Ngeblog Juga Korupsi


Jaka masih saja memikirkan perkataan Asep saat kopdar tadi siang. Asep menuduh kalau Jaka telah melakukan korupsi. Bagaimana bisa Asep setega itu, sampai menganggap dirinya sebagai koruptor. Padahal Asep adalah seseorang yang telah dia anggap sahabat baik. Sahabat yang bermula dari blogosphere, ya dari rutinitas saling mengunjungi blog dan menuliskan komentar. Persahabatan di kalangan blogger yang boleh saja disebut dengan persohiblogan (istilah yang di populerkan Bunda Menik).

Persahabatan Jaka dan Asep bermula dari sebuah komentar Asep pada blognya yang berjudul “Aku Bangga menjadi PNS”. Dalam blog itu Jaka menuturkan bahwasannya PNS di Indonesia itu anti korupsi. Bekerja dengan sepenuh hati, sebagai bentuk pengabdian kepada Negara. Karena PNS sadar betul bahwa gaji mereka bersumber dari APBN bagi PNS Pusat dan APBD bagi PNS Daerah. Karena itu PNS bekerja demi melayani negara dan rakyat Indonesia. Andai ada PNS yang sampai tega melakukan korupsi, maka ini adalah bentuk penyimpangan sosial, dan mereka adalah oknum yang mengotori citra PNS.

“Sahabat, saya membaca di surat kabar bahwa berdasarkan data Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang diluncurkan Transparency International (TI) bahwa Indonesia menduduki peringkat 111 dari 180 negara yang disurvei, dengan skor 2,8. Indonesia tertinggal jauh dari negara-negara tetangga, seperti Singapura yang menempati urutan ke-3, Brunei Darussalam yang menempati urutan ke-39, Malaysia yang menempati urutan ke-56, dan bahkan di bawah Thailand. Bisakah sahabat menjelaskan hal ini?”

Begtulah isi komentar Asep yang cukup membuat Jaka harus berpikir keras. Isi komentar Asep cukup panjang untuk ukuran blogger yang hanya melakukan rutinitas blogwalking. Jelas ini serius dan Jaka harus menjawabnya dengan baik.

“Asep sahabatku, kau mungkin tahu bahwa IPK itu didasarkan pada persepsi (anggapan) publik terhadap korupsi di jabatan publik dan politis. Karena IPK ini dihasilkan dari hasil survei, maka hasilnya tidak bisa dihindarkan dari persepsi yang bersifat subyektif. Juga, apa yang didefinisikan atau dianggap sah sebagai korupsi berbeda-beda di berbagai wilayah hukum: sumbangan politis sah di satu wilayah hukum mungkin tidak sah di wilayah lain; sesuatu yang dianggap sebagai pemberian tip biasa di satu negara bisa dianggap sebagai penyogokan di negara lain. Dengan demikian, hasil survei harus dimengerti secara khusus sebagai pengukuran persepsi (anggapan) publik, bukannya satu ukuran yang obyektif terhadap korupsi. Begitulah yang saya dapat dari situs wikipedia. Jadi, selayaknya kita juga bersikap bijak dalam menanggapi hal ini. Bahkan jika di banding tahun 2007, bukankah IPK Indonesia mengalami kenaikan, tahun 2007 kita berada pada posisi ke-145 lho. Yang harus kita lakukan sekarang adalah menanamkan kesadaran kepada masyarakat bahwa korupsi itu jelas merugikan. Ya merugikan Negara, ya artinya juga merugikan kita rakyat Indonesia. Ingat, korupsi bukan hanya bisa dilakukan oleh pegawai negeri saja, tetapi juga oleh masyarakat umum. Contohnya menyuap pegawai negeri, menyuap hakim, menyuap advokat, memberi hadiah kepada pegawai negeri karena jabatannya, pemborong berbuat curang, rekanan TNI/ POLRI berbuat curang, dan semuanya ini telah dikupas dalam buku “Memahami untuk Membasmi” yang diterbitkan KPK. Maaf sahabat, bukan maksud membela diri, tapi permasalahan korupsi adalah permasalahan bersama, mari kita bersama-sama berkontribusi bagi pencegahan dan pembasmian korupsi ini.”

Jawaban Jaka jelas jauh lebih panjang dari jawaban Asep. Blogger yang mampir ke blog Jaka saat itu malah kebanyakan jadi pengembira saja. Padahal jika mau mencermati lebih jauh ada informasi berharga dari sini.

Sudah lima bulan beralalu, sudah lebih dari seratus postingan lain Jaka publish di blognya. Hubungan Jaka dan Asep semakin baik, dan bahkan mereka berdua sepakat untuk menggalang para blogger dan membentuk Komunitas Blogger Anti Korupsi. Salah satu tugas dari anggota Komunitas Blogger Anti Korupsi adalah membuat kategori korupsi pada blognya. Kategori tersebut berisi tentang pengertian korupsi, tindakan-tindakan korupsi, penyadaran masyarakat tentang bahaya korupsi, serta pemuatan berita-berita tentang kasus korupsi berikut akibatnya bagi pelaku korupsi. Malah sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat luas tentang korupsi itu apa, para blogger ini menulis ulang kembali buku “Memahami untuk Membasmi” yang diterbitkan KPK dan dipublish versi blog.

Semakin banyak blogger yang tergabung dengan Komunitas Blogger Anti Korupsi, maka semakin banyak blog yang memberikan pengetahuan tentang korupsi dan dampak buruknya kepada masyarakat luas. Blogger adalah penulis di blog, dan internet kini adalah media yang semakin banyak di akses masyarakat Indonesia, terutama generasi muda. Jelas apa yang bisa blogger lakukan tidak sebatas menulis di blog, tidak sebatas upaya online, tapi juga dilakukan dengan cara offline, semisal berkunjung ke sekolah-sekolah dan mengkampanyekan anti korupsi dengan cara menyadarkan generasi penerus agar tak melakukan korupsi, meyelengarakan diskusi publik, dan lain-lain.

Ehm, tapi yang membuat Jaka tak habis pikir kini adalah mengenaan perkataan Asep yang menganggapnya koruptor. Padahal jelas-jelas dirinya dan Asep adalah penggagas dan perintis Komunitas Blogger Anti Korupsi yang telah memiliki citra positif di mata masyarakat ini. Dan kenapa pula Asep tak mau menjelaskannya saat kopdar tadi siang. Seolah Asep sedang menguji seberapa cerdas dirinya.

Jaka nyalakan laptopnya lalu dia koneksikan dengan jaringan internet. Emailnya dia buka dan tampak ada beberapa pesan masuk. Salah satu pesan masuk itu adalah dari Asep, sahabatnya yang telah membuatnya berpusing-pusing ria hari ini.

“Jaka, sahabatku yang baik. Maaf jika perkataanku tadi siang menyinggung perasaanmu. Tapi aku hanya ingin kau sadar, bahwa korupsi yang besar bisa terjadi akibat pembiaran pada korupsi yang kecil. Dan terkadang korupsi yang kecil ini tidak disadari bahkan diabaikan dan dianggap bukanlah sebuah korupsi.

Sahabatku, aku tahu kau adalah blogger yang juga melakukan aktivitas mendapatkan penghasilan dari blognya. Hal ini bisa aku simpulkan dari upayamu menampilkan iklan PPC (pay per click), menampilkan banner program affiliasi, menulis review produk affiliasi, mengikuti program paid reward, menampilkan google adsense for search, menjual text link add dan menjual spot iklan mandiri. Dan yang aku tahu, kau sering ngeblog di jam-jam kerjamu dengan menggunakan fasilitas internet kantor. Bahkan beberapa review produk yang kau tulis dan kau publish itu pada saat jam kerjamu. Nah ini berarti kau telah melakukan kegiatan untuk memperkaya diri sendiri dan merugikan Negara. Memperkaya diri sendiri karena kau mendapatkan penghasilan dari aktivitas ngeblogmu, merugikan Negara karena kau menggunakan fasilitas internet kantor dan juga menjadikan jam kerja untuk urusan pribadi. Bukankah hal tersebut termasuk korupsi. Hayooooh, ngaku deh, hehehe.

Jadi, mulai sekarang kau seharusnya hanya ngeblog di rumah saja ya, dengan fasilitas pribadi! Karena jika kita berharap Indonesia bebas korupsi, maka mulailah dari diri sendiri, mulai dari hal-hal yang kecil, dan mulailah dari saat ini. Semangat!”

Jaka benar-benar terharu, ternyata dia punya sahabat yang begitu perhatian dan sayang pada dirinya.

“Yayaya, jika begini maka benar kalau negblog juga korupsi, hehehe.” Gumam Jaka sambil tersenyum.


==================================================

Sahabat, coba baca dulu sebelum komentar hehe. Tulisan di atas saya buat sebagai “Solusi Pemberantasan Korupsi Ala Blogger”, namun dituangkan dalam konsep cerita pendek. Semoga bermanfaat.


Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Celoteh Hati, Hikmah dan Motivasi dan tag , . Tandai permalink.

61 Balasan ke Ngeblog Juga Korupsi

  1. hanif berkata:

    Untung aku g pasang iklan di blogku yang memberiku uang..jadi aku g makan duit haram

  2. badruz berkata:

    ya..ya..ya.., jeli sekali mas, korupsi dari sesuatu yang kecil, sepele, bahkan tidak di anggap korupsi, tapi sebetulnya korupsi jika mengacu pada UU pemberantasan korupsi. menyelahgunakan fasilitas dll.

    mantap mas, semoga sukses..

  3. Joddie berkata:

    hoho.. mantap nih.. ^^ membahas korupsi dari sisi lain.. dari sisi yang terdekat dengan dunia kita, yaitu blog.. salut bang.. cukup ampuh untuk membuat pembacanya lebih melihat ‘ke dalam’ (termasuk saya)
    ok.. aku masukkan ke list yah..

  4. bundadontworry berkata:

    jadi ngeblog jangan pakai kompi kantor ya A ?
    maksimalkan saja penggunaannya utk kepentingan kantor.
    Memang korupsi kalau dibiarkan dari yg kecil2, jadi dianggap biasa.
    selamat ya A, semoga beruntung di lomba anti korupsi ala blogger.
    salam.

  5. Daoz berkata:

    wah,, jadi kita para koruptor?? hhe,,, ngga yach jangan sampe deh…

    salam kenal yow,,,

  6. melly berkata:

    aku pernah baca dimna yah tentang menggunakan fasilitas kantor itu adalah haram untuk kepentingan pribadi. Kecuali fasilitas itu memang disediakan untuk kepentingan karyawan yang berhubungan dengan pekerjaan.

  7. melly berkata:

    masuk spam yah? 😦

  8. nurhayadi berkata:

    Siiip…semoga dapat juara. Saya juga ngendalikan blog kadang lewat kantor, disela-sela tidak ada pasien, dan jaga malam bisa semalam suntuk. Semoga kebiasaanku tidak termasuk korupsi.

  9. Hary4n4 berkata:

    Dengan Ngeblog, ternyata kita bisa korupsi..dan juga berantas korupsi Yaa.. 😀
    Moga kita semakin jeli dan waspada akan bentuk2 kecil serta halus dari korupsi..
    Salam hangat Kang, salam damai selalu..

  10. hendro berkata:

    menarik dan perlu di renungkan,,di tunggu artikel selanjutnya,,
    salam persahabatan

  11. BJ berkata:

    iya juga ya 😳

  12. edratna berkata:

    Korupsi tak hanya dinilai dari uang, namun juga korupsi waktu….tidak berprestasi karena pikirannya membayangkan hal lain, untuk mendapat tambahan uang dsb nya

  13. sunarnosahlan berkata:

    kalau pakai fasilitas kantor untuk mencari bahan-bahan kerja di tempat kerja (misalkan pengelola media sekaligus guru) kadang diseling ngeblog dan hal yang sama juga dilakukan untuk komputer sendiri termasuk korupsi nggak ya?
    soal penggunaan waktu memang kerjaannya salah satunya harus di depan internet dan tak jarang pekerjaan di bawa pulang atau malam hari masih nambah di kantor untuk bareng-bareng menyelesaikan tulisan-tulisan untuk media

  14. wigati berkata:

    hebat, sahabat yang baik dan benar, bisa mengkoreksi… :), salam semangat menumpas korupsi

  15. aminhers berkata:

    Banyak ragam korupsi ternyata : baik dari segi kwantitas dan kwalitas, trima kasih pencerahannya sobat. 😀

  16. phiy berkata:

    bener juga ya :mrgreen:
    ternyata ada untungnya juga ngeblog ga sambil cari duit, hehe. Jadi ga sibuk memperkaya diri di saat yang tidak tepat, jadi ga dituding korupsi deh :p

  17. PrismAbsurD berkata:

    Ya Allah ,, like this a lot kaaaang.. 😀
    memang sudah banyak masyarakat yang mengecam segala bentuk korupsi.. tapi mereka cuma ngeliatnya dari korupsi yang besar dan (selalu) yang dilakukan orang lain.. Padahal diri sendiri kalo bikin identitas (ktp,sim,dll) jaraaang banget nggak nyogok.. Malah jadi kebiasaan dan dianggap hal yang lumrah .. ckck

  18. gerhanacoklat berkata:

    aku sering korupsi milo kakakku hihi

  19. wahyu berkata:

    hihi..bagus coba kalau dicoba
    memang semuanya rata2 dilakukan oknum..
    tapi kalau lebih banyak daripada yg baik..apa masih bisa dikatakan oknum?
    dan kalau sudah sistem? gimana ya? kan kita g tau kalau kita korupsi..sampai tiba2 kita dicekal..nah lho 😀

  20. Vulkanis berkata:

    Wah…persahabatan gara – gara bahas korupsi ..

  21. Dangstars berkata:

    Telah dibaca antara Asep dan Jaka..
    yah memang begitulah

  22. pelintas batas berkata:

    pengalaman pribadi ya???untung aku gak pernah memakai fasilitas kantor untuk ngeblog,jadi bukan blogger koruptor nie….

  23. kank_ripay berkata:

    apa nya yang korupsi ya??? xixiixixixix… kalo copas tanpa permisi atau nyebutin sumbernya x ya???

  24. Isnuansa berkata:

    Saya berpikir ngeblog sebagai salah satu hal yang lebih positif dari pada sekedar menghabiskan dengan ngerumpi atau gosip, atau mungkin main game. Ya, memang menggunakan fasilitas tidak sebagaimana mestinya, itu sebuah kesalahan.

  25. OpenIdea berkata:

    wah banyak koruptor di kantor :shy:

  26. Nike berkata:

    Ok kang, like this.. hehe

  27. Assalamu’alaikum, Alhamdulillah, teteh ngeblognya dari rumah. Tulisan yang bagus dik Haris, seharusnya kita memang tidak boleh memanfaatkan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi. (Dewi Yana)

  28. yangputri berkata:

    aku termasuk blogger yang korupsi dong ya a’ karena kadang aku ngeblog dan bw pake fasilitas kantor dan di jam kerja juga 😀

  29. Hariez berkata:

    saya setuju dengan pendapatnya Kang Asep dan saya pun sama dengan Mba Dewi cuma bisa ngeblog di rumah saja *kalo dikantor cuma FBan* :mrgreen:

    kembali pada masalah bebas korupsi yang dibahas dari posting Kang Jaka, saya terkadang merasa terenyuh dan sangat kangen dengan blogger senior lagih Kang..dimana hanya ada menulis dan berbagi saja 😥

    selamat malam & selamat beristirahat

    -salam hangat-

  30. yadi suhara berkata:

    Hebat kang…..
    Alhamdulillah saya sudah tobat korupsi dikantor…. makanya full wiraswasta rasanya lebih tentram…. ayo berwiraswasta…..

  31. fara berkata:

    saya ngeblognya di rumah si, malem malem sembari cari inspirasi

    ini tulisannya jadi ingat khalifah Ali yang sangat hati2 dalam hal korupsi, sampai2 untuk menemui anaknya aja, lampu kantor ikut d matiin

    semoga kita belajar anti korupsi bukan cuma untuk urusan penggunaan internet utk ngblog aja

  32. M Mursyid PW berkata:

    Setidaknya gak pakai uang kantor untuk beli domain.

  33. bukan detikcom berkata:

    untung saya udah gak ngantor…jadi ngeblognya udah gak korupsi lagi… 😀

  34. oyen berkata:

    kalo ane pernah jg di sela2 pkerjaan tp biasanya setelah smua beres itu jg gak lama ataupun menjelang istirahat, selama tdk menjadikan amanah terbengkelai dan menyita wkt pkerjaan kita, biasanya oyen sambil nunggu ng print,sambil nunggu rapat dmulai, pas istirahat…cos intnet kantor yg mdukung unt posting, itupun seijin bos…tp kalo blogwalking seh biasanya d rumah…tp okelah, mgkin pas jam istirahat saja ngeblognya…thanks 4 share, cara pngingatan yg menarik, i like it

  35. dedekusn berkata:

    Alhamdulillah, sy ngeblog dirumah sendiri, pakai laptop sendiri 🙂
    Tapi bener kang, secara tidak sadar kadang kita telah melakukan korupsi, ternyata untuk menjadi org yg bebas korupsi sulit. Tapi minimal kita harus terus & tetap berupaya ‘say no to corruption’ hehehe. Piss

  36. elmoudy berkata:

    sepakat….
    sekarang pun saya korupsi pake jam kantor n internet kantor.. heheee

    ampuun.

  37. hellgalicious berkata:

    cerita bagus gan!
    haha jadi nyadar kalo udah bikin korupsi lewat blog

    semangat berantas korupsi!

  38. Hari Mulya berkata:

    di gambar header, pemiLik bLog ini yang mana ya?
    yang kaos item sedakep itu ya?

    saLam kenaL dari PurbaLingga…

    =============================================
    Yup betul yg itu 🙂

    Salam kenal juga, dari Bogor 🙂

  39. attayaya berkata:

    tulisan yahud untuk ikut kontes, mengena, nyentil hal-hal kecil yang nantinya bisa jadi masalah besar.
    sangat mengena bagi karyawan2 yang menggunakan fasilitas kantor untuk ngeblog, pesbukan, ym-an, dll.
    termasuk menggunakan fasilitas temen lain yang berada di kantoran, ga pns, ga swasta, semuanya deh.
    ayo para karyawan… ngenetnya di rumah aja ya.
    berusalah untuk membebaskan diri dari jerat korupsi, sekecil apapun.

  40. ofaragilboy berkata:

    salam hangat sob, lama baru mampir lagi nieh,.

    wah sekarang mang apa ajah bisa dikorupsi….

    wasapadalh… 😀

  41. setitikharapan berkata:

    Wah mas bener juga tuh ulasannya. Jadi malu saya.

  42. hehe. gak nyadar gw klo gw korupsi lewat blog.. jd malu.. 😀
    ayo semangat berantas korupsi. korupsi jgn sampai menjadi budaya baru indonesia..

  43. wi3nd berkata:

    kyaaaaaaaaaaaaaaaa…..
    kena ban9eed daku,telaaak abiizzzz 😳

  44. Mas Ben berkata:

    Ya kena deh saya, blogwalking dan ngomeni pake komputer pabrik hehhe

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  45. BeLajaR berkata:

    daLem, kena deh… 😀

  46. Rama berkata:

    halah..halah…
    kelamaan nongkorong di wc kantor apa disebut korupsi juga mas??
    hehehe, korupsi waktu..

  47. Nisa berkata:

    hmmm… di lab. komputer kampus gimana?? =,= bebas pakai tuh… jadi bingung…

  48. presy__L berkata:

    wah.. ikutan juga? hehe..
    saya juga pernah koq, ngeblog dari kantor.
    tapi dibolehin koq ngenet, soalnya lagi ga ada kerjaan. jadi ga dimarahin bos..
    ga tau deh klo saya jadi pns nanti bagaimana.. hehe

  49. fey berkata:

    hua..hua..huarrgh…
    berarti saya korupsi donk..
    suka blogwalking di kantor..
    dan terkadang ngeposting tulisan jg di kantor..
    tapi gak sering sech…
    kLu dompet Lg ngadat aj dan gak bisa ke warnet..
    (maklum dirumah gak ada fasilitas internet.. [gubrak..] :mrgreen:)

    (mudah2an aj si boss gak tau sepak terjang saya di dunia bLog dan FB..)
    xiixixii..

  50. aisyah muna berkata:

    jadi teringat kejadian beberapa bulan yg lalu, saat saya menelfon orangtua saya lewat kantor..

    ditengah pembicaraan, tiba2 ortu saya nanya ” ini kamu pakai telfon mana?”
    saya jawab ” telfon kantor…”
    ortu sy langsung membentak saya,
    ” Astaghfirullahaladzim nak..cukup!jgn lagi kau pake tlfn kantor bwt tlfn keluar..ini bukan hakmu..dgn apa nanti kau menggantinya..sekecil apapun akan ditagih diakhirat…”
    Astaga..saya di sentak gitu asli kaget banget..saya ga pernah menyangka ortu akan berkata demikian..
    saya malu saat itu..sy cm bisa minta maaf..dan ampunan padaNYA..

    tenkyu wa syukron lan maturnuwun kawan sdh mengingatkan kembali

  51. munir ardi berkata:

    untung aku ngeblog dirumah bos meski koneksinya lambat nian

  52. anderson berkata:

    Wah…saya koruptor donk kalo gitu? *malu*

    Tapi kang, jenis pekerjaan saya lebih result oriented, jadi mau gimanapun cara pengerjaannya yang penting target yang telah ditentukan tercapai. Fasilitas internet yang sedianya untuk menambah referensi data-data yang dibutuhkan pun udah fixed cost. Jadi biarpun disambi dengan BW, dll biayanya ya tetap segitu-gitu ajah…

    Menulis postingan saya lakukan di sela-sela waktu senggang di rumah, publishing nya yg dari kantor.

    In the end… keknya tetap kayak koruptor ya kang? 😦

  53. Blogger Terpanas berkata:

    untung saya tidak hehehe…..milik pribadi bangsaku sendiri. kan pakai hape? aman…..bukan koruptor

  54. kopral cepot berkata:

    duh eloknyah klo indonesia bebas korupsi 😉

  55. Thomses berkata:

    Indonesia bebas korupsi ????? Mungkin setelah dunia kiamat kali ya…?? 😛

  56. komuter berkata:

    saya PNS……….
    .
    saya juga blogor

  57. siiiap,berawal dari diri kita,mari berbagi untuk memberantas korupsi 😀
    salam kenal kawan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s