Lelaki Aneh di Jalan Sahaja


Lelaki ini, sempat membuat teman-temannya mengerutkan dahi berdecak aneh, tatkala ia melepas kesempatan mengabdi di kampus dan lebih memilih menjadi seorang pedagang kaki lima, berjualan ketoprak. Melepaskan kesempatan pekerjaan mulia yang memiliki prestise tinggi di masyarakat, dan memilih menjadi pedagang yang sering diberitakan menjadi bulan-bulan petugas penegak ketertiban.

Lelaki ini, sempat membuat ayahnya marah. Tatkala dia mengundurkan diri dari sebuah perusahaan yang dalam tempo singkat memposisikan dirinya pada jabatan yang baik karena prestasi kerjanya yang baik dan lebih memilih membangun rintisan usaha kecil-kecilan bersama teman-temannya.

Lelaki ini, yang tak pernah mau bekerja di ibukota, padahal kesempatan kerja di sana sudah benar-benar ada di depan mata. Lelaki ini malah lebih memilih kota sekitarnya yang relatif tak seramai ibukota.

Lelaki ini, yang tak pernah mau bekerja di perusahaan-perusahaan besar, dan lebih memilih perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang. Karena baginya, peruahaan orang lain bukanlah tempatnya berkarir, melainkan dia anggap sebagai lablatorium untuk eksperimen kemampuannya.

Lelaki ini, yang beberapa bulan lalu memutuskan tuk fokus menjadi tukang mie. Meninggalkan posisi strategisnya di perusahaan, meninggalkan rumah dan isinya, kendaraan dan laptop yang merupakan infentaris perusahaan. Meninggalkan meja kerjanya yang memudahkan dia tuk ngeblog kapan saja, meninggalkan suasana sejuk ruangannya dan memilih mengelap meja kotor bekas para pelanggan yang mencicipi sajian kedainya.

Lelaki ini, yang masih saja ada tawaran menggiurkan, namun tetap bertahan pada kesahajaan.

Jika keluarganya saja bersusah payah untuk memahami dan bijak pada jalan yang lelaki ini pilih, bagaimana kelak dengan istrinya?

“Mungkin nanti dia kan berubah tatkala telah memiliki tanggungan, bahwa kemapanan juga dibutuhkan.” Begitulah ungkapa bijak sang ayah.

Lelaki ini, mungkin memang egois selama ini. Tapi biarkanlah dia mengikuti hatinya, toh kelak hatinya pula yang kan menunjukkan, bahwa ada sesuatu yang sedikit dirubah, meski tetap pada jalan sahaja. Namun kebahagiaan yang telah dia rasakan, tentang betapa merdekanya hati kala tak terjajah dunia, betapa bahagianya hati tatkala masih bisa berbagi, dan betapa nyamannya hati karena tak kekurangan, belum bisa diterjemaahkan dengan baik untuk di share ke yang lain.

Adakah yang telah merasakannya dan mau megajariku cara mendeskripsikan kebahagiaan di jalan itu? 🙂

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Celoteh Hati dan tag , , . Tandai permalink.

41 Balasan ke Lelaki Aneh di Jalan Sahaja

  1. abu ghalib berkata:

    saya suka cerita ini, dan sayapun akan melakukan hal yang sama, karena hidup memang harus memilih.

    saya doakan semoga mas achoey sukses selalu, doakan saya cepat menyusul.

    salam sukses

  2. ahsanfile berkata:

    Kebahagian seseorang memang memikliki standar yang beda. Rata-rata orang indonesia baru akan merasa bahagia kalau punya pekerjaan bagus, posisi tinggi dan mapan. Kalo melihat orang yang kerjaannya kecil, apa lagi pkl, aduh….

    Tapi yakinlah dengan jalan yang ditempuh, kebahagiaan itu bukan pada banyaknya harta, bukan pada penilaian orang lain, tapi pada kesadaran akan posisi kita hidup di dunia ini

  3. wongkamfung berkata:

    jadi entepreneur memang jalannya brliku n butuh keberanian

  4. bundadontworry berkata:

    bunda kagum padamu A, perjuangan utk benar2 merasakan kebahagiaan dlm keinginan yg sederhana saja, yg penting bisa berbagi.
    Sukses selalu ya A.
    salam

  5. rose berkata:

    dan lelaki itu telah menemukan apa yang terbaik untuk hidupnya a’…

  6. sunflo berkata:

    pilihlah yang terbaik menurutmu dan hidupmu karena hidupmu adalah milik dan dirimu…

  7. sunarnosahlan berkata:

    untuk bekerja di ibukota saya juga tidak mau, tak sanggup mengikuti ritme kota besar

  8. gadgetboi berkata:

    salut! do what you want (asal positif) … mumpung masih muda! kalau sudah punya keluarga nanti enggak bebas berexperiment :mrgreen:

  9. ysalma berkata:

    jalan yang dipilih sekarang dan sesuai dengan hati kecil apalagi lebih banyak orang disekitar yang kurang beruntung yang jg bs ikut tersenyum bersama sahaja, tetap fokus dan semangat dijalan yg sudah tepat, iAllah hasilnya juga akan jauh lebih mapan apalagi dilihat dr kualitas kebersamaan dengan keluarga baru nantinya.. 🙂

  10. dedekusn berkata:

    Dalam kondisi tertentu idealisme diperlukan. Kisah penuh makna, sarat pembelajaran.

  11. dedekusn berkata:

    Kisah lelaki yg hebat, idealis yg sangat jarang dimiliki org lain.

  12. senny berkata:

    lelaki dengan pilihan yang sulit dimengerti otak gue yang terlalu penuh logika

  13. suparnojumar berkata:

    dua jempol buat akang yang telah berani ‘melawan arus’,tidak mudah memang memutuskan untuk hal yang satu ini. semoga, di setiap langkahmu di peringan, setiap tarikan napasmu di perluas, setiap kesulitanmu kau temukan kemudahan, setiap dendammu kau berikan maaf …

    bangkitlah Indonesia!
    salam hormat!

  14. Caride™ berkata:

    berani mengambil resiko dan sedikit membuat perubahan, insyaAllah 1 langkah lebih maju..
    nice posting sob

  15. sepertinya bahagia dijalan sendiri itu yang benar2 bahagia kang,..

  16. cempaka berkata:

    Wow.. laki2 itu mengagumkan 🙂

    jadi. siapakah lelaki itu??.. tak mungkin mas sutrisno bukan???? hehhehe

    Kebahagiaan itu ada dihati… jadi ga usah dicari.. v dirasakan aja …. xixiixix *ngasal.com*

  17. kang romly berkata:

    wah pilihan yang di karenakan tidak ingin di kekang dengan berbagai aturan kayaknya….

  18. TIP kang romly berkata:

    mandiri bukan karena telah terpenuhi materi….

  19. gerhanacoklat berkata:

    lelaki ini begitu dahsyat
    dan membuatku bangga 😀

  20. karzanik berkata:

    mungkin dia orangnaya gak suka diperintah…berjiwa wirausaha……kelak dia akan sukses, tinggal waktu menentukan.

  21. Monic berkata:

    keberanian, tantangan dan idealisme adalah pilihan. tak ada benar dan tak ada salah.
    salut untukmu!

    btw, ada yang salah utk typo-nya:
    infentaris -> inventaris
    dirubah -> diubah
    hihihi… maap, mataku gatel. 😀

  22. alamendah berkata:

    Kisah kek pengalaman pengalaman pribadi aja.
    Btw, yang berani seperti ni gak banyak. Dan orang2 yang berani dan berpegang pada prinsip serta mengikuti kata hati akan memanen kesuksesan

  23. Asop berkata:

    Ah…. saya hanya bisa berkata “hebat” dan “I’m speechless”…. 🙂

    Saya ingin bisa menempuh jalan kesahajaan itu jjuga… 😥

  24. aldy berkata:

    Mas Achoey,
    Memang benar, bekerja dengan orang lain sebaigai orang suruhan kadang memberikan fasilitas yang memadai, tetapi kita terpasung.

    Berusaha sendiri, kecil atau besar tetapi dilakoni dengan senang hati dan tidak ada tekanan yang irasional justru lebih baik.

    Salut untuk Mas.

  25. ciput berkata:

    siapa yang bilang aneh! lelaki itu luar biasa. Lelaki yang teguh pada pendiriannya. Sangat jarang orang seperti itu. Ayo bersemangat LELAKI MUDA !!!

  26. deady berkata:

    luar biasa!
    cerita ini udah diangkat di Malasnya Jadi Pegawai ituh?
    yang di TransTv itu lho
    inspiratif sekali soalnya

  27. munir ardi wp berkata:

    aku sangat kagum dengan pemuda yang punya idealisme seperti itu kang

  28. munir ardi berkata:

    nitip link aja kang karena yang diatas terbalik atuh

  29. Ria berkata:

    if you happy with it…chose it!
    itu adalah sebuah statement yang selalu aku pegang, kenapa? karena hidup itu selalu ada pilihan!

    nice story kang 🙂

  30. Usup Supriyadi berkata:

    saluuuuuuuuuuuuuuuut 😀

  31. setitikharapan berkata:

    Saya kagum sama Mas Achoey. Gak semua orang bisa melakukannya mas. Saya pun belum tentu. tapi apapun itu, lakukanlah dengan sepenuh hati dan keikhlasan.

  32. pagibening berkata:

    Kebahagiaan itu letaknya dihati. Semua orang mempunyai tingkatan dan pandangan berbeda tentang kebahagiaan. menurut v sih a memandang kebahagiaan lebih luas&tinggi dari kebayakan orang, yaitu akan merasa bahagia saat bisa labih bermafaat. v isyaallah dukug potesi a, v bagga sama a. 🙂

  33. kang ian berkata:

    saya ingin deh mengikuti jejaknya ^^

  34. Bahtiar Baihaqi berkata:

    Di foto itu, dirimu mirip Bruce Lee.

  35. Ifan Jayadi berkata:

    Hebat, berani menentukan pilihan dari banyaknya kesempatan yang menggiurkan

  36. Bupil.com berkata:

    Lelaki ini lah yang nantinya akan beristrikan wanita baik, sholehah, cantik. Eh kang, blum puny istri kan? Ntar salah lagi doa saya diatas

  37. Kang Bondan berkata:

    Tetep semangat dan menyebarkan semangat:)

  38. dafiDRiau berkata:

    Kami semua salut padamu Mas A..???

  39. dafiDRiau berkata:

    semoga maju terus!!!

  40. finance charts berkata:

    salam kenal…semangat….

    thanks… di tunggu kunjungan baliknya…

    happy writing

  41. asam berkata:

    Seseorang pernah bertanya tentang ke iklas an,
    Dan seseorang pun berujar
    “Carilah niat yang tak lekang oleh jaman”
    Serta
    “hidup bersahaja terlalu menggiurkan bagi yang mampu”

    salam sukses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s