Pantaskan Diri Agar Doa Kita Terkabul


“Jika masih banyak orang yang lebih dekat dengan Allah, lebih giat beribadah, lebih ikhlas dalam berdo’a, lebih bersungguh-sungguh memperbaiki diri, pantaskah kita mendapat prioritas Allah atas permohonan-permohonan kita?”

Kalimat di atas adalah sebuah status FB seorang teman sekampus sekaligus teman nge-band-ku dulu. Ada sesuatu yang berubah dan terkesan lebih indah setelah kami lama tak bersua. Paling tidak, status-status FB yang dibuatnya ada yang membuat aku tergugah hikmah, mungkin juga dengan banyak ang lain.

Membaca status FB di atas, mengingatkanku pada seorang temanku kala SMA. Dia selalu saja malu untuk berdoa pada Allah. Dia berujar kalau dia belum melakukan kebaikan yang membuatnya malu untuk terlalu banyak meminta. Padahal saat itu aku melihat dia adalah sosok anak SMA yang religius.

Lalu bagaimana dengan aku. Aku adalah sosok yang menjadikan doa adalah kekuatan. Meski aku sangat sadar bahwa aku bukanlah orang dengan bergelimpang kebaikan, tapi tetap saja aku butuh pertolongan Allah. Maka berdoa tidak bisa aku elakkan. Hanya saja, doa yang paling sering kupanjatkan adalah memohon agar aku dijadikan orang baik (soleh).

Aku tahu, doa tanpa ikhtiar yang sungguh-sungguh maka bisa jadi hanya sebuah celoteh iseng. Ikhtiar yang sungguh-sungguh tanpa berdoa juga bisa jadi menunjukkan sebuah keangkuhan. Jadi, ketika ikhtiar yang sungguh-sungguh dan doa yan sungguh-sungguh digabungkan, jadilah kekuatan yang dahsyat untuk sebuah keterkabulan. Tugas kita, pantaskan saja diri kita agar doa kita terkabul. Nah, soal dikabul atau tidak juga bukan urusan kita, itu urusan Allah. Jadilah tawakal sebagai pelengkap, tawakal dengan berbaik sangka bahwa Allah itu Maha Bijak, Maha Pemberi Yang Terbaik.

Bagaimana pandangan sahabat?

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Hikmah dan Motivasi dan tag , . Tandai permalink.

67 Balasan ke Pantaskan Diri Agar Doa Kita Terkabul

  1. ahsanfile berkata:

    Iya mas…
    Doa harus diiringi dengan ihtiar yang sungguh-sungguh

  2. Abdul Muiz berkata:

    Yui kak,, doa disertai usaha. Keseimbangan antara keduanya

    selalu semangat berusaha tanpa lupa berdoa… nice kak… lanjut

    terimakasih kak achoey

  3. Bali Villas berkata:

    Sebagai umat islam kita memang dianjurkan untuk senantiasa berdoa dan memohon kepada allah,
    walau bagaimana pun kita harus tetep meminta dan memohon kepada Allah, karena keiklasan kita berdoa itu yang akan dikabulkan allah, kalo tidak didunia, mungkin akan dikabulkan nanti di akhirat.

  4. Nurtien berkata:

    Mengapa mesti malu berdoa, bukankah Doa itu intisari ibadah, justru Allah menunggu hambanya tuk meminta pertolongan dariNYA, itulah salah satu bentuk penghambaan manusia kepadaNYA.

  5. ysalma berkata:

    berdoa adalah kebutuhan komunikasi antara hamba dan Yang Maha Pendengar,,
    daann tetap dengan ikhtiar yang maksimal 🙂

    • maria berkata:

      Kita sebagai seorang muslim jangan putus berharap, berusaha dan berdoa kepada Allah SWT. Selanjutnya Allah yang menentukan mana yang terbaik untuk kita.

  6. ok berkata:

    wah ganti thames ya…udah terbiasa dgn yg lama begitu liat custom baru jadi pangling hehehehe…
    sulit rasanya untuk tidak berdoa, rasanya aku nggak bisa melakukan semuanya sendiri tanpa bantuanNYA jadi terus berdoa berharap bantuan darinya 🙂

  7. krupukcair berkata:

    sembilan puluh persen doa, sepuluh persen ikhtiyar 😀

  8. orange float berkata:

    statusnya sangat menggugah. jadi malu sama diri sendiri. saya juga belum baik 😳

  9. Joddie berkata:

    Yup.. ^^ Doa harus disertai perbuatan dan usaha.. malah justru apa dirasakan orang-orang sekitar kita pada kita (suka, benci, dsb), itulah doa mereka pada kita..

