Pesona Curug Cilember


Permintaan itu, akhirnya tak bisa kutolak. Soal materi, biar entar mengalir sendiri. Kan kulihat apa yang tepat, hingga aku bisa dengan indah memberi. Memberika motivasi di bawah rindang pepohonan, di antara suara gemercik air terjun menghujam kubangan dan bebatuan. Ah, sesuatu yang belum kulakukan. Aku suka.

Pagi telah memberangkatkan kami, bis itu melaju dengan pasti. Aku lihat wajah-wajah ceria penerus bangsa. Andai aku bisa jauh lebih bermanfaat lagi buat mereka. Karena jujur aku tak punya pengalaman baik tentang masa itu yang bisa kubagi. Tapi biarkan ini menjadi cerita yang kan mereka ambil hikmahnya. Cerita tentang masa kelamku, yang menjadikanku begini adanya. Andai kita bisa mempersiapkan diri kita lebih baik sejak awal, maka potensi kita kan jauh lebih banyak lagi yang tergali. Tapi penyesalan tidak menjadi penting bila tak lekas diganti dengan semangat perbaika diri. Jadi, tak akan kubiarkan kembali diri ini terlena. “Bangkitlah dan luruskan langkahku duhai Sang Petualang!”

Semua harus turun kecuali supir. Jalan ini terlalu berbahaya untuk dilalui bus berpenumpang. Banyak saksi yang melihat betapa mahalnya pengorbanan bagi mereka yang bengal. Banyak kendaraan terbalik, dan banyak raga terluka. Tapi, perjalanan ini menjadi pemanasan, karena pendakian sebenarnya kan segera dilalui dengan pasti.

Kini, setelah melewati pos pendaftaran, dimulailah apa yang disebut “Training Motivation”, dan aku lebih memilih untuk menyebutnya ajang sharing saja. Tiba-tiba hujan pun datang, basah tak terhindarkan. Lalu para peserta berlindung segera di bawah payung. Aku tak melarangnya. Paling tidak aku tersenyum, ternyata mereka masih ingat payung juga.

Adzan dzuhur berkumandang. Saatnya memenuhi penggilan kemenangan. Rapat dan luruskan barisan, menghadap Tuhan di alamnya yang rindang.

Kini giliran merengkuh air terjun yang tak kenal lelah menabuh irama itu. Butiran sejuk menerpa wajah, ah aku dan mereka pun sumringah. Hilang lelah saat pendakian, yang sebenarnya hampir meluluhkan semangat sebagian dari mereka. Air terjun yang mempesona, menghadiahkanku pada penghambaan yang indah.

“Tuhan, kembali kau tunjukkan lagi kuasamu, di sini, di Curug Cilember.”

——————————-

Catatan 6 Januari 2010

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Hikmah dan Motivasi, Sepenggal Kisah dan tag , , . Tandai permalink.

12 Balasan ke Pesona Curug Cilember

  1. sandy berkata:

    subhanallah kang bukan hanya terletak pada keindahan alam ciptaannya tapi di aku terlena dengan untaian hikmah yang disampaikan dengan rangkaian kata yang begitu indah menggugah jiwaku..

  2. Assalamu’alikum,
    Saya senang dengan kata-kata : “Andai kita bisa mempersiapkan diri kita lebih baik sejak awal, maka potensi kita kan jauh lebih banyak lagi yang tergali. Tapi penyesalan tidak menjadi penting bila tak lekas diganti dengan semangat perbaikan diri.” Benar sekali Kang, kita memang kadang kurang menyadari kemampuan kita, tapi yang penting kita harus tetap ada kemauan dan semangat yg tinggi untuk memperbaiki diri, dan merealisasikannya. InsyaAllah bila ada kemauan, akan ada jalan. (Dewi Yana)

  3. ariefdj™ berkata:

    ..duh, jejak petualang.. gak nyangka kang, ternyata udah lama banget saia teh belum pernah lagi ber-backpacker-an keliling2 alam bebas seperti itu..

  4. Wempi berkata:

    Lagi nyari bibit “pengantin” ya 😆

  5. F4iz berkata:

    subhanallah. Indahnya alam itu. Kapan2 insya Allah tak coba main-main ke sana.

  6. Miftahgeek berkata:

    Wah, keren kang.. Dimana tuh..

  7. yangputri berkata:

    aa ikutan atuh kalo ada beginian lagi…

    deket gak sama curug nangka ma curug luhur..??

  8. Abdi Jaya berkata:

    memang baik sekali training dilakukan di alam terbuka, selain menyegarkan, kita juga bisa tadabbur alam

  9. Sawali Tuhusetya berkata:

    out bond training yang mantab, mas achoey. tak hanya dapat materinya, tapi juga sekaligus bisa belajar bagaimana dekat dengan alam. mantab.

  10. nisa berkata:

    pingiiinn!!

    walhamdulillah, bisa tadabur alam, senangnya. .

  11. harumhutan berkata:

    owwhh..jadi foto Fbnya baru yah,di cilember toh
    *akhirnya kejawab ju9a :)*

    senan9 yah bisa kembali ke alam,kan9en uy ama pinus ju9a kecipak air terjunnya..

    kok nda ajak2 hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s