Candu Jejaring Sosial


Terdengar kabar, seorang balita terjun bebas  dari lantai empat sebuah rumah susun di Petamburan, Tanah Abang. Balita itu meninggal, saat ibunya sedang di warnet. Sedang apakah sang ibu di warnet, mungkinkah sedang bersenang-senang dengan jejaring sosial. Jika ya, ehm menusuk rasanya.

Terdengar kabar, seorang gadis diperkosa setelah janjian dengan seorang lelaki yang dikenalnya lewat pertemanan di jejaring sosial. Jika ya, ehm menusuk rasanya.

Terdengar kabar, banyak ibu yang bertambah kesibukannya atas sebuah candu baru, menikmati jejaring sosial. Lalu, banyak anak mengeluh karena berkurangnya perhatian dan kasih sayang. Jika ya, ehm menusuk rasanya.

Terdengar kabar, seorang ibu digoda dan dirayu bahkan diajak berbuat yang tidak-tidak. Oleh beberapa lelaki di sana, dalam chating di jejaring sosial. Jika ya, ehm mensuk rasanya.

Apakah yang kudengar itu benar. Apakah sahabat semua percaya bahwa kenyataannya memang demikian. Jika ya, ehm menusuk rasanya.

Semoga saja tidak. Karena jejaring sosial, seyohyanya tidak mengakibatkan sesuatu yang tak indah. Jika kita bijak menggunakannya. Jika ya, ehm bukankah itu indah.

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Celoteh Hati dan tag , , . Tandai permalink.

68 Balasan ke Candu Jejaring Sosial

  1. Assalamu’alaikum,
    Selamat Tahun Baru Kang Haris, semoga ditahun ini, semakin bertambah ketakwaan kita kepada Allah Swt, dan semoga kita bisa lebih sukses dari tahun sebelumnya. bagaimana kabar Akang…. dan bagaimana perkembangan novelnya? (Dewi Yana)

  2. jangan salahkan internet kalau terjadi fenomena negatif pd seseorang …yg disalahkan adalah penggunanya……pantaskah kalau sang ibu seperti itu…yg melalaikan fungsi dan peranannya sebagai sentral pendidikan anak-anaknya….lalu berlaku surga ada di telapak ibunya…?….

    • iip albanjary berkata:

      internet dan anaknya, jejaring sosial hanya infrastruktur yang dilahirkan tanpa nilai.

      pengguna-nya yang memberikan nilai dan bebas mengisinya dengan apa saja. ini juga merupakan kesempatan baik dan ladang amal juga

  3. …eeeh ada kekurangan di kalimat terakhir…. yg dimaksud di telapak kaki ibunya…

  4. tergantung bagaimana orang nya sih…
    yang baik diambil dan yang tidak baik jangan diiukuti. simple kan rule nya 😀

  5. eneng ocha berkata:

    ehm… semoga 2010 tetap indah sama seperti indahnya 2009 🙂

  6. yangputri berkata:

    masyaallah……
    serem bener dengernya kang…

  7. Wempi berkata:

    ya, menusuk banget choey 😆
    tapi kok bisa?

  8. zee berkata:

    Wahhh semoga saya gak pernah kecanduan sampai lupa pd anak. Kadang klo sudah di depan pc emg suka lupa waktu…

  9. nurrahman berkata:

    memang semua teknologi yg awalnya diciptakan utk kemudahan berpotensi menjadi ladang maksiat

  10. missjutek berkata:

    emang bener kejadian sih kang… tapi semua kan tetep tergantung ke pribadinya… mudah ter influence ato enggak… semoga kita selalu dalam lindungan-Nya… suapaya terhindar dari hal2 yg demikian… 🙂

  11. akudanjiwa berkata:

    keteduhan jiwa tak akan keluar dari mereka yang lalai
    apalah arti teman yang banyak kalaulah hanya menjadi lalai
    teman yang baik tentunya yang bisa menjadi cermin bagi dirinya

  12. ontohod berkata:

    tanpa jejaring sosialpun kejadian tersebut diatas bisa terjadi.

  13. munir ardi berkata:

    semoga jejaring soisal dimanfaatkan untuk berbagi ilmu bukan untuk maksiat marilah pelopori dari dirikita sendiri nice post sahabat

  14. munir ardi berkata:

    semoga jejaring sosial tidak disalahgunakan mari berbagi ilmu dan segala hal baik

  15. racheedus berkata:

    Aku jua tak ingin diriku terpasung oleh jejaring sosial itu.

