Jangan Biasakan Menilai dari Penampilan


Kejadian 1

Kemarin sore, ada beberapa siswi SMA menghampiriku di kedai. Mereka menitipkan sebuah proposal padaku, katanya proposal itu untuk diberikan pada Pak xxx. Aku tersenyum, ya karena yang mereka maksud itu adalah aku. Lalu aku bilang pada mereka kalau aku akan menyampaikannya pada Pak xxx. Salah satu diantara mereka mulai berpikir bahwa Pak xxx yang mereka maksud itu adalah seorang lelaki yang duduk di hadapan mereka. Itu setelah salah satu dari mereka itu membandingkan wajahku dengan wajah yang tampak di foto. Tapi yang lain merasa ragu. Karena mungkin mereka berpikir bahwa gak mungkin Pak xxx seganteng … ini.

Kejadian 2

Seorang perempuan cukup usia penasaran dan akhirnya memberanikan diri untuk bertanya padaku. Beliau bertanya apakah aku pernah mengisi motivasi pada acara …. Aku jawab ya. Dan mereka terkaget-kaget lalu mengatakan bahwa mereka adalah salah satu peserta di acara motivation building tersebut. Mereka mungkin berpikir, kok bisa lelaki penuh kharisma dengan setelan rapi berdasi itu kini hanyalah seorang pelayan kedai.

Kejadian 3

Suatu hari aku diminta datang sebagai konsultan ke sebuah cabang Lembaga Kursus Bahasa Inggris terkenal di Indonesia. Aku sampaikan pada stafnya bahwa aku hendak bertemu dengan Manajer di situ. Ternyata aku harus menunggu berjam-jam di ruang tunggu. Sampai berulang kali aku bilang ke stafnya tetap sang manajer gak bisa diganggu. Akhirnya aku minta stafnya menyampaikan bahwa aku hendak  pamit pulang. Sang manajer pun berkenan mertemu denganku. Katika aku sampaikan kepada sang manajer tentang siapa aku, dia pun meinta maaf. Ya mungkin sang manajer ini mengira aku bukanlah sosok yang sedang dinanti-nantikannya. Mungkin pikirnya lelaki yang dinanti-nantikannya itu usianya sudah matang dan badannya cukup gemuk.

Kejadian 1 :
Apakah seorang owner gak boleh seperti pelayan?
Kejadian 2 :
Apakah seorang motivator itu harus selalu tampak rapi?
Kejadian 3 :
Apakah seorang yang memiliki keahlian itu harus sudah cukup usia dan melar badannya?

Hehe, sebagian besar dari kita terbiasa menilai dari penampilan. Dan ternyata seringkali kita tertipu. Bukankah koruptor itu kebanyakan terlihat sangat terhormat, tapi ternyata …. Bukankah ulama itu banyak yang sangat bersahaja, tapi bisakah kita menjamin bahwa ilmunya tak lebih banyak dari da’i-da’i kondang di TV. Moga kita bukan orang yang terbiasa menilai orang dari penampilan belaka, ya kecuali kita memang juri di bidang fashion, hehe.

 

 

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Celoteh Hati, Hikmah dan Motivasi dan tag . Tandai permalink.

88 Balasan ke Jangan Biasakan Menilai dari Penampilan

  1. Masbro berkata:

    Saya nggak nilai Mas Achoey dari penampilannya lho, tapi dari tulisannya, hehe.. Bener tuh Mas yg poin tiga. Ahli nggak harus berumur (cukup usia).

  2. arifromdhoni berkata:

    Sederhana tapi membahana😀

  3. An berkata:

    saya sering tertarik dengan buku yang judulnya menarik , tampilan covernya juga artistik. tapi ternyata isinya tidak sebagus dugaan saya.
    saya juga sering lihat buku dari covernya dulu. karena di toko buku nggak boleh dibuka segel plastiknya🙂
    eh, tapi itu buku. tidak berlaku untuk manusia..

