Di Bis itu, Kutemukan Harapan Sang Ibu


Masih oleh-oleh dari Pemalang, dan masih tentang kisah seorang ibu. Namun tokoh sang ibu yang akan saya kupas sekarang bukanlah sosok ibu yang saya ceritakan kemarin. Ini ibu yang lain, dan kita tak kan kehabisan bahasan tentang ibu jika kita mau mengupasnya. Karena para ibu adalah lautan kisah kasih, lautan hikmah, lautan berkah.

Sang ibu duduk di sampingku lalu tak lama kemudian bis pun kembali melaju. Tujuan kami kali ini adalah rumah sahabatku yang hendak melangsungkan pernikahan, dan rumahnya itu berada di Tegal. Untuk memperindah perjalanan ini, maka kami pun mulai perbincangan ringan.

Sang ibu menceritakan tentang karakter dua anak laki-lakinya. Bukan tanpa maksud, hal ini sang ibu lakukan agar  saya lebih mampu memahami sosok kedua anaknya tersebut yang tak lain adalah kru Mie Janda. Penjelasan sang ibu pun diharapkan mampu membuat saya lebih bijaksana dalam memperlakukan kedua anaknya itu.

Dijelaskan oleh sang ibu bahwa karakter kedua anaknya itu berbeda. Dan saya harus lebih bijak dan sabar terhadap salah satu dari keduanya. Bukan maksud sang ibu membeda-bedakan, tapi kondisi memang seperti itulah kondisi sebenarnya sang anak, dan sebagai ibu maka memang sangat memahaminya. Meski belum sangat lama saya mengenal kedua sosok anak lelaki yang diceritakan sang ibu, tapi apa yang sang ibu ceritakan memang benar adanya menurut apa yang saya ketahui.

Gerimis kembali terjadi di hati ini, saat kucoba menyimpulkan bahwa sang ibu mungkin tidak mengetahui kalau seorang anaknya itu telah mengundurkan diri dari Mie Janda. Ya, anak yang dia beri penekanan khusus itu memang seperti yang ibunya ceritakan. Dia terbiasa tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Karena ada hal-hal yang membutnya tak nyaman maka solusinya adalah keluar. Padahal ibunya sangat berharap banyak agar sang anak itu betahan.

Saya menahan diri untuk mengabarkan hal ini. Saya tak ingin sang ibu sedih hatinya. Beberapa waktu yang lalu sang anak telah membuatnya bersedih karena terburu-buru memutusan untuk bertunangan dengan seoran gadis dan baru beberapa bulan bertunangan, pertunangan itu pun diakhiri dengan perpisahan.

Sang ibu melambungkan tatapannya, dia menceritakan kenapa sangat berharap anak-anaknya lekas mampu mandiri. Tubuhnya semakin renta, dan ini berarti dia tak bisa terus menerus menjadi single fighter untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya. Sejak anak-anaknya masih kecil suaminya pergi dan tak kembali. Dan dia pun berjualan nasi dan lauk pauknya untuk mencukupi kebutuhan keseharian keluarganya. Ah, betapa getir hidup telah dilaluinya. Selayaknya di usia tua ini beliau saatnya menikmati sisa hidup dengan indah dan bahagia. Tapi bagi sosok-sosok seperti mereka, perjuangan itu tiada akhir.

Aku berharap, anak-anaknya bisa menjadikan harapan sang ibu menjadi kenyataan. Tumbuh menjadi anak-anak yang mandiri. Mampu memperbaiki kondisi perekonomian yang kan membuat hidup mereka lebih sejahtera. Karena hal itu mungkin kan membuat sang ibu menjadi tenang karena yakin bahwa anaknya tak akan kelaparan di perantauan. Diharapkan juga sang anak tetap memperhatikan sang ibu, sekedar menelepon bertanya kabar, karena hal ini akan membuat sang ibu teramat bahagia karena merasa bahwa anak-anaknya tetap ada dalam ikatan cinta.

 

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Hikmah dan Motivasi, Sepenggal Kisah dan tag , . Tandai permalink.

47 Balasan ke Di Bis itu, Kutemukan Harapan Sang Ibu

  1. azaxs berkata:

    sepenggal cerita yang mengharukan..
    semoga harapan ibu itu terwujudkan kang….
    betapa bahagianya seorang ibu, mempunyai anak yang berbakti dan bersahaja🙂

  2. Mas Mot berkata:

    Memang ibu yang selalu dan paling memahami apa yang dimaui anak2nya. Namun kadang anak tak tahu bahakan tak mau tahu dab bertindak semaunya tanpa mau memahami kekhawatiran ibu.

  3. RomoWage berkata:

    semoga si buah hati mendengar harapan si ibu

  4. Nurtien berkata:

    Sudah banyak kisah tentang ibu dan seorang ibu adalah sosok yg betul2 kuat dan terkadang memang harus kuat, dan banyak juga sudah sosok suami yang mengapa yah begitu tega menyia nyiakan keluarga yang merupakan tanggung jawabnya hingga dipengadilan hari akhir?

  5. indra kh berkata:

    Harapan seorang ibu biasanya sama dengan doa. Ketika sang ibu mengharapkan sesuatu untuk anaknya sesungguhnya sang ibu pun sedang meminta segala kebaikna untuk anaknya kepada Allah.

  6. anny berkata:

    Semoga anak2nya ibu itu dimudahkan untuk mendapatkan rezeki yang halal dan bisa membantu orangtuanya serta membahagiakannya, amin

  7. NURA berkata:

    salam sobat
    cerita yang mengharukan ini.
    siibu ada harapan dan doa tulus untuk sianak.

  8. Bali Property berkata:

    Seorang ibu memperlakukan anaknya karena ingin yang terbaik untuk anaknya,
    dan seharusnya seorang anak patuh terhadpa ibunya,
    Bali Villas Bali Villa

  9. hamdani berkata:

    Kasih ibu sepanjang hayat…..
    Kasih anak?????

  10. volverhank berkata:

    wah keren ceritanya ni tentang ibu yang sayang sepajang masa ya🙂

  11. Ikkyu_san berkata:

    suami pergi dan tak kembali….
    duh ….
    semoga anaknya bisa lebih memikirkan ibunya ya

    EM

  12. Goda-Gado berkata:

    bener juga bhw Kasih ibu sepanjang masa
    kasih anak sepanjang galah..

    surga anak dibawah telapak kaki ibu
    surga istri di bawah telapak kaki suami.

    Salam

  13. moxie berkata:

    Hai salam kenal yaaa…

  14. baguštejo berkata:

    paragraf yang terkhir saya suka mas. gerimis lagi…

  15. bundadontworry berkata:

    kisah ttg ibu yang sungguh mengharukan A.
    dimanapun setiap ibu selalu menginginkan yg terbaik utk anak2 nya .
    Semoga kita semua bisa menjadi ortu yang mampu memberikan yg terbaik utk anak2 kita.

    Setiap kali membaca tulisan ttg ibu, bunda selalu menitikkan air mata ……..
    hiks….selalu rindu pd sosok ibu yang kusayangi kini dan selamanya sampai sisa nafasku yg terakhir ……….
    salam

  16. mida berkata:

    Jadi teringat harapan bundaku sendiri… Huhu… belum bisa bahagiakan beliau…

  17. choirul berkata:

    semoga harapan ibunya didengar ya…

  18. Blogs of News berkata:

    Mampir ke blogku ya..

    Blogs of News
    Apa itu pagerank? Bisa di lihat di tulisan
    Apa itu pagerank? (versi Inggris)

  19. trisnok berkata:

    banyak anak sekarang yang setelah merantau, jadi mengabaikan ibunya bahkan lebih buruknya ada yang masih tinggal dengan orang tuanya (anak yang cukup dewasa untuk mandiri) dan menjadi beban…. semoga kita sebagai anak..bisa berbuat lebih baik lagi kepada orang tua kita🙂

  20. advertiyha berkata:

    Semoga anaknya dapat memahami keinginan hati sang ibu..
    dan semoga ibu ini selalu diberikan kesehatan dan kelimpahan berkah..🙂

  21. dira berkata:

    Masih tentang ibu ya mas achoey.. ibu yg selalu memahami, di samping mencintai, anak2nya..

  22. Asepsaiba berkata:

    Bahagianya kru MJ punya sosok pemimpin seperti Mang Achoey ini…

  23. ysalma berkata:

    Semoga doa dan harapan sang ibu di ijabah,,
    dan anak-anaknya bisa sesegra mungkin memenuhi harapan sang ibu yang tidak banyak, hanya berharap anak-anaknya mandiri…
    btw,, rumahnya tampilannya baru nih kang,,
    maap, baru tau, udah beberapa hari ga BW, maklum ibu2 juga😀

  24. Fadhly berkata:

    Memang semua ibu menginginkan agar anak2 di masa depan mnjadi anak yg berguna…

  25. Bacelzone berkata:

    Posting-postingnya mas achoey sangat menyentuh.. Bagus mas…🙂🙂 bisa tukar link mas achoey.. atau banner juga bisa mas..

  26. nchie berkata:

    terharu biru a…
    kasih ibu benar-benar luar biasa,
    jd kangen ma ibu..*berkaca-kaca* hiks..

  27. Kedai Obat berkata:

    wah, postingan yg menyentuh mas..

  28. ratansolomj9 berkata:

    Sang ibu telah membesarkan dan membekali anaknya dengan nasehat dan pegangan dalam meniti hidup. Jika si anak telah memilih jalannya sendiri, dan usaha untuk mengarahkan kembali juga tak pernah henti, maka tiada kehinaan bagi sang Ibu …
    O, ya Mas tanpa ijin telah saya tautkan link anda di blog saya, jika boleh … pasang juga ya link saya …Tks sebelumnya.
    Salam dari Solo

  29. hudaesce berkata:

    Oh Ibu …., Sungguh mulianya dirimu, engkau selalu tahu apa yang kami mau, sedang kan kami selalu tak pernah tahu apa mau mu.

  30. edratna berkata:

    Cinta ibu tak [pernah selesai untuk anak-anak nya
    Jika saat ini sang anak belum memahami, alam dan lingkungan akan memberikan pelajaran, dan si anak akan belajar. Tiap anak memang berbeda penyerapannya, ada yang lambat memahami lingkungan, ada yang sejak kecil telah memahami, dan ada yang tak pernah bisa belajar…

  31. ~jayaros berkata:

    cerita tentang ibu selalu mengingatkan pada ibu kita sendiri …
    semoga kita mampu menyenangkan hati ibunya masing2 …😀

  32. Aldy berkata:

    Anak-anak sekarang cenderung arogan terhadap orang tua, merasa dirinya mampu melakukan sesuatu peranan orang tua singkirkan perlahan. Nanti kalau sudah terbentur, orang tua juga yang harus jatuh bangun membantunya😦

  33. ganti theme lagi nih…
    keliatan lebih simple dan enak dipandang…

    benar-benar pengorbanan seorang ibu yang luar biasa… Ibu memang sosok manusia terbaik dalam kehidupan yang tidak akan tergantikan…

    Salam BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…

  34. andinoeg berkata:

    Kasih ibu sepanjang masa, miss u mom

  35. auraman berkata:

    saya pernah mengalami hal seperti itu a’ tapi beda versi😀, wah ganti kostum ya blog nya

  36. ichanx berkata:

    mantap choey… *jadi kangen mama*

  37. dedekusn berkata:

    Semua ibu menginginkan anaknya mandri, menginginkan anaknya sukses. Walau kadang tidak sesuai kenyataan. Semoga harapan ibu tsb bisa terwujud & mudah2an saja anaknya bisa lebih memahami keiginan ibunya.

  38. Piss berkata:

    Kisah ibu ini mengingatkan saya pada kedua orang tua saya A, sebelum mempunyai pekerjaan tetap sy termasuk yang susah untuk hidup mandiri.

    Salam haneut wae lah🙂

  39. marsudiyanto berkata:

    Semoga sang anak membaca postingan ini…

  40. Pendar Bintang berkata:

    AH…seorang Ibu lagi yang selalu bisa memberikan semangat danmotivasi di sepanjang…
    selalu menangis jika ingat belum bisa membuatny atersenyum bahagia…

  41. de-SilentBoy berkata:

    Cintailah Ibu…

  42. MT berkata:

    ibu, tak pernah bisa dilupakan kecintaannya. sulit dibandingkan ketulusannya. tak tertandingi doanya

  43. Kasih Ibu sepanjang jalan……

  44. Ade Truna berkata:

    kuakui, belum bisa membalas jasa orangtua khususnya ibuku….

    ::mah, ini ada tulisan yang mampu membuatku menangis…. mengingatkanmu::

  45. nice posting …
    jadi terharu … ^_^

    jadi mau meluk bunda n say, Luv U Mom …

  46. ohh … ibu…disetiap langkah mu ada tanggung jawab ku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s