Menemukan Jalan Kesuksesan


Malam kemarin, aku menikmati perbincangan mengesankan bersama seseorang. Perbincangan ini adalah perbincangan dua orang pedagang, yang satu tukang mie ayam dan yang satu tukang pecel lele. Pakde, begitulah aku dan orang lain menyapanya. Usianya sematang kedewasaannya. Tapi selalu terlihat segar bugar. Itulah nikmat sehat yang Allah limpahkan pada sosok-sosok pekerja keras. Yang menjalankan rutinitas pencarian nafkahnya tanpa harus korupsi raup sana raup sini.

Aku sempat kaget ketika dia menceritakan bahwa masa lalunya itu adalah seorang tukang mie ayam di daerahnya. Mie ayamnya laris manis, per hari sekitaran dua ratusan mangkok habis. Keadaan ini membuatnya mampu mempekerjakan dua orang untuk membantu usahanya. Dan dia bilang usaha mie ayamnya ini terbilang sukses. Dalam setahun bahkan dia bisa membangun dua rumah di kampung. Ini adalah bukti bahwa memang jualan mie ayamnya itu menguntungkan.

Ketika kisah jualannya sedang manis-manisnya, keadaan pun berubah. Tempat jualannya kena gusur dan dia pun harus rela angkat kaki dari sana. Memang dia mendapatkan ganti rugi, tapi itu sebenarnya tak sebanding dengan keuntungan yang kan dia dapat jikalau dia masih membuka lapak usahanya di sana.

Ganti rugi yang dia dapat lumayan bisa menjadi penenang dikala dia harus berpikir cari tempat usaha baru. Dia pun usaha di tempat baru dengan produk baru. Kali ini Pakde jualan bakso. Tapi ternyata tak seindah kisah sebelumnya. Akhirnya dia pun harus rela merantau ke Jakarta untuk memperbaiki kondisi ekonominya. Di Jakarta dia jualan ayam. Namun lagi-lagi keadaan berkata lain. Dia kena tipu yang membuatnya kerugian sekitar 1 sampai 2 juta rupiah. Dia gak mau nyerah dan coba berusaha di bidang yang lain.

Pecel lele, ya itulah apa yang dia jual kini. Cibinong menjadi tempat yang membuatnya kembali bisa merasakan keadaan yang lebih baik. Bersama istrinya dia bekerjasama menjalankan usahanya. Meski pun kaki lima, tapi dia mengontrak di lahan yang memang cukup strategis. Sepemantauan saya memang jualannya lumayan laku. Meski pastinya tak seindah kisah di masa lalu ketika Pakde berjualan mie ayam. Ini belum final, bisa jadi Pakde jualannya semakin laris dan bikin cabang. Amin.

Kisah Pakde tentu saja berbeda dengan kisahku. Pakde merasakan kesuksesan berjualan mie ayam justru di awal-awal proses penjemputan rejekinya. Sementara aku, memilih berjualan mie ayam justru setelah aku melanglang buana, bekerja dari satu perusahaan ke perusahaan lain, dari satu kota ke kota lain. Ya, inilah sebuah perjalanan kehidupan, di mana kisah kita berbeda dengan kisah orang lain.

Pakde kini telah memutuskan berjualan pecel lele, dan dia menganggap jualan pecel lele adalah jualan yang paling tepat buatnya kini. Dan masa lalu adalah masa lalu, kenangan yang bisa diambil pelajaran darinya. Aku kini, adalah tukang mie ayam. Mie Janda mau tidak mau telah membuatku berani untuk memutuskan berhenti bekerja dari perusahaan orang lain.

Bagaimana dengan sahabat, saya yakin sahabat pun memiliki kisah perjalanan hidup yang tak kalah seru dari kisahnya Pakde. Maka syukuri apa yang sedang dijalani, sembari terus berusaha menemukan jalan terbaik untuk kehidupan ini.

Saat aku memberikan motivasi tentang kewirausahaan pun kadang aku jelaskan pada mereka, bahwa negeri ini butuh lebih banyak wirausahawan. Butuh lebih banyak orang yang menciptakan lapangan kerja, bukan malah mencari pekerjaan. Tapi Allah paling tahu apa yang paling pas buat kita. Kita tidak dilahirkan sama untuk menjadi wirausahawan, dan andai pun kita ditakdirkan jadi wirausahawan, belum tentu bisnis yang menguntungkan bagi orang lain pasti juga kan menguntungkan bagi kita. Semua punya jalan masing-masing untuk sukses, dan kita tinggal menemukan jalan itu. Pasti ketemu jikalau kita sungguh-sungguh.

