Puisi Kerinduan; Dalam Cawan


Dalam cawan
Tersimpan kerinduan
Terendap mendalam
Larut dalam malam
.
Mereguk secawan
Tak melepaskan kehausan
Rindu makin menenggelamkan
Dalam bias cahaya rembulan
.
Dalam cawan
Hasratku tenggelam saat melawan
Tak ada lagi energi bertahan
Hanya diam yang menawan
.
Secawan kerinduan
Mengikatku dalam bait hasrat harapan
Yang tertahan
.
Bogor, 10 April 2011
Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Kreasi Puisi dan tag , , . Tandai permalink.

38 Balasan ke Puisi Kerinduan; Dalam Cawan

  1. niee berkata:

    Waahh,,, mas nya lagi kangen sama seseorang yak..
    mudah2an kangennya cepat tersembuhkan ya ๐Ÿ™‚

  2. sendu minggu . Salam Kang

  3. Masbro berkata:

    “Hanya diam yang menawan”

    Diam pun menjadi begitu menawan,, hmmm…manis,,

  4. Sugeng berkata:

    Dalam cawan aku tuang minuman
    Minuman pelepas penat yang menawan jiwa
    Kurengkuh dan aku habiskan
    ………………..
    **mas Haris nambah kopinya dong ๐Ÿ˜† **

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  5. endra berkata:

    segera di obatin mas rindunya…

  6. Dangstars berkata:

    Waduh puisinya keren banget

  7. seragam sekolah berkata:

    kenapa mesti puisi??

  8. Ahmad Fakhruddin berkata:

    Semoga cawan kerinduan
    Tak retak dimakan jaman
    Tak hancur dilindas kebosanan
    Tetap bertahan..
    Hingga penuh dengan kecintaan..

  9. Danu Akbar berkata:

    Aku rindu…
    Jadi keinget kk ku..
    semoga dia tenang disana. Amin ๐Ÿ˜ฆ

  10. giewahyudi berkata:

    Cawan kerinduan..
    *klepek-klepek

  11. Multibrand berkata:

    Puisi yang mantaap yang saya baca disore hari ini.
    Singkat, padat dan memikat!

  12. TuSuda berkata:

    Bila kerinduan tertuangkan dalam secawan.
    Biarkan aromanya terungkapkan kian menawan… ๐Ÿ˜‰

  13. ysalma berkata:

    kerinduan yang secawan itu akan tetap terjaga,,
    untuk malam-malam pertemuan berikutnya,,
    untuk sebuah perbincangan yang takkan pernah usai,,
    karena DIA selalu ada,,
    kapan pun cawan kerinduan itu sedikit berkurang.. ๐Ÿ™‚

  14. situsonline berkata:

    Saya blm pahan arti dan makna puisi ini,apakah puisi cinta buata kekasih…?saya tau neh..ok deh seppp selalu.

  15. masyhury berkata:

    Wew… keren susunan katanya.. ๐Ÿ˜€
    Selamat, Anda mendapatkan *****

  16. riez berkata:

    Aku Bawa cawan
    Penuh kehatian
    Takut Jatuh berantakan

  17. Lidya berkata:

    nyerah deh kalau udah berbau2 puisi ๐Ÿ™‚

  18. hudaesce berkata:

    Dalam cawan kerinduan, aku ingin kembali kemasa silam mengulang segala canda tawa bersamamu kawan. ๐Ÿ˜ฅ

  19. Ridha Alsadi berkata:

    memang berbakat akang yang satu ini.
    suami istri jago ngepoetry, mantaff
    salam buat mba dan si dd yah, semoga sehat keduanya ๐Ÿ˜‰

    salam hangat, bangauputih ^_^

  20. antokoe berkata:

    wah mantep tenan puisinya kang
    pengin bisa berpuisi….

  21. mas anto berkata:

    kunjungan balik kang…..
    mantebs puisinya

  22. Lockjaw berkata:

    akhir2 ini banyak yg berpuisi, banyak yg mellow

  23. bukan detikcom berkata:

    dari dulu saya penasaran, cawan itu apaan sih? gelas yah?

  24. bayu berkata:

    keren bro. kalo dah rindu rindu tuh. paling enak buat puisi. pasti romantis

  25. edratna berkata:

    Menikmati puisinya…..

  26. Mabruri Sirampog berkata:

    saya ga bisa berpuisi, tpi saya penikmat puisi…
    puisinya keren,, romantiiss….
    enaknya yang lagi kena malarindu…

  27. Anugrha13 berkata:

    ahhhaaaayyy merindukan seseorang kah rupanya???

  28. Etik berkata:

    ^_^….
    Puisinya manis habis.
    Ditambah fakta aku selalu suka puisi tentang kerinduan karena ujung segala kangen hanya bermuara pada Satu nama; pencipta semesta.

  29. mencurahkan rasa rindu lewat puisi bisa jadi obat stress,semoga lekas ketemu mas!

  30. jumialely berkata:

    Terima Kasih mas achoey untuk kehadirannya di 1rst anniversary rumah maya saya, silahkan cinderamata diambil disana untuk dibawa pulang, salam hangat, I love You Friends sudah menceriakan hari saya

  31. arman berkata:

    terus terang, gak gitu ngerti sih arti nya (gua emang kurang ahli ama perpuisian… :D)
    tapi gua menikmati ngebacanya… ๐Ÿ™‚

  32. jumialely berkata:

    dalam cawan kerinduan menenggalamkan yang tertahan tapi menawan
    Merindu yang begitu menyesakkan tapi menentramkan
    Tak mungkin melawan kerinduan dalam pelukan cawan cinta dan hasrat yang mendamaikan

  33. Zico Alviandri berkata:

    Cawan dan kerinduan… bersatu di blog Achoey. Menjadi begitu manis ๐Ÿ™‚

  34. Yulis Samoa berkata:

    PUISI UNTUK KEKASIH

    Kau terus amnesia
    Air mata ini kering
    Kau terus berlalu
    Tanpa pesan untukku

    Ketika nafasku bersuara
    Aku Sungguh Mencintaimu
    Kau tuli
    Bibirmu meregang
    Tanpa kata…

    Jiwaku lumpuh
    Mati suri dalam sisa nyawa

    ***Coba-coba nih mas Achoey ngarang Puisi Mendadak Dangdut…hehehe…

  35. introvertina berkata:

    hmmm….+ 1 blogger yang doyan puisi…and that’s you…

  36. rahma berkata:

    pUisinya kerennnnnnnnnn….kaya pujangga. Ha…hay

    http://rahma89.blogspot.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s