  4. An berkata:

    kalau fenomena yang sering saya tangkap, orang kebanyakan menilai kemampuan seseorang dari usianya. yang muda dianggap tidak tau apa-apa. padahal tidak selamanya usia lebih tua punya kualitas lebih baik dari mereka yang lebih muda.
    pola pikir seperti ini sulit dirubah.

  5. Asop berkata:

    Yaaah, saya kelimax.😦

  6. Asop berkata:

    Nah, mau gak mau, inilah yang biasa terjadi di pola pikir manusia. Apa yang pertama dilihat, itulah yang tertempel terus di pikirannya.😐

    Tapi, saya salut dan setuju ama Mas Achoey, pemilik kedai pun harusnya “merakyat”, dekat dengan pelanggan.😀 Luar biasa…🙂

  7. Riksa89 berkata:

    Setuju sekali dengan isi artikelnya…😀

  8. marsudiyanto berkata:

    Mudah2an saya nggak salah menilai orang Mas…
    Makasih pencerahannya.
    Salam!!

  9. monda berkata:

    kasian deh pada kecele…itu karena nggak pernah baca blognya Achoey…

  10. Ade Truna berkata:

    ok kang achoey, saya semakin memahami potensi diri kang achoey dengan tulisan selama ini kubaca….”SIAP MENERIMA TANTANGAN MENULIS BUKU?” (minta id YM dong :wink:)

  11. arman berkata:

    Yup, don’t judge a book by its cover ya…🙂

  12. ummurizka berkata:

    ya kadang-kadang memang begitu orang menilai dari kulitnya saja…tapi penampilan juga perlu dijaga lho…, btw om suka ngisi acara motivasi ya..dituangkan dalam blog donk om biar kita-kita bisa dapat ilmunya..(he….gratis…maunya🙂

  13. alwathaniyah berkata:

    bener banget tuh mas.. salut dengan kerendahan hati mas achoey.. :0

  14. masyhury berkata:

    yah, ceritanya membanggakan diri nih ya kang? hehe,,
    gak papa kok!
    saya juga gak nyangka blog yang sederhana ini di tulis oleh seorang motivator no.1 di Indonesia (lebay… !)😀

  15. Debby berkata:

    cuma fisik, ga akan bisa dipertahankan
    tp kedalaman hati slalu teringat ^^

  16. fendik berkata:

    Mencerahkan sekali mas.. terimakasih sudah diingatkan..🙂.

  17. faruq berkata:

    saya malah mengia penulis blog ini teman temannya teman saya,.. hahahah ^_^

  18. soe berkata:

    wakakakakaka…. lucu, tetapi banyak juga loh yang terus belajar mengenal prilaku orang lain karena manusia terkadang mengalami kesamaan satu dari satu juta

  19. hudaesce berkata:

    jadi teringat ma pepatah saya dulu kang “SEGALA YANG TAMPAK BELUM TENTU ITU HAKIKATNYA ”🙂

  20. Multibrand berkata:

    Setuju sekali.
    Ada pepatah bahasa Inggris : “Don’t judge a book by its cover ”
    (Jangan menilai buku dari sampulnya).

  21. adit-nya niez berkata:

    Nabi kita sendiri aja seorang pemimpin tapi penampilannya sangat2 sederhana sekali…

  22. Devi Yudhistira berkata:

    hehehe….hari gini masih begitu? cap cay dehhhhh

    Ya, kita berdoa bersama ya, semoga semakin hari semakin banyak orang menilai dari ‘apa yg dibicarakan’ bukan siapa yg bicara atau sekeren apa yg bicara…

    ***btw, emang kenapa gitu dengan achoey, ga sama gitu ama yg di poto? *** hehehe

  23. Daun berkata:

    itulah kadang kesalahan banyak dari kita selalu menilai seseorang dari penampilan padahal sudah ada pepatah ” dont judge the book from the cover” ok sob…

    Salam

  24. atikah berkata:

    ‘gak mungkin Pak xxx seganteng … ini’ hahaha. Ini pemikiran yang ngajuin proposal atau pemikiran Pak xxx sendiri.

