Lain Cicak, Bukan Buaya


Menawar tawar
Menaruh keruh
Berkecipak-kecipung
Dan riak air pun bingung

Menyulam hitam
Merajut putih
Bersial-siul
Dan warna pun luntur

Memuja cinta
Memuji birahi
Bergulang-guling
Dan kesucian pun juling

Lain cicak
Bukan buaya
Aku hanya ingin garuda
Terbang menebar cinta
Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Kreasi Puisi dan tag , , , . Tandai permalink.

19 Balasan ke Lain Cicak, Bukan Buaya

  1. hellgalicious berkata:

    waaah puisinya nya mbung ama kondisi di negeri kita sekarang ya bang

    heheh bagus bang

    ====================================
    Ya hanya puisi seorang awam 😀

  2. ilyasafsoh.com berkata:

    puisi janda nya mana sobat ???

    ====================================
    Mie Janda ada juga hehehh 😀

  3. Wempi berkata:

    gorila nya mana choey 😆

    ====================================
    Masih di Taman Safari dan Ragunan 😀

  4. udienroy berkata:

    Salam kenal. Saya pengunjung baru. Dan saya blogger baru. Saya ingin bisa ngeblog seperti yang lain.

    ====================================
    Sahabatku, saya juga blogger baru.
    Tak ada masalah senioritas dalam dunia blogger 🙂
    Selamat berkarya!

  5. mahardhika berkata:

    yah cicak buaya kadal kecoa mmm negara kita sepertinya uda penuh dengan yg beginian ya mas hehehe… :mrgreen:

    ====================================
    Entahlah dik, tapi percayalah kalo di negeri ini lebih banyak manusia yang baik kok.
    Bukankah damai dan persaudaraan itu indah.

  6. meylya berkata:

    haha lagi mendramatisir suasana saai ini yah
    BTW sakam kenal

    ===============================
    Hehe, hanya puisi orang awam 😀

  7. alamendah berkata:

    Kasihan binatang-binatang itu, gak tahu apa-apa ikut-ikutan di bawa-bawa dalam urusan manusia

    ==================================
    Kau memang tak hanya penyayang alam sobat, tapi jg penyayang binatang 🙂

  8. sunflo berkata:

    iya tuuh…yg sportif cubaa… jgn bawa nama2 binatang, binatang ajah kalo punya masalah ga bawa2 nama manusiaaaa….*.^ bawa ajah namanya sndiri2… manusia2nya pada pengecut…, cuba ganti, cicak adalah si A buaya adalah si B (ngomong apa ssiiih ini??)

  9. abifasya berkata:

    Saatnya binatang mengobok-ngobok negeri ini ckckckckckckkc, kumaha nya ?

  10. ridu berkata:

    jangan lupa kang.. ada tikus juga di belakang semua ini :mrgreen:

  11. Hariez berkata:

    Menyulam hitam
    Merajut putih
    Bersial-siul
    Dan warna pun luntur
    masih sedikit samar untuk mengartikannya Kang 😳 cuma sedikit yang kutangkap

  12. sunarnosahlan berkata:

    serasa balsem, teringat gayanya Gus Mus. mantap sobat

  13. mascayo berkata:

    kapan cicak buaya kembali ke kandangnya yaa ? 🙂

  14. komuter berkata:

    bukan cicak bukan buaya,
    hanya seorang biasa,
    layaknya manusia biasa,

  15. komuter berkata:

    rangkaian kata yang mengena kang, kita tidak tahu akan berujung kemana perjalanan cicak dan buaya ini, namun berharap yang terbaik.

  16. komuter berkata:

    sekalian hetrik ah
    .
    tabik

  17. wi3nd berkata:

    2 hewan yan9 aku takutin ju9a…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s