  10. Yohan Wibisono berkata:

    “Nice artikel, inspiring ditunggu artikel – artikel selanjutnya, sukses selalu, Tuhan memberkati anda, Trim’s :)”

  11. kinan berkata:

    berdoa dan ikhtiar mas 😉

  12. hellgalicious berkata:

    emang bener bang, ikhtiar tanpa doa sama aja boong
    apalagi kalo cuman doa doang tanpa ikhtiar, emang bener2 ga niat dkabulin deh

  13. alamendah berkata:

    Sering kali kita hanya sekedar m,erajuk tanpa mau berusaha untuk melaksanakan kewajiban dengan baik

  14. TuSuda berkata:

    Berharap agar selalu tulus berdoa bersama.

  15. cahsiji berkata:

    kalo sama sekali gakpernah melakukjan kebaikan mah bukan malu mau do’a… tapi emang malas.. hiks hiks hiks…

  16. apapun yang terjadi dan akan terjadi kepada diriku, aku selalu mem-back up diri dengan doa memohon pertolongan dan petunjuk dari Yang Maha kuasa …

    salam akrab dari burung hantu
    http://blog.beswandjarum.com/denus/2010/08/05/standing-sex-malu-maluin-kota-palembang/

  17. hanyanulis berkata:

    Sebagai manusia biasa, kita tak mampu mengukur seberapa besar kecintaan dan kasih sayang Allah terhadap manusia. kenapa harus mikir jauh2 agar doa kita terkabul, seburuk apapun diri kita di mata Allah, Allah tetap memberikan nafas dan kehidupan kepada kita, jika Allah tak sayang, pasti nyawa dan nafas kita sudah di tarik dari dulu sewaktu kita banyak melakukan kesalahan dan dosa

  18. M Mursyid PW berkata:

    Manusia berencana Tuhan berkehendak. Saya yakin Allahuakbar.

  19. febriy berkata:

    semoga saja pantas….. yang penting berdoa dulu, usaha kemudian, tuhan yg menentukan… soal pantas tidak pantas Allh yg tau, tapi kita perlu rendah diri, n’ ga kepedean hanya mengandalkan doa…….. is that right? 😮

  20. Indahjuli berkata:

    Apa kabar ? semoga kamu dan istri sehat selalu ya.
    Doa dan ikhtiar yang sungguh-sungguh, itu pasangan yang klop supaya lapang di dunia dan akhirat 😀

  21. Adi berkata:

    memang benar kata temen semua, doa harus berbarengan dengan usaha..

  22. do’a membuat ku kuat dan PD…

  23. setyantocahyo berkata:

    Allah Maha mengetahui apa yg telah kita usahakan…, dan yakinlah bahwa Allah akan sll dekat dengan kita jika kita juga sll mengingatNya…

  24. semua orang pantas kok, di mata ALLAH semua sama. tinggal kita nya apakah sudah berdoa?

  25. Ferry Prima berkata:

    Hmm.. Sesuatu yang berhubungan dengan iman selalu sulit buat gue. gue sempet kuat banget. tapi saat ini sangat lemah dalam hal religi. gue jarang berdoa. gue nggak pernah ke rumah Tuhan. tapi, sampai skrg gue masih bersyukur ada temen2 yang selalu ingetin 🙂

  26. Gugun berkata:

    saya jadi malu, minta doa tapi juga suka melakukan dosa

  27. doa dan ikhtiar memang satu kesatua yang nggak bisa di pisahkan…

  28. masyhury berkata:

    iya ya, mustinya aq sadar nih..
    thanx udah mengingatkan.. salam kenal.. 🙂

  29. Aldy berkata:

    Mas Achoey,
    kadang-kadang ada perasaan ragu, apakah diri ini sudah pantas.

  30. elmoudy berkata:

    terkadang gw juga salut kalo liat temen sekolahan dulu makin baik dan alim.. perubahan yang positif dan bisa membuat kita berpikir dan merenung… apakah kita sudah baik atau malah sebaliknya…

  31. fitrimelinda berkata:

    status nya bikin aku malu pada Allah..

  32. Mamah Aline berkata:

    ada yang bilang kita belium pastas berdoa jika kita belum banyak tabungan amal dan ibadah, itu sebabnya ada yang merasa belum pantas berdoa atu meminta pada Nya. kalau mamah berdoa justru memohon ampunan dan maghfirah semoga bisa lebih pantas dalam menerima semua nikmat dan karuniaNya selain usaha dan ikhtiar.