    Saya sendiri sering ketipu dengan orang2 muda, tapi sudah berhasil dan jadi orang yang punya ilmu yang cukup (banyak) untuk dibagi ke orang lain, makanya jadi sering salah faham. Tausiyah yang bagus.

  25. ysalma berkata:

    lingkungan kita memang terlalu terbiasa menilai sesuatu dari tampilannya,,
    mulai dari keseharian sampai dalam pemilihan tampuk pemerintahan,,
    ilmu/keahlian itu milik mereka yang mau belajar, bukan muda atau tua..
    #ini saya koment sambil menasehati diri sendiri setelah baca artikel sahaja yang menggigit#🙂

  26. M Mursyid PW berkata:

    Kebanyakan orang memang begitu ya, Mas. Kalau sy menilai orang lebih pada karya2nya.

  27. Abi Sabila berkata:

    ada orang yang justru sangat menjaga penampilannya demi menutupi sesuatu yang tidak ingin orang lain ketahui. dan siapkanlah rasa kecewa bila saja menjadikan penampilan sebagai tolak ukur utama seseorang. So, bukan harus mengabaikan penampilan, tapi perlu diingat bahwa itu bukan yang utama, apalagi segalanya.

  28. Hafid Junaidi berkata:

    yup, setuju mas. jangan dinilai dari penampilan melulu

  29. Goda-Gado berkata:

    tp itu tak berlaku di sebagian pekerjaan tertentu kawan…

    belum apa-apa sudah ditulis, “PENAMPILAN MENARIK”.
    iya khan? bukan IPK sekian, atau pengalaaman dan kemampuan sekian tetapi PENAMPILAN dulu yg nomor satu.

    wah repot juga klo gitu…

  30. yustha tt berkata:

    jadi inget iklan: ‘nggak semua yang lo lihat itu bener’ *nyambung gk?*😀
    btw, mas Achoey itu motivator toh? Wah..sip donk…
    banyak kok motivator2 yg masih muda2..
    trainer ESQ itu banyak yg masih muda belia…
    kalo di acara memang berjas, tapi kalo dah bergaul dgn lingkungan ya tetap biasa seperti pemuda pada umumnya, berkaos, berjeans, dst…🙂

  31. setuju Kang Haris, pnah ngalamin salah persepsi jg

    kulit bagus belum tentu isi bagus dan sebaliknya

  32. bundadontworry berkata:

    semoga aku gak salah dlm menilai seseorang A,
    kalau aku menilai A dari tulisan2nya yg enak dibaca dan penuh hikmah kehidupan,
    jadi bs menambah wawasanku🙂
    salam

  33. mood berkata:

    Penampilan memang bisa menipu ya Sob, dipemancingan bapakku juga ada pak camat yang hobi mancing dan penampulannya biasa biasa aj. Malah terkadang kalah necis sama pak rw yang juga sama sama hobi mancing😛

  34. yadiebaroos berkata:

    memang semua orang selalu terlalu cepat untuk menilai penampilan, makanya tidak sedikit yang tertipu oleh penampilan yng menarik, namun ternyata penipu….

  35. Astra satria berkata:

    Saya rasa penampilan juga perlu kita perhatikan, bukan berarti bisa kita kesampingkan begitu saja, karena bagaimanapun seorang motivator, baik gaya bahasa maupun penampilan secara tidak langsung akan menjadi perhatian bagi orang lain, memang tidak masalah bagi yang sudah mengenal, tetapi yang belum? akan mengakibatkan resiko salah satunya menunggu sampai berjam-jam😀

  36. emfajar berkata:

    saya menilai dari blognya kang achoey aja..

  37. misterijava berkata:

    penampilan penting juga guna menjaga kenyamanan bersama,,
    tapi kalau menilai orang dari penampilan saja itu mungkin yang salah..🙂

    intinya jangan meremehkan orang lain..

    Nice Post..:)

  38. semoga saja kita tidak menilai seseorang dr penampilan, sehingga kita tidak membeda-bedakan dalam menghormati orang lain. amin.