  16. Farijs van Java berkata:

    asal bijak dan tidak berlebihan dalam pemakaian, situs jejaring sosial itu positif.

  17. rangeradith berkata:

    Assalamualaikum wr. wb.

    saya Aditya Pratama Putra, Mahasiswa, Blogger, Aktivis Islam, (Web Master, Programmer) Amin.
    Follow me – Twitter, Be a Friend – Facebook.

    insya Allah bisa menjalin silaturahim.

    http://www.rangeradith.wordpress.com

  18. NaiCanA berkata:

    Ambil positifnya dan bisa menjaganya 🙂

  19. tary bailah berkata:

    jejaring sosial emang lagi diminati sekarang ya, tergantung pribadi masing-masing juga gimana cara mengelolanya agar tidak merasa terpasung.

  20. Ly berkata:

    yah itu mah tergantung manusia nya sendiri gmn cara mengontrol diri nya, makanya kl ikutan jejaring sosial jangan terlalu nyandu bawa fun aja 🙂

  21. maryam berkata:

    kasus yg kya gini mulai banyak yah. sya pernah liat di kaskus, ada thread yg bahas ttg ibu yg asik fesbukan di warnet, sdangkan anak yg nemenin tuh ibu dibiarin tidur di lantei warnet tanpa alas apapun karena nunggu si ibu kelar online …ckckck… nasib alay kah?

  22. Didien® berkata:

    kadang² kita memang harus bijak dalam menggunakan pertemanan di jejaring sosial..bukan su’udzon, namun lebih waspada dan berhati-hati..

    salam, ^_^

  23. Caride™ berkata:

    selama tidak berlebihan dalam menggunakan jejaring sosial..saya fikir kita dapt mengontrol kemungkinan terburuk..
    pakabar kawan..?

  24. d-Gadget™ berkata:

    saya sudah cukup lama mengenal internet, tp kuq acc jejaring sosial blm punya ya..??? *payah*
    tp emg bener, kita harus lebih bisa mengontrol diri..

  25. Caride™ berkata:

    haduh..commentku masuk spam huaaaaa..

  26. OK berkata:

    harus berhati-hati lagi dalam menggunakan jejaring sosial ya mas..

  27. dC berkata:

    alhamdulillah selama menggunakan jejaring sosial belum ketemu dg sesuatu yg aneh²..

  28. Menusuk Bacanya.

    😦

    Iya iya aku juga sempet nyandu. tapi agaknya sudah bisa mengontrol diri

  29. wi3nd berkata:

    aku percaya A,karna pernah terjadi ju9a,tan9annya terbakar akibat 9as meledak karna lupa mematikanna,sakin9 asyiknya berpacebukan..

    masih banyak kasus karna ini.. 😦
    tidak perlu terjadi jika kita tau batasannya,..

    miris eman9,tapi itu kenyataannya…

  30. Hary4n4 berkata:

    Teknologi..bagai pedang bermata dua.. Satu mengiris, satunya lagi menusuk..
    Moga bisa berhati-hati dlm menggunakannya…

  31. tyan's berkata:

    semua kembali kepada diri sendiri
    jika kita bisa membagi waktunya pastinya akan tetap terkendali…,

  32. hellgalicious berkata:

    selamat tahun baru!

    smoga jalan trus dakwahnya!!

  33. faruq berkata:

    positive tinking…

  34. bluethunderheart berkata:

    kemana saja kang
    blue sedang kecanduan kerinduan nich….hegeggee
    salam hangat dari blue

  35. Citra Rahman berkata:

    Wah..kalo begitu…ehm…baiklah…*loh?ga jelas gini komennya*
    Nice post…aku suka. Salam kenal ya…

  36. JoEy D`JuVe berkata:

    masak siy karena jejaring sosial… bukan karena hal lain? kesepian misalnya? bahkan jejaring sosial bisa jadi obat bagi si sepi…

    hai sobat

  37. indra1082 berkata:

    Ah semoga aku tidak mengalami hal2 yang menusuk itu 😦

  38. feto berkata:

    artikelnya bagus nih…tapi menurut saya jejaring sosial da dampak positif dan negatif nya dan itu semuanya tergantung setiap individu menilainya…^_^