  33. Miftahgeek berkata:

    Ini yang bikin saya minder ma “Iman” saya sendiri T.T

  34. Bangauputih berkata:

    kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa…
    selebihnya kita serahkan kepadaNya…

  35. kyra.curapix berkata:

    usaha harus getol itu supaya lancar…

  36. Saya akan terus berusaha agar diri ini memang pantas untuk dikabulkan doanya mas,,, 😦

  37. harumhutan berkata:

    Allah tidak pernah mengikari janjinya..

    Doa adalah kekuatan terbesar,

    jika doa belum dikabulkan Allah mempunyai cara tersendiri untuk umatnya,Yakin sajah bahwa DIA pasti memberikan yang terbaik 🙂

  38. munir ardi berkata:

    marilah berusaha dan berdoa dengan sungguh-sungguh

  39. kyra.curapix berkata:

    waiting postingan baru..

  40. Eyangresi313 berkata:

    Sejenak tafakur dalam kehingan……..
    Memaknai arti hidup dalam seraingkaian khilaf dan dosa…..
    Lisan kadang tak terjaga,….
    Jannikadang terabaikan,……
    Hati kadang berprasangka,….
    Sikap kadang menyakitkan,…..
    Harapan ini akan menjadi indah…..
    Jika maaf & silahturrahim ada diantara kita.
    Selamat menempuh bulan suci Ramadhan 1431 Hijriah.
    Mohon maaf lahir dan batin.
    Semoga Allah selalu memberikan
    Taufiq, Hidayah, Maghfirah dan Ridho-Nya untuk kita semua.
    Amiiiii….n !

  41. Hariez berkata:

    benar Kang Do’a tanpa Ikhtiar bagai sayur tanpa air 😀

    salam hangat

  42. balita berkata:

    hahahhaha
    iya doa tanpa ikhtiar = 0

  43. bluethunderheart berkata:

    blue suka post ini
    menarik
    salam hangat dari blue

  44. Rully berkata:

    kadang suka bertanya kaya gitu

  45. rosenrain berkata:

    kita sebagai hambaNya selalu memerlukan do’a
    dan satu kepastian bahwa Allah akan mengabulkan do’a hambaNya
    bisa dalam bentuk dikabulkan langsung do’a itu, ditunda di kehidupan selanjutnya,
    atau diganti dengan sesuatu yg lebih baik
    kita berhusnuzhon padaNya
    *smile*

  46. Meidhy Aja berkata:

    menurut saya keikhlasan dan keyakinan diri kita kepada tuhan adalah kunci doa kita supaya cepat terkabul….

    http://Meidhyandarestablogme.wordpress.com

  47. Bee'J berkata:

    doa adalah senjata kita, sebagai salah satu bentuk upaya berserah diri. entah dikabulkan atau tidak itu rahasia Allah yang pastinya Dia selalu memberikan apa yang kita butuhkan.tiada daya dan upaya selain dari pada Dia yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. La haula wala quata ilabillah… wallahu’alam kang….

  48. sedjatee berkata:

    sangat betul sekali…
    kita harus memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik…
    spesial buat Kang Achoey dan Keluarga..
    kami menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan
    semoga kita semua menjadi hambaNya yang bertaqwa, amin..
    sukses untukmu selalu, Sahabat..
    tetap semangat..

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

  49. yanuar catur berkata:

    bener banget tuhhh

  50. اسوب سوبرييادي berkata:

    Syarat-Syarat Terkabulkannya Do’a
    Allah swt menjaminan dikabulkannya doa para hambanya. Namun jaminan itu bukanlah jaminan gratis, tapi membutuhkan syarat-syarat yang harus dipenuhi. Syarat-syarat itu adalah sebagai berikut:

    Yakin bahwa Allah akan mengabulkan doa yang dipanjatkan
    Rasullullah saw bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian berdoa, maka janganlah ia mengatakan, Ya Allah, berilah ampunan kepadaku jika engkau menghendakinya, Namun hendaknya meneguhkan hati (akan apa yang dimintanya)” (H.R Bukhori Muslim)

    Yakin bahwa doa akan dikabulkan merupakan syarat untuk terkabulkannya doa. Oleh karena itu, janganlah ada di antara kita yang memohon kepada Allah swt sementara masih ada keraguan atas dikabulkannya doa-doa yang dipanjatkan.

    Khusyu’ ketika berada di hadapan Allah swt
    Banyak orang yang berdoa namun ia tidak sadar apa yang sedang dilakukannya. Ia hanya berkata-kata Ya Allah atau kata Amin, namun hatinya tidak hadir dalam kata yang ia ungkapkan.

    Khusyu’ dalam berdoa adalah sinergi antara kata, hati dan raga sekaligus. Semua hadir dalam permohonan yang tulus kepada Rabbnya. Tentang urgensi khusyu’ dalam berdoa ini, Rasullullah saw bersabda: “Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa (yang keluar) dari hati orang yang lalai dan main-main” (H.R Tirmidzi)

    Seorang muslim tidak selayaknya bermainmain dalam doanya namun ia harus mampu menyampakkannya kemudian mengisinya dengan kekhusyukan.

    Salah seorang Tabi’in pernah berkata, “Sesungguhnya aku mengetahui kapan doaku akan dikabulkan. Orang-orang yang berada di sekitarnya bertanya. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Tabiin itu menjawab, yaitu ketika hatiku khusyu’, anggota-anggota badanku juga khusyu’ dan mataku pun mengeluarkan air mata. Maka pada saat itu aku akan berkata, Doa ini akan dikabulkan”.

    Tidak terburu-buru
    Imam Bukhori dan muslim meriwayatkan persyaratan yang ketiga ini, di mana Rasullullah saw bersabda: “Akan dikabulkan bagi (doa) salah seorang di antara kalian selama ia tidak terburu-buru”.

    Maksud dari terburu-buru adalah sikap pesimisme terhadap apa yang ia minta. Tidak mengulang-ulang doanya. Sikap negatif thinking kepada Allah swt atas tertolaknya doa. Obat dari penyakit ini adalah kesabaran.

    Memakan rezeki yang halal
    Syarat terakhir dari terkabulkannya sebuah doa adalah memakan rezeki yang halal. Sehingga tidak selayaknya seorang muslim mengumpulkan harta dengan cara yang diharamkan Allah swt.

    Firman Allah swt: “Wahai para Rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amalan saleh. Sesungguhnya, Aku Maha Mengetahui atas apa yang kamu kerjakan.” (al-Mu’minun (23) : 51)

    Rasullullah saw menyebutkan, seorang lelaki yang kotor dan berdebu, (yang berada dalam) sebuah perjalanan yang jauh, mengangkat kedua tangannya ke langit dan berkata, “Ya Tuhanku…, Ya Tuhanku…. Namun, perutnya (dipenuhi oleh minuman) yang haram, tempat minumnya (dipenuhi oleh makanan) yang haram, pakaiannya adalah (pakaian) yang haram, dan ia mengkonsumsi haram. Maka bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan”. (H.R Abu Daud, Nasa’i dan Ahmad)

    wa allahu a’lam

  51. Mood berkata:

    Berdoalah dengan baik dan sungguh begitu juga dalam berusaha, semoga kita mendapatkan nikmat darinya dan bersyukurlah atas apa yang telah diberikannya.
    Salam saya..

  52. cobaberbagi berkata:

    yang penting ikhtiar dan berdo’a
    selamat menjalankan ibadah puasa sobat

  53. dhebu berkata:

    Allah akan mengabulkan do”a siapapun yg memang bersungguh-sungguh dan berikthiar..smga kita termasuk didalamnya..Amien
    slamat berpuasa..:)

  54. Asop berkata:

    Harus yakin kalo doa kita akan terkabul. 🙂

  55. erywijaya berkata:

    Mas, tulisannya melecut diri saya untuk lebih dekat pada-Nya….terima kasih

  56. itempoeti berkata:

    banyak orang berdoa, tapi lebih banyak lagi orang yg tak tahu bagaimana adab berdoa…

    cuma do’a yg kita miliki, selebihnya milik Allah…

  57. doelsoehono berkata:

    Ass wr wb .

    Do’a adalah senjatanya orang beriman .

    kita berdo’a …usaha dan menerima atas pemberianNya .
    selamat berpuasa mohon maaf segala kilab .

  58. Nisa berkata:

    siipp… doa, ikhtiar, dan tawakkal 🙂

  59. classically berkata:

    Setuju.. Ikhtiar dan doa harus dijalankan dengan sungguh2.. 🙂
    Allah pasti tidak akan meninggalkan umatNyaa..
    Manusia yang sering meninggalkanNya..

    salam kenal,
    classically

  60. sosa berkata:

    Pantaskan diri?…SETUJU 100%
    Agar doa kita terkabul?……engga 100%, karena kita manusia kadang-kdang tidak tahu apa yang kita minta dalam doa kita, Kadang jawaban terbaik dari doa kita adalah tidak dikabulkanNYA doa tersebut.

    Sometimes One doesn’t really know what One asked of GOD!

    http://www.reverbnation.com/c./a4/2238291/919374/Artist/919374/Artist/link

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s