  39. kang achoey emang pinter nulis. salut tuk kang achoey (ide2nya dapet darimana ya ? :D)

  40. Saya bahkan mengalaminya lebih dari 3 kali. Seirng😀

    Kalo baru berkenalan dengan klien atau mau presentasi sering ditanya lulusan mana?
    Saya lulusan… dan sudah bekerja …tahun.

    Baru deh percaya, mungkin karena kecil dan imut *sisiran* dan hemat usia dikiranya saya fresh graduate. Ya gitu dech, kalo tampang tua sering kali malu tetapi yang tampang muda kelihatan tidak dipercaya.

  41. BP-BIO berkata:

    wah setuju sekali mas … saya juga sering mengalami hal serupa .. apa lagi seperti saya mas .. di bagian tubuh ada tato jadi banyak orang memandang sebelah mata padahal .. saya berprofesi sebagai seorang guru .. saya memandang tato adalah suatu seni .. dan mungkin beberapa masyarakat masih tabu melihat tato sebagi seni …
    sering kalau pake baju bebas saya malah dianggap preman .. namun ketika disekolah 100% semua siswa mencintai teknik mengajar saya … ( yah malah curhat nih) .. habis kadang2 kita bisa kesal mas .. kalau orang sering memandang hanya dari luarnya saja.

  42. anny berkata:

    Seorang owner yang berpenampilan pelayan sungguh rendah hati dan bersahaja🙂
    Buat seseorang yg punya keahlian, bisa dari usia berapapun dan tak musti jaim , bebas2 aja ya A he..he…

  43. budiarnaya berkata:

    Saya sudah mengalaminya….dicuekin karena datang engan celana jean, sepatu ket, dan baju kaos, dikira orang minta sumbangan, padahal mereka yang mengundang saya hehehehe itu saya tuliskan juga di blog aa (penampilan)

  44. indra kh berkata:

    Jadi ingat iklan salah satu layanan tv berbayar. Seorang pemuda maen perintah saja kepada seorang bapak yang sedang berkebun karena dandanannya yang kucel, padahal sang bapak itulah empunya rumah😀

  45. Bang Aswi berkata:

    Enjoy aja dengan kehidupan ini. Insya Allah semuanya akan berjalan sebagaimana mestinya ^_^ Piss ah!

  46. Bang Aswi berkata:

    Enjoy aja lagiiii, insya Allah segalanya akan berjalan sebagaimana mestinya ^_^ Piss ah!

  47. orange float berkata:

    sepertinya mereka harus mampir ke blog ini juga biar bisa mengenal aa lagi😀

  48. genksukasuka berkata:

    penampilan kadang menipu kadang menjadi ciri bingung ….

  49. Yulis Samoa berkata:

    Kebiasaan menilai penampilan luarnya saja emang masih menjadi pola pikir sebagian orang di Indonesia ini mas… Tapi gak usah difikirin mas… Tunjukkan saja pesona mas Achoey EL Haris yang bersahaja namun berbobot…😀

  50. wiangga0409 berkata:

    gkgkgk.. wah VIP nih susah ditemuinnya😀

  51. Pencerah berkata:

    betul…betul…betull…

  52. fitrimelinda berkata:

    bener banget a.. jangan menilai orang dari penampilan..terkadang penampilan bisa menipu..

  53. bintangtimur berkata:

    Kebanyakan orang seringkali melihat penampilan untuk memberi penilaian. Penampilan saya juga seringkali ‘menipu’ kok…😛
    Ehm, bersahaja itu mendekatkan kita dengan banyak kalangan, saya sudah mencobanya kok. Jadi, tetap menjadi diri sendiri aja, asal bersih dan rapi…🙂

  54. Miftahgeek berkata:

    Gubrak, nggak ada pic cewe2 nya ah :p

  55. naruto berkata:

    sekedar berkunjung lage neh bos… sekalian cr informasi seru… thanks yah

  56. TuSuda berkata:

    Kesan pertama umumnya dilihat dari penampilan luar, selanjutnya lain lagi kalau sudah dikenal dan diketahui….😀
    SALAM hangat dari Kendari….

