Pudarnya Kembang Perawan


Dalam duhai, engkau melunglai, terkena dampak campak cinta, yang cukup membuatmu kecewa teramat sangat. Ehm, wajahmu tak mampu menyembunyikan rasamu. Dalam tatap harap, kulihat matamu sembab. Kusam, melukis halus parasmu yang rupawan. Pudarnya keelokan, ah tak kuasa aku menjadi sosok yang tahu tragedi itu.

Dunia seakan runtuh bagimu, dan disadari atau tidak kau telah terlibat dalam meruntuhkan itu. Bukan hanya dia, kumbang yang kau bilang jalang. Karena kau telah memberikan kesempatan baginya tuk memuluskan langkah, menghisap madu kembang perawan. Maaf, bukan maksud aku menyalahkanmu, tapi begitulah dari kronologis yang kau paparkan dalam bingkai isak tangismu.

Kau, adalah satu dari sekian banyak gadis, yang mudah percaya pada lelaki asing yang menawarkan buaian aneka rasa, cinta kau menyebutkannya. Kau adalah salah satu dari sekian banyak gadis, yang layu sebelum berkembang, berjatuhan sebelum akad di pelaminan. Menangis saat kelak tiba hari kebahagiaan. Ah, kau adalah salah satu dari sekian banyak gadis, yang tersentuh ujian seberat ini.

Aku, lelaki yang mencoba peka, atas luka-luka kaum hawa, yang terperdaya oleh kamuflase cinta, yang meluluh lantahkan pertahanan.

Kau, kau, kau yang belum terjamah, lebih berhati-hatilah!

Ket : Catatan buru2 sebelum berangkat Kopdar BLOGOR Mancing Jilid Lima. Mengenang kejadian yang menimpa sahabatku, hampir setahun yang lalu. Yang moga kini, telah kembali menikmati hidup.

 

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Celoteh Hati. Tandai permalink.

47 Balasan ke Pudarnya Kembang Perawan

  1. auraman berkata:

    Sukses ya a’ rapatnya,… salam persohiblogan.

  2. Pendar Bintang berkata:

    Trimakasih, A udah diingetin…

    Yah, aku akan lbh meningkatkan iman dan taqwa biar gak gampang tergoda sama si kumbang jalang.he he he

  3. budiarnaya berkata:

    Terkadang cinta bisa membutakan mata yang ada hanya gairah..niat dan keyakinan diri adalah modal untuk mengalaunya, mari berpacaran di tempat yang terang dan ramai, jangan di kamar kost sehingga bisa dicegah lebih dini…terima kasih kang telah mengingatkan

  4. TuSuda berkata:

    Semoga para sahabat dimanapun, lebih pintar dan kuat menjaga diri, agar tidak terhanyut dalam buaian cinta yang menggebu namun akhirnya berdampak mengharu biru dalam masa kelabu.
    Kini saatnya untuk bangkit dalam semangat bersama, lupakan kenangan yang telah berlalu..

  5. iLLa berkata:

    wahai kalian yg mengaku lelaki, lindungi wanitamu. Ia terlalu berharga untuk kau hinakan. Muliakan ia, kumohon..

  6. dedekusn berkata:

    Turut prihatin, sy juga dulu punya teman yg pernah mengalamin yg A Achoey ceritakan. Iman & taqwa adalah benteng dari segala perbuatan keji & tercela. Semoga tidak banyak lagi terjadi pada generasi muda kita.

    A kumaha sekarang masih komennyah masih masuk kotak?

  7. dedekusn berkata:

    Kalau sudah kejadian biasanya baru menyesal…, atau malah ketagihan?:mrgreen:
    Tingkatkan Iman, Takwa, & menjaga pergaulan bebas salah satu solusinya

  8. Piss berkata:

    Komentar abdi oge disini aya nu masuk kotak kang

  9. orange float berkata:

    sebagai perempuan, jika bukan dia yang pandai menjaga diri. siapa lagi. perempuan jangan mudah percaya pada mulut manis lelaki

  10. tunggudulu berkata:

    kembang perawan proimadona semua laki – laki ….

  11. aldy berkata:

    Dalam kondisi modernisasi yang melaju seperti badai, seharusnya kaum muda mempedalam agama sedalam palung laut dan mempertebal iman lebih tebal dari tembok cina.

  12. lia sikupu berkata:

    Pergaulan bebas memang jadi masalah di negeri kita. Bentengi diri dengan ilmu agama harus pula diikuti dengan prakteknya, salah satunya dengan puasa!

  13. setyantocahyo berkata:

    sungguh malang nasibnya ya..
    moga bisa buat pelajaran yang lainnya…

  14. andipeace berkata:

    antara cinta dan nafsu setan….dan dalam cerita diatas, nafsu setanlah pemenangnya..
    astagfirllah..

    salam

  15. sawali tuhusetya berkata:

    ditulis dalam situasi terburu-buru aja bisa sebagus itu, apalagi kalau dalam kondisi tenang dan kontemplatif. lebih dahsyat, mas achoey.

  16. untuk sahabatnya…. mumpung masih diberi kesempatan hidup, semoga kembali ke jalan yang diridhoi-NYA.
    orang yg baik bukan yang tidak pernah melakukan kesalahan, tp yg menyadari kesalahannya & memperbaikinya kata bang H. Rhoma Irama.

  17. Acacicu berkata:

    Laki2 dan perempuan setara. yang membedakan adalah perannya dalam hidup ini. laki laki diharap bisa melindungi, menghargai dan menghormati perempuan, yang perempuan bisa melengkapi kekurangan laki laki. Jika itu terwujud, alangkah indahnya;

  18. deady berkata:

    jangan sekali” mendekati zina

    eniwei, ini komen nyambung gak sih dengan tujuan nih postingan? Hehehe

  19. DikMa berkata:

    hidup tanpa cinta
    terasa hampa,
    betuulll

  20. Alid Abdul berkata:

    eniwei ini ttg apa hahaha ~_~ ini cintah apa???

  21. edda berkata:

    wew kata2nya menusuk jiwa 😀

  22. Mbah Jiwo berkata:

    kenapa tiba2 ingat dia? hem…

  23. Bibi Titi Teliti berkata:

    *gleg*
    Aku udah dijamah suamiku mas🙂

  24. bundadontworry berkata:

    kesalahan2 yg selalu terulang dan terulang lagi dikalangan kaum muda masa kini,
    yg kurang dr mereka mungkin kekuatan iman yg tebal dan pergaulan yg terlalu bebas memudahkan mereka lagi dan lagi melakukan kesalahan yg sama
    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s