Berenang Telanjang


Berenang, telanjang, saat pagi, siang atau sore menjelang. Tak ada sungkan dalam berbagi keceriaan. Tak peduli air jernih atau berwarna kecoklatan. Yang penting tawa terdendangkan, hati terpuaskan. Anak-anak riang dalam kepolosan, tanpa beban, tanpa kepicikan.

Jangan kekang kreasi ceria mereka, jangan pula biarkan mereka tumbuh tanpa teladan. Daaaan, jangan telanjang di depan mereka 😀

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Celoteh Hati dan tag , . Tandai permalink.

25 Balasan ke Berenang Telanjang

  1. Asop berkata:

    Ya, jangan telanjang di depan mereka, karena bisa memberi contoh yg buruk. :mrgreen:

  2. aldy berkata:

    Masa kanak-kanak memang masa yang paling menyenangkan.
    Tiada beban, tiada fikiran yang nyeleneh. Semuanya dijalani dengan riang gembira.

  3. indohijau berkata:

    Yang sudah berumur seperti kita memang selayaknya memberikan contoh, seperti Asop bilang bertelanjang dihadapan mereka adalah contoh yang buruk.

    Tetapi ketika kita kecil dulu, kita juga bertelanjang dengan segala keluguannya seperti mereka.

  4. betea2005 berkata:

    setuju……betul..betul…betull,jangan larang mereka untuk terus bermain seperti itu,karna itu adalah kebahagian mereka, masa kecil memang masa paling indah….

    setelah berkenalan dan saling mengunjungi blog,mari kita bertukar link….

  5. mahesapandu berkata:

    Jika momen ini diabadikan, aku yakin menjadi salah satu kenangan manis untuk mereka.

  6. d-Gadget™ berkata:

    hehehehe..jadi inget dulu waktu masih di kampung..suka berenang di kali sambil telanjang juga hihihihi… *malu*

  7. delia4ever berkata:

    Walaupun masih kecil.. sepertinya kejadian ini cuma berlaku untuk lelaki.. heheheheh

  8. didot berkata:

    malu udah banyak bulunya hahahaha..

    hush lagian kan dilarang mempertontonkan aurat baik kepada lawan jenis maupun sesama jenis 😉

  9. gardino @ LT13 berkata:

    weleh…baca judulnya di feed reader saya kirain…wakakaka… 😀

  10. hellgalicious berkata:

    waah seru tuh mandinya hahaha

    keinget dulu waktu kecil sering mandi di sungai

  11. Usup Supriyadi berkata:

    😆
    tentunya lah kang ^^

  12. indratie berkata:

    waktu kecil dulu saya suka mandi di rawa gitu, klo bahasa kampungnya ‘gupak’ hehehee. lucu klo inget2 dulu kecil dulu, ketawa riang tanpa beban

  13. ok berkata:

    haaa!!bener bener bener kepikiran juga ‘jgn telanjang di depan mereka’ hehehehehe…duh senengnya jadi anak2 ceria bener 😀

  14. sapa lagi yang mau telanjang didepan mereka

  15. mandi telanjang, sangat memuaskan. bukan berarti puas memandang auratnya yang mandi telanjang. he..he…h.e….

  16. Ipin berkata:

    wahh bisa kena undang2 pornografi nihh hehehhe

  17. sunflo berkata:

    asyiknya bisa renang kek gtu…. aq ga bs berenang e choey … 😦 hehehe

  18. deady berkata:

    pas aku masih kecil dan kalo ada sungai di deket rumah paling aku juga kek gitu
    *sigh*

  19. alamendah biru berkata:

    saya juga pernah mandi di kali dengan telanjang. tahun berapa, ya?

  20. alamendah berkata:

    wekekekekekek
    padahal sudah siap2 mau lihat yang panas2. lho mandi kok panas?

  21. catatanpelangi berkata:

    Wah, ini di bogor kang? Di jakarta sudah hitam pekat …. Pesan terakhirnya bagus 🙂

  22. Abu Ghalib berkata:

    sy hobi renang
    paling enak memang masa anak2
    bebas berkreasi tanpa batas, heheh 😀

  23. Ria berkata:

    asal jangan kita aja berenang seperti judul postingannya 😀

    dulu aku inget aku suka berenang di kali dikampung kakekku dan rasanya…wessss keren aja ! padahal gak ada kerennya sama sekali 😛

  24. Mas Ben berkata:

    Kebahagiaan masa kanak-kanak yang tak lekang oleh waktu 🙂

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s