    • PusKel berkata:

      Khusus staf di puskesmas kami tetap sarankan berpenampilan rapi, kenakan seragam kerja yang ditentukan, agar ada citra diri yang positif dalam pelayanan.

  57. memang benar sih banyak orang yang demikian. Tapi bagi saya, penampilan bukan segalanya.. kadang menipu..

  58. auraman berkata:

    wahah itu sudah pernah saya alami saat bermain badminton A”, sementang badan saya kecil , penampilan tidak kayak atlit, tapi pas maen seperti atlit platnas.. diam tu semua hahaha

  59. usagi berkata:

    Bener banget mas terkadang orang sering liat segala sesuatu daru luar
    Aku sering banget ngalaminya
    Karena aku kaya anak kecil,, hobi ktwa,, suka becanda,, dan gak dandan ala eksekutif sudirman
    Kadang suka diremehin klien,, dianggap gak Mampu,, nah Pas udah aku kerjain,,
    Baru dah mereka punya penilaian lain
    Jadi orng yang Mampu gak harus selalu terlihat cantik dan mewah kan
    Lebih baik pintar tpi sederhana
    Daripada cantik tpi oon (^o^)

  60. Teras Info berkata:

    betul sekali, MAs……penampilan itu tak menjamin sepenuhnya seperti apa seseorang itu…..mantabs…

    terimakasih banyak, MAs…

  61. Erdien berkata:

    Saya menilai Kang Achoey dari tulisannya aza ya🙂

    Dilihat dari tulisannya yang rapi, sistematis, dan penuh makna, saya kira memang Kang Achoey orang hebat nih!

  62. penampilan bukan dari segalanya.hehe

  63. Sugeng berkata:

    Banyak orang terbuai dengan tampak depan bangunan padahal di dalam nya ternyata isinya cuma sarang penyamun.😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  64. Penampilan memang terkadang menipu…🙂
    Tapi ya mau gimana lagi karena sulit sekali menerka perilaku dan hati seseorang, terutama baru pertama kali bertemu..🙂

  65. fitr4y berkata:

    qu suka foto u yg dulu mas, yg agy berdiri ndiri dengan kepala di balut selendang, kayana agy di gunung dh, klo yg di fb kya om-om, klo yg di blog kya bapak-bapak ,,, heheheeee sorrryyy mas, q zzur .. 😀

  66. SanG BaYAnG berkata:

    Salam sob..,lama tak jumpa nhe..🙂
    Seringkali ada artikel berkesan tiap kali datang ke sini..,sukses slalu buat U sob..😉

  67. Mirna berkata:

    Kebanyakan, orang menilai pertama kali memang dari penampilan. Harus diakui itu. Tapi, setelah pertemuan selanjutnya, tentu penampilan bukan faktor utama lagi.
    Sama dengan kalau kita berteman. Kita sudah tidak melihat penampilan lagi kalau sudah berteman baik, kan. Yang dilihat tentu kebaikan dan ketulusan hatinya.
    Karena itu, yah maklum saja.
    Sebenarnya, melihat penampilan dari luar saat pertama kali bertemu juga tidak salah. Orang memang cenderung menilai apakah orang yang berdiri di hadapannya dapat dipercaya atau tidak. Tapi, melulu dan selalu melihat penampilan saja juga tidak adil bagi yang dinilai.🙂

  68. Shohibul K.U.C.B berkata:

    Sahabat tercinta,
    Dengan hormat saya mengundang anda untuk mengikuti Kontes Unggulan Cermin Berhikmah (K.U.C.B).
    Sahabat hanya diajak untuk membuat sebuah cerita fiksi mini dan menuliskan hikmah atau pelajaran yang dapat dipetik dari cerita yang telah anda tulis. Setelah itu daftarkan artikel tersebut diblog saya – New BlogCamp –

    Hadiahnya sih tidak seberapa tetapi begitu selesai mendaftarkan artikel, anda akan merasakan suatu sensasi yang membahagiakan karena telah mampu menulis suatu artikel yang lain dari biasanya.
    Jika berminat silahkan klik :
    http://newblogcamp.com/kontes/kontes-unggulan-cermin-berhikmah

    Terima kasih
    Salam hangat dari Markas New BlogCamp di Surabaya

  69. ahmadblog berkata:

    saya setuju bgt ris,,karna penyair sering berkata jangan liat dari orangnya,,melainkan apa yang dibicarakannya,,great!!