Ingat, jikalau orang sukses jualan cabai karena harga cabai melangit. Jangan sampai kita latah lalu bergegas menjadi petani cabai. Kita berpikir kita pun akan sukses, semua berpikir pasti sukses berjualan cabai. Tapi apa jadinya, harga cabai menjadi turun karena cabai melimpah ruah. Karena harga cabai sangat murah maka kita pun dilanda kerugian, semua petani cabai rugi.

Jadi, jangan latah. Jangan lihat kesuksesan orang lain, tapi lihat dan pelajarilah bagaimana orang lain itu bisa sukses. Ketika kita sudah mendapatkan pelajaran tersebut, maka kita praktekan pada bidang yang paling sesuai dan tepat buat kita. Ingat, jalan hidup manusia tak akan semuanya sama. Jadi, gali dan kembangkan potensi, dan kita kan menemukan jalan itu. Jalan sukses.

Jadi apa pun kita, selama itu baik di mata hukum dan agama, selama itu bermanfaat untuk kita dan orang lain. Kenapa tidak. Jadilah diri kita yang bersinar namun tetap sahaja, tetap rendah hati. Bertawakallah. Bukankah itu baik.

Doakan saya semoga bisa. Yuk belajar bersama!

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di pengembangan diri dan tag , . Tandai permalink.

66 Balasan ke Menemukan Jalan Kesuksesan

  1. adit-nya niez berkata:

    Passion dan minat juga penting ya buat memilih bidang…๐Ÿ™‚

  2. Masbro berkata:

    Suka sama perjalanan hidup Pak De. Setelah berjualan mie, digusur, pindah jualan bakso, trus hijrah. Trus jualan ayam. Sampe akhirnya jual pecel lele. Semoga bener2 yg terakhir. Pak De kan bukannya plin plan ya Mas, cuma keadaanlah yg memaksa dia harus memutar otak.
    Buat Mas Achoey, saya doakan semoga setia dan sukses dengan pilihannya. Kalau perlu buka cabang mie janda di kota saya Mas.

    • Pendar Bintang berkata:

      Di Bali dulu Aa..ntar adik akan bantu promoinnya…karena teman-teman adik doyan makan semua (termasuk yang comment ini) heheheheh

      Kemarin sempat kangen Cwiemie Malang, di Bali ada, eh rasanya jauuuuh, mungkin cuma Franchise aja….

  3. Luqman Ar-Raahman Al-Shaleh berkata:

    http://abdurrahmanshaleh.wordpress.com/ kunjungi blog saya kasih komen dan saran ya…

  4. Goyang Karawang berkata:

    masing2 udah ada jalannya.. begitupun jalan kesuksesan.. tinggal bagaimana kemudian kita bersyukur ya kang

  5. Hafid Junaidi berkata:

    Jalan kesuksesan memang macem-macem. itulah hidup ^_^

  6. pencerahan di pagi yg basah ini, syukron Kang Haris. Jazakalloh khoir. Amin

  7. maminx berkata:

    Subhanallah bener bgt kang, jadi semua sudah ada rezekinya masing masing ya. Gak harus jadi wirausahawan semua, meski saya pengen jadi wirausahawan. Gak kan selamanya jadi karyawan, amin..:)
    Pakde nya hebat juga pengalamannya banyak ya. Kang achoey juga sempet jadi karyawan dulu ya melanglang buana terus bantir setir jadi pengusaha muda ya, mantepp..

    Btw kasep kitu kang itu di foto nya, hehe. Siap meluncur ah artikel baru,๐Ÿ˜€

    Sukses kang buat mie janda dan bisnis lainnya.

  8. andi sakab berkata:

    mari kiat bersama-sama belajar untuk sukses dengan mengali potensi๐Ÿ™‚

    setuju dengan Butuh lebih banyak orang yang menciptakan lapangan kerja, bukan malah mencari pekerjaan

  9. ane masih belajar jual bantal latex bos. semoga kesuksesan yang diraih. bukan kesengsaraan๐Ÿ˜€

  10. Anak Brayan berkata:

    yah, belajar, belajar dan belajar…
    kembangkan diri, dengan ttp berikhtiar dan jangan lupa ttp berdoa.

  11. rangga fahrian berkata:

    Aku juga punya niatan utk usaha sendiri, semoga bisa terwujud..

  12. Perjalanan hidup adalah misteri. Apa yang ditakdirkan di masa depan tak seorang pun yang akan tahu.๐Ÿ™‚
    Yang penting tetap ikhlas dan semangat dalam melakukan apapun dalam hidup…
    Sukses terus untuk Mie Janda…

    Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…

  13. Anas berkata:

    Anas masih semangat belajar dan mengembangkan diri. Yakin Bisa!

  14. midcool berkata:

    Saya penasaran, seperti apa saya nanti pas dewasa yah…
    Mudah-mudahan bisa sesukses mas Haris, walau saya tahu dalam membangun usaha itu pasti ada jatuh bangunnya…
    Yah, semoga saya dapat menghadapi itu semua nantinya…๐Ÿ™‚

  15. Sya berkata:

    Pakde dan Kang Achoey, dua sosok yang sama-sama tidak berputus asa. Saya banyak belajar dari postingan ini.
    Oh ya Kang, linknya juga sudah saya tautkan ya.

  16. ahmadblog berkata:

    thx atas pencerahannya bro,,salam kenal,,

  17. andinoeg berkata:

    Man Jadda Wajada, Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil

  18. Daun berkata:

    Betul sobat jangan latah karena masing2 kita sudah ada garis hidupnya tetap berusaha dan jangan lupa berdoa,semoga kesuksesan semakin bertambah di masa datang.

    Salam

  19. Darin berkata:

    Ya, setiap orang memiliki ‘sesuatu’ yang bisa diperjuangkan. Dan sifat pantang menyerah sangat dibutuhkan untuk terus mengasah ‘sesuatu’ itu.

    Sesuatu itu adalah: nasib. *tos*

  20. TuSuda berkata:

    ya Kang, tentu sesuai dengan pengalaman yang dialami selama ini, bersama tim MJ pasti bisa sukses meraih cita-cita yang diidamkan lebih baik lagi.
    Semoga sukses selalu dengan wirausahanya ya…
    Salam hangat dari Kendari.. 8)

  21. Arman berkata:

    kalo saya sampe sekarang belum berani berwirausaha…
    masih mental kuli nih. hehe.

  22. Yudan F berkata:

    Hobi juga menentukan mas,๐Ÿ™‚

  23. Yulis Samoa berkata:

    Jalan hidup manusia memang tidak ada yang sama.. Berwirausaha atau tidak yang penting berusahalah untuk tidak menjadi sampah masyarakat… jadikan hidup ini tidak sia-sia dan selalu ikhtiar tuk meraih impian… Dan tetap menjaga kesehatan mas… Jangan sampai sakit yaa…๐Ÿ™‚

  24. masyhury berkata:

    Tiap orang memang meiliki jalannya masing-masing..
    saya juga sudah berniat hendak menjadi wirausahawan ketimbang menjadi pegawai yang tiap bulan makan gaji.
    Dan tentu saja, pengalaman orang seperti ini menjadi resep jitu untuk bisa menjadi usahawan sejati..๐Ÿ˜€

    Mie ayam memang enak kang!๐Ÿ˜€

  25. kang ian dot com berkata:

    kayanya cita2 terbesar saya saat ini juga pengen berwirausaha.. do’akan saya juga kang ^^

  26. budiarnaya berkata:

    Sebelum bergelut dengan profesi sekarang ini, sejak taman Sekolah saya jualan Nasi goreng bersama teman, namun karena masalah cinta saya kabur dari profesi itu dan akhirnya bertemu teman diajak mencoba mencari peruntungan dengan kerjaan yang sekarang.

  27. advertiyha berkata:

    kita bisa nyontoh usahanya , tapi pasti tak bisa nyontoh rejekinya ya kang..๐Ÿ™‚
    semua punya jalan sendiri2, mudah2an jalan yang kita tempuh adalah jalan terbaik yang akan mengantarkan kita ke kesuksesan yang penuh barokah..๐Ÿ™‚

    salam salute saya kang

  28. komuter berkata:

    artis latah malah jadi kaya. tidak latah, dilatah-latahin………

  29. genial berkata:

    ternyata akangnya juga seorang motivator juga iia… hebat..
    berarti saiia panggilnya ‘coach’ ajja kali iia biar cocok… setuju sama
    pendapat agar kita gag lekas latah dsb, iia sekarang mahal, kalau semua jualan
    barang yang sama, apa gag mngerikan nantinya๐Ÿ˜ฆ

  30. simfonikata berkata:

    Setiap tangan membawa rejeki masing-masing, sungguh cerita yang indah kang

  31. marsudiyanto berkata:

    Orang kita banyak yg latah Mas…
    Ketika ada yang dagang sesuatu dan laris, maka semua berlomba ikut2an…
    Mereka ibarat saling membunuh.
    Beberapa contohnya misalnya usaha wartel, penjualan voucher, jualan pop ice, air mineral dll dll.

  32. Astra satria berkata:

    Andaikata Pak dhe mengerti bahwa yang diajak berbincang-bincang adalah mas haris, seseorang yang sahaja tetapi memiliki kepedulian yang tinggi alangkah bangganya pak Dhe, hikmah yang dapat saya ambil disini adalah : mau mendengarkan cerita orang itu sulit, umumnya kalau ada orang bercerita atau curhat, kebanyakan kita tidak peduli, memang mata memandang tapi sikap dari kita umumnya malah mau menunjukkan “Akunya”, begitu ditanya balik malah terkadang tidak nyambung karena pada umumnya kita hanya mau mendengarkan dan menanggapi cerita orang kalau kita ada maunya,๐Ÿ˜†

  33. kyra.curapix berkata:

    sip
    aku suka yang terakhir
    jangan latah
    mantap dah,,,
    meski cabai lagi naik2nya
    mikir 1000x ke depannya dulu,,
    nice sharing mas
    salam buat pakde
    hehe๐Ÿ˜€

  34. zainul abidin berkata:

    keberadaan manusia dibumi ini sudah dibekali potensi masing2..hanya manusia itu sendiri yg kadang tdk mau melihat potensi tersebut. Dan lebih suka melirik potensi orang lain.
    Betul apa betul mas bro?

  35. kazekane berkata:

    Hikmah hidup ternyata bisa di dapatkan di mana saja

  36. fendik berkata:

    Sangat inspiratif sekali.. ingin juga punya usaha sendiri.. dan akhirnya sukses.. hehehe..
    Sukses selalu buat mie jandanya mas.. adakah peluang untuk buka cabang?

  37. mamah Aline berkata:

    benar banget A, kita bisa termotivasi kisah kesuksesan wira usaha seseorang tanpa perlu meniru, tapi jadikan patokan untuk semangat wirausaha lain yang pas sebagai lahan penghasilan kita ya

  38. ario saja berkata:

    memang jalan kesuksesan ada dimana-mana

  39. monda berkata:

    membangun usaha itu nggak gampang ya ak, pasti perlu mental baja apalagi kalau udah biasa jadi pegawai sepertiku ini

  40. christianagape berkata:

    halo salam kenal. numpang baca2 sambil mampir blog saya juga ya, =D

  41. hhe oke kang kalau begitu aku mau belajar dari kang haris dulu hhe. oh ya, aku malah pengen jaulan stiker ni he. Belajar design design simple dulu lah hhe

    blognya anak padmanaba udah pensiun kang diganti dengan remaja penuh warna๐Ÿ˜›

  42. blogbobby berkata:

    Emh… seperti apakah saya nanti… yang penting usaha dulu ..๐Ÿ˜€

  43. Apa ini blog? berkata:

    Assalamu’alaikum kang!
    baru kembali ke dunia blogger nih,
    sampai saat ini aku belum menemukan mau bagaimana aku dan seperti apa jalan saha yang akan ku tempuh.
    sekarang aku hanya belajar sabar,ikhtiar dan tawakal tak lupa kata akang “sahaja & rendah hati.. amin Insyaallah..
    salam sukses dan semangat aja buat bidang usaha yang akang tempuh semoga barokah dunia akhirat.,.. amin

  44. verosiga berkata:

    asyik memang jadi wirausahawti…heheh

  45. sibutiz berkata:

    wach,keren ya ka banyak yang koment…
    ajarin dunk ka…

  46. Fir'aun NgebLoG berkata:

    sebagai pebisnis serabutan, bisnis saya tergantung musim dan situasi. kadang loncat sana, loncat sini kayak kutu loncat aja, tergantung kemana angin berhembus ๐Ÿ˜€

    my last post:
    Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia

  47. itorandito berkata:

    Aku sangat setuju dgn kata2 kamu yg kita harus bisa ciptakan lapangan kerja jangan terus mencari pekerjaan,,,, karna aku pun sangat memimpikan itu, aku sangat prihatin ketika banyak dari teman-temanku yang keluar dari kota sendiri/merantau untuk cari pekejaan, seperti aku sekarang yang akhirnya mutusin kembali merantau karna belum berhasil bikin usaha sendiri au sudah berusaha berapa kali tapi mungkin memang belum ketemu jalannya, dan aku berharap suatu saat itu bisa terwujud, karna impianku walau sedikit aku pengen bisa bantu orang dengan mengajak mereka kerja bareng amin.
    Salam kenal ya,,, aku suka tulisan kamu semoga jadi inspirasi buat aku, di tunggu kunjungan baliknya, karna aku juga sedang belajar menulis juga mohon bimbingannya.

  48. Hariez berkata:

    lama tak menyapa sosok sederhana seperti dikau di blog Kang, apa kabar ?๐Ÿ™‚

    kisah Pakde dan kisah Kang Achoey tentunya salah satu contoh dari wirausahawan yang pantang menyerah, semoga kelak Pakde bisa mengulang sukses nya semasa menjual mie ayam begitupula dengan Dikau Kang..:) Amien

    salam hangat

  49. Terima kasih banyak atas postingannya ya Mas Haris, sungguh sangat inspiratif sekali๐Ÿ˜‰

    Salam semangat selalu dari Bandung

  50. tonykoes berkata:

    Memang wira usaha sangatlah diperlukan saat sekarang ini… yang penting jangan latah atau MM alias melu-melu.. Melihat kesuksesan Pakde di awal cerita berarti harus ada ungkapan baru dalam kehidupan yaitu ” Sukses adalah Kegagalan yang Tertunda ” ๐Ÿ™‚ Dan satu lagi saya selalu berusaha keras agar dompet tidak cepet kosong..๐Ÿ™‚
    Nuhun kang,salam Blogna Alus oe..

  51. tonykoes berkata:

    Memang wira usaha sangatlah diperlukan saat sekarang ini… yang penting jangan latah atau MM alias melu-melu.. Melihat kesuksesan Pakde di awal cerita berarti harus ada ungkapan baru dalam kehidupan yaitu ” Sukses adalah Kegagalan yang Tertunda ” ๐Ÿ™‚ Dan satu lagi saya selalu berusaha keras agar dompet tidak cepet kosong..๐Ÿ™‚
    Nuhun kang,salam Blogna Alus pisan oe..!!!

  52. auraman berkata:

    salut buat pakde A’, tidak pantang menyerah… semenjak merantau ke tanah sunda saya juga melihat situasi sekitar, para pekerja keras yang tidak pantang menyerah, harus membawa kayu dan gerobak dan kompor kemana-mana, melewati jalan yang menanjak… Semangat untuk mencari rezeky yang Halal agar Berkah..

  53. niat yg baik, pekerjaan yang baik, akan selalu dimudahkan oleh-NYA.
    tetap optimis, dan pantang menyerah…
    selagi Allah meridhoi usaha kita, maka kesuksesan kan kita raih. amin.

  54. dafiDRIau berkata:

    yang penting diman ada kemauan disitu ada jalan..pepata lama

  55. bintangtimur berkata:

    Membuat usaha itu harus berani melakukan terobosan dan hal berbeda dengan pengusaha lain.
    Satu lagi nih kayaknya, mereka juga harus pantang menyerah. Jatuh bangun seorang pengusaha, pasti akan membuat mereka menjadi semakin sukses karena banyaknya pengalaman…

  56. Adinda Sukma Novelia berkata:

    sebenernya apapun pekerjaannya, asal tekun, jujur dan sabar. insyaAllah sukses๐Ÿ™‚

  57. zee berkata:

    Pakde itu model orang yang selalu optimis memandang hidup. Pantang menyerah dan tidak ragu memulai usaha baru. Itulah sifat seorang pengusaha yang seharusnya. Salut sama pakde, dia selayaknya dibina oleh kelompok UKM agar usahanya bisa berkembang…

  58. eser berkata:

    Kisah hidup saja masih lebih banyak datarnya bro… Yang seru justru di saat saya melamar istri saya, bukannya disaat saya mencari pekerjaan…๐Ÿ™‚

  59. ardhan berkata:

    membaca postingan ini saya jadi ingat seseorang. dulu, dia sebagai tukang mi juga, bersusah payah dengan suami membesarkan usahanya, nasi sebungkus berdua dll

    ketika sukses, semuanya hancur karena hadirnya orang ketiga (WIL)…
    maaf ya ga nyambung, tapi tetap nyambung kalo disambungin hehehe

  60. anang nurcahyo berkata:

    setiap orang punya jalan yang berbeda untuk mencapai kesuksesan. tugas kita adalah mengalahkan kelemahan dan terus tumbuh menjadi orang yang kuat.

  61. Mirna berkata:

    Rizki itu yang terpenting adalah berkah dariNya. Jika mendapat uang banyak tapi dari hasil korupsi sana-sini, saya yakin keluarnya pun tidak baik. Entah anaknya terjerumus ke narkoba, kesehatan memburuk, rumah tangga kacau. Na’udzubillah.
    Lebih baik hidup sederhana, secukupnya, dan disayang sama Yang Maha Kuasa. Amin.

  62. dhimas berkata:

    mudah2an kita semua yang komen disini diberi kesuksesan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s