Gerimis di Hati


Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Kreasi Puisi dan tag , , . Tandai permalink.

63 Balasan ke Gerimis di Hati

  1. Pendar Bintang berkata:

    Saat hati sudah terpaut, yang ada bukan lagi kamu dan aku, tapi “kita”

    Sebuah ungkapan haru apa syukur ini kak, karena si Mbak?
    Hm….
    Manis sekali🙂

    Semoga diberkahi ALLAH..

  2. Asop berkata:

    Untung belum hujan…😳

  3. edratna berkata:

    Puisi yang menyegarkan

  4. julicavero berkata:

    gerimis di hati setidaknya menjadi adem ya sob..hehe.asal ga ujan deras….bisa basah hatinya

  5. hudaesce berkata:

    Wah……..,puisinya bikin Merinding za,

  6. aldy berkata:

    Ketika gerimis itu usai,
    Pagi Bening berpendar,
    berkemilau laksana mutiara,
    memancarkan rona, meneduhkan jiwa.

    Kusedakap tangan memohon kepada yang Esa,
    Semoga engkau berdua,
    Mendapat rahmat dalam pelukan cahaya Sang Pencipta.

  7. Vulkanis berkata:

    Sediapayung kalo di luar gerimis

  8. TuSuda berkata:

    ketika gemuruh gerimis datang…
    biarkan hati yang miris tertantang..
    selalu tegar dalam rasa sabar..

    Salam hangat ya Kang…

  9. mida berkata:

    Waduuuh… meni romantis…
    Asal pas gerimis hatinya ga bocor, ya Kang, biar ga usah ngepel2, hehe…

  10. agoenk70 berkata:

    wuahh bisa bikin adem tuch hati hihihi…

  11. Aneka Berita berkata:

    Pulisinya bagus sekali mas, hatiku hampir ikutan kena gerimis merenungkannya.

  12. Charles berkata:

    A nice and grateful poem…😀

  13. wahyu nurudin berkata:

    gerimis itu sedih, sendu, kelabu. apa engkau sedang berduka? padahal di sampingmu berdiri bidadari

  14. ok berkata:

    modelnya pasti mahal bgt tuh bayarnya hehehe…
    knapa judulnya grimis dihati, kan kesannya sedih gitu pedahal isi puisinya romantis bgt😀

  15. Fir'aun NgebLoG berkata:

    mantab dech puisinya!

    hati2 yach, jgn sampai banjir bandeng di hati😀 hehehe

  16. JoO berkata:

    hahahay… berpuisi juga… ada fotonya lagi😛😛
    kebahagian yang mengundang haru pasti menyenangkan🙂

  17. M Mursyid PW berkata:

    Setiap mbaca puisi sy selalu iri kok saya gak trampil ngerangkai kata.
    Salam hangat, saudara Achoey!

  18. dira berkata:

    Gerimis di hati… mau ke luar males, nanti basah semua.🙂
    Mantep puisinya.

  19. cantigi™ berkata:

    kang achoey tinggal pilih weh, di sayah ada hape, sepatu, semua harga terjun bebas, KW1, hayu ah mangga..:mrgreen:

  20. bundadontworry berkata:

    ketika gerimis di hati usai
    akan ada pelangi
    di jiwa yang mencintai
    semoga hingga akhir usia usai……….

    salam

  21. alamendah berkata:

    klau di tempat saya ini pas hujan lebat.😆 meskipun gak di hati….

  22. WYSiWYG berkata:

    wowo, kata katanya asoy banget

  23. indobrad berkata:

    mentang2 lagi musim ujan, yang keluar puisi ttg gerimis. ntar kalo musim duren puisinya tentang apa ya? hehehehe.

    thanks for sharing Kang

  24. pagibening berkata:

    Photonya sambil mandangin siapa sih cinta? mandangin aku yah.hehehe…

  25. joe berkata:

    coccok banget dengan cuaca saat ini yang gerimis …

  26. Denuzz suka gerimis … karena Denuzz takut ujan deras …
    kalo cuma gerimis kemana-kemana enak … kalo ujan deras … berabe …

    ~~~ Salam BURUNG HANTU ~~~

  27. Ping balik: First Anniversary de Go Blog « de Go Blog

  28. Fir'aun NgebLoG berkata:

    bLoGwaLkinG aja lagi dech…!
    ditunggu kunjungan baliknya yach!
    Hatur tengkyuw😀

  29. Munir ardi berkata:

    indahnya di hati kala cinta telah bertaut, seakan setiap sudut dunia menawarkan senyum dan warna-warni indah, jadi apalagi yang kurang jika kau punya kasih sehidup semati, punya matahari dan udara

  30. foto pinrang berkata:

    akhirnya muncul lagi puisi-puisi indah Kang Achoey

  31. Assalaamu’alaikum nanda Achoey…

    Gerimis di hati yang selalu menebarkan rasa syukur ke hadrat Ilahi atas segala nikmat yang telah dilalui. Sebuah puisi yang puitis penuh dengan makna tersirat bagi mengungkap rahsia yang tersimpan di hati agar tercerna indah untuk disampaikan kepada sang penerima agar dia mengerti betapa hatinya yang gerimis itu terubat dengan kasih sayang yang dihukurkan.

    Semoga berbahagia nanda. Salam manis dari bunda yang jauh.😀

  32. harumhutan berkata:

    uda ndak perlu payung lagikan😀

    **susah soale hatinya yang gerimis he he

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s