    *Sok Tau Mode = On*

    Terima kasih infonya, jangan lupa untuk berkunjung ke sini yaaaaa…^_^

  39. endra berkata:

    apa kabar kang lama tak bersua, lagi belum bisa posting newh….. jadi cuma blog walking doank he…… salam semngat……

  40. endra berkata:

    apa kabar kang lama tak bersua….. lagi gak bisa posting new…. hanya bisa blog walking….
    salam semangat selalu…… 🙂

  41. Hary4n4 berkata:

    Pingin mampir lagi kang.. Moga sehat dan sukses selalu.. 🙂

  42. Joddie berkata:

    iya niih,, miris banget euy.. untuk aku gak kecanduan amat ama jejaring sosial.. hhhufff… 😦

  43. Hariez berkata:

    semua kembali kepada hak si pengguna Kang..jika mereka menggunakannya sebagai media komunikasi secara sehat, saya rasa tidak sia-sia namun jika ya mereka menggunakannya dengan perilaku yang aneh-aneh bukan tidak mungkin itu akan menusuk mereka sendiri…

    selamat berakhir pekan Kang

    -salam-

  44. liudin berkata:

    segala sesuatu itu tergantung individunya. seperti halnya pistol pak polisi. mau dipake bwat menjaga masyarakat atau malah sebaliknya

  45. jiwakelana berkata:

    pd dasarnya semua kmbali pd kepribadian msg2.., tdk mesti jejaringan sosial sbg akses melakukan tindak asusila.. semua dpt dijadikan akses jika kepribadiannya mmg sdh mengarah ksana.. salam sobat, lama tdk kmari..

  46. diajeng berkata:

    Assalamualaikum A 🙂 sehat kan? Smg Alloh SWT selalu melindungimu 🙂

  47. 1nd1r4 berkata:

    Apapun yang digunakan dengan bijak Insya Allah akan berfaedah kang…. apa kabar? 🙂

  48. komuter berkata:

    jejaring sosial seharusnya bermanfaat……..

  49. azaxs berkata:

    pada dasarnya banyak manfaat jejaring sosial mas.. tergantung individu pemakai saja

  50. deeedeee berkata:

    menusuk rasanya membacanya… dampak dr jejaring sosial emang ga seragam mas.. tergantung orgnya masg2 😦

  51. hanif berkata:

    Intinya pengendalian diri

  52. papadanmama berkata:

    jejaring sosial emang banyak bikin org kecanduan, tp bila kita menyikapinya dg bijaksana tentulah tdk dmk

  53. melly berkata:

    Seharusnya memang tidak terjadi seperti itu
    kasian memang klo ada yang jadi korban oleh situs jejaring sosial begitu..

  54. h-run berkata:

    asal jgn berlebihan aja bos..

  55. Hary4n4 berkata:

    Apa kabar Kang.. Moga sehat dan baik2 selalu… 🙂

  56. Caride™ berkata:

    blm apdet…duh klewat brp hari neh?
    sepertinya sedang sibuk …

  57. Didien® berkata:

    masih ttg jejaring sosial…pakabar kang?

    salam, ^_^

  58. olvy berkata:

    yeah, everrything always have 2 sides, good and bad…jadi mendingan yang sedang-sedang ajah ^^

  59. semoga fasilitas digunakan sesuai fungsinya

  60. Zico Alviandri berkata:

    JS seperti sebuah pisau yang punya 2 mata. Tapi kebanyakan masyarakat sekarang agak gagap untuk mengambil hal yang baiknya.

  61. pencarian berkata:

    semoga kita bisa terus berbagi dan saling mengingatkan

  62. edratna berkata:

    Teknologi bisa menolong, namun pengguna tetap harus waspada dan perlu kehati-hatian.
    Bagaimanapun jaringan sosial memang penting, namun kehidupan di dunia nyata (sosial lebih penting lagi.

  63. bukan facebook berkata:

    Sayangnya sih katanya kenyataannya iya seperti begitu… 😦

  64. anny berkata:

    Jejaring sosial jika dikelola dengan baik dan untuk hal positif pasti bermanfaat 🙂

  65. Cleveland berkata:

    Solid information. Bookmarked your blog. Thanks again.

  66. memang sekarang semua orang kecanduan jejaring sosial

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s