi | Tag , | 120 Komentar