Cerdas dalam Menghargai Karyawan


mie jandaDalam perjalanan kehidupan mencari (menjemput) penghidupan, kita akan dihadapkan pada beragam peran. Bisa jadi kita seorang karyawan swasta, karyawan negara (PNS), pengusaha, atau bekerja mandiri tanpa memiliki bos dan tanpa memiliki bawahan. Ini semua adalah peran mulia ketika kita bekerja di bidang yang baik (halal) dengan cara yang baik. Ukurannya terletak pada sebagus apa kinerja kita dan sepandai apa kita mensyukuri hasil yang kita peroleh. Memposisikan diri dengan cerdas dan ikhlas sehingga kiprah kita di jalan penjemputan rejeki ini menjadiΒ  benar-benar pantas. Lalu, harmoni pun terbangun indah.

Ketika kita mendapati posisi sebagai seseorang yang di amanahi Allah untuk memiliki sebuah unit usaha dan kita memiliki karyawan, maka kita harus memainkan peran ini dengan sempurna. Peran sebagai bos atau atasan adalah peran yang kan menjadi berkah ketka kita mampu menghargai karyawan. Ketahulilah, bahwa karyawan adalah sahabat kita, mereka yang membantu kita untuk mampu membuat perusahaan senantiasa maju dan lebih baik.

Karyawan kita adalah manusia, bukan mesin yang dengan sembarang kita bisa berdayakan. Karyawan kita adalah manusia, maka tetap manusiakan mereka. Perlakukan mereka dengan baik, sentuh hati mereka dengan hati kita. Jangan sungkan untuk menyapa dengan ramah mereka saat memulai kerja, karena dengan sikap ramah kita kan membuat mereka lebih ikhlas dan bersemangat menjalani pekerjaannya. Biasakan memberikan pujian pada karyawan yang berprestasi, jangan sungkan, karena ini kan menjadi motivasi agar kinerja mereka jauh lebih baik lagi.

Ingat, karyawan juga butuh kebahagiaan dalam bekerja, dan bahagia itu bersumber dari hati yang bahagia. Maka bahagiakan hatinya tak hanya berupa materi (gaji pantas dan reward). Karena loyalitas yang dibangun hanya atas dasar materi, bukanlah loyalitas yang sebenarnya, ini hanyalah penumbuh awal loyalitas saja. Loyalitas yang sebenarnya akan muncul ketika mereka sudah merasa sangat nyaman bekerja diperusahaan kita. Nyaman karena kecerdasan dan ketulusan kita untuk menghargai mereka.

Menjadi sosok bos atau atasan yang perhatian, menyempatkan diri untuk tersenyum dan menyapa, sekedar menjabat erat dan menepuk bahu mereka. Menjadi sosok yang peka terhadap totalitas dan prestasi kerja mereka yang membuat mereka yakin bahwa mereka pun punya masa depan yang kan lebih cerah jika mengabdi di perusahaan kita. Mereka yakin, jika perusahaan maju, maka mereka pun akan maju. Sehingga mereka kan berkinerja dengan baik, agar perusahaan menjadi lebih baik dan imbasnya masa depan mereka pun membaik.

Karyawan adalah sahabat, mitra kerja yang sesungguhnya. Kita paham betul kalau setiap mereka butuh penghargaan, mereka semua butuh berkembang. Maka jadilah sahabat yang bisa memberikan itu semua. Dengan jalan kerjasama yang baik untuk mewujudkan perusahaan yang maju dan mensejahterakan. Jadi, raihah tangan mereka dan bergandenganlah menuju masa depan gemilang.

Besar atau kecil usaha kita saat ini, menghargai karyawan tetap harus dibiasakan!

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Wirausaha dan tag , , , . Tandai permalink.

24 Balasan ke Cerdas dalam Menghargai Karyawan

  1. alamendah berkata:

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Pimpinan menghargai bawahan, bawahan menghormati atasan. Sebuah kondisi yang sangat harmonis dan meningkatkan etos kerja.

    —————————————————–
    Sinergi yang indah. sobat πŸ™‚

  2. sunflo berkata:

    setujuuu…karyawan juga manusiaa, statusnya aja yg menjadikan dia sebagai bawahan, tanpa mereka, sebuah perusahaan ga ada artinya…so hargailah mereka, saling memberi saling menerima, biar sama2 enak gtu…^^

    ————————————————————————
    Yup, benar sekali. Dan kan indah bila para bos mengerti ini πŸ™‚

  3. Pencerah berkata:

    sangat setubuh sekali kang.
    tanpa karyawan kita tidak bisa bekerja dengan maksimal

    ———————————————
    Bentul sobat. Semangat! πŸ™‚

  4. MT berkata:

    enak banget jadi karyawannya kang achoey! ngelamar aaah… boleh?

    ——————————————————
    Ah kau, bisa aja. Salam dahsyat πŸ™‚

  5. Hariez berkata:

    setuju Kang, sekecil apapun penghargaan untuk seorang karyawan, akan terasa lebih baik bagi setiap karyawan dalam menerimanya πŸ˜€
    sukses selalu untuk mu

    —————————————————————-
    Yup sobat. Makasih atas doanya. Semangat! πŸ™‚

  6. asepsaiba berkata:

    Ciye.. Bos Haris anak buahnya udah berapa nih? hehe…

    Kunjungan balik dari sesama Blogor nih.. πŸ™‚
    Mari bertukar link…

    ——————————————————
    Ah jangan tanya itu, malu hehehe.
    Udah ditautkan. Salam BLOGOR

  7. yangputri berkata:

    mau dong saya jadi karyawannya kang achoey…

    ——————————————
    ah masa. jadi malu A nih πŸ˜€

  8. ILYAS AFSOH berkata:

    dan bagi karyawan yang masih bujangan
    ….
    nasehatkan dia untuk mencari pasangan hidup

    ————————————————–
    Ups, nyindir ya bro hehehe πŸ˜€

    • ilyasafsoh.com berkata:

      hanya bahasa hati yang bisa dimengerti oleh hati

      ——————————————
      Yup sobat. Dahsyat πŸ™‚

  9. bocahbancar berkata:

    Siippp..Mantaps dah Mas Achoey….
    Mas Achoey ini menjadi pengusaha muda, dan tentu saja menjadi Bos, yang syukur alhamdulillah, Mas Achoey adalah Bos yang sangat baaaaiiiiikkkkk…
    TOP dah pokoknya πŸ™‚

    —————————————————————————
    Ah sahabatku, aku hanya sahabat mereka saja. Mencoba melakukan kiprah sebagai insan di bumi, menjemput rejeki. πŸ™‚

  10. adams berkata:

    you’re right man…