  70. Penampilan bukan sebuah ukuran keberhasilan. Banyak orang kaya dan sukses yang penampilannya bener-bener gak menunjukkan statusnya itu.😀
    Membaca tulisan ini, bertambah salut Denuzz ke Kak Achoey…

    Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…

  71. fajar sadiq berkata:

    Ga’ terlalu salah juga sih orang melihat pertama kali dari penampilan, karena itulah yang paling gampang terdeteksi. So, kita pun perlu menyesuaikan penampilan sewajarnya sesuai kebutuhan tempat dan waktu kita berada, tentu tetap memperhatikan norma agama dan kesantunan. Cuman yang ga’ bener ya itu seperti kata Mas, Achoey, menjadikan tampilan luar sebagai dasar penilaian.

  72. kang ian dot com berkata:

    ahay..memang banyak yang g menyangka bahwa kang achoey ni pria yang bersahaja nan penuh kharisma😀 gak lebay saya memuji hehe

  73. MeyBengkulen berkata:

    spakat mas. pnampilan bukanlah sgalanya. banyak org yg luar biasa mjaga pnampilannya hanya utk mnutupi kekurangannya.
    inget prnah ngajar di kls extenxi isinya pgawai praktisi kesehatan, msuk ptama dikira pkerja Lab. rumah sakit. xixi..

    salam sy

    mhon trs kita do’akan http://kakmila.wordpress.com/2011/01/09/semangat-sembuh-untuk-sausan-2/

  74. unggulcenter berkata:

    Halaah.. aya aya wae ya.

    Penampilan .. oh penampilan.. gak pernah liat Bob Sadino kali ya orang2 hehehe.. ini kang achoey hidup menurut filosofi hidupnya, jadi tak ada yang perlu diperdebatkan atas pilihan penampilannya.

    Banyak contoh perusahaan multinasional dimana presiden direktur dan komisaris ternyata lebih “gembel” dari pada karyawan biasa. Bahkan kadang2 dengan menyapu lantai, menyiram tanaman di kantor sebagai OB adalah salah satu kepuasan dan itu yang membuat perusahaannya tambaah besar..

    saya yakin MJ akan sukses besar, dengan pola pikiran seperti ownernya, Kang Achoey dan kawan-kawan. Saya yakin! Banyak contohnya kok!

  75. thuns berkata:

    setuju banget mas… penampilan justru sering menipu🙂

  76. wahyu nurudin berkata:

    aku ingin sekali ngerasain kejadian nomor 1 di atas. gokil

  77. hehe… intinya adalah mungkin kamu harus berganti penampilan…wkwkwkw just kidding. wah saya jadi ide nih buat menulis, rada2 mirip tapi bukan tentang diri sendiri sih tapi intinya adalah don;t judge a book by its cover^^ thanks for inspiring🙂

  78. andinoeg berkata:

    memang masih banyak yang menilai seseorang dari penampilan luarnya

  79. echa berkata:

    edisi narsisme nyiaaaaaaaaaaaaa

  80. r10 berkata:

    jangan menilai seseorang dari penampilannya, krn siapa tahu dia lebih baik dari pada kita, lebih berilmu dan sebagainya

  81. Prima berkata:

    hmmm… itu lha kang orang indo, liat apa2 dari kulit, semua pake kulit… kebiasaan! sama aja kaya orang pake kemeja biasa di cuekin di show room mobil, padahal udah niat beli mobil malah dikacangin ma SPGnya… ckckckckck…

  82. wi3nd berkata:

    seperti pepatah lama mengatakan:
    dont judge by a cover..

  83. Etik berkata:

    Sangat impresif…. Makasih banyak.

  84. Etik berkata:

    Sangat impresif….. Makasih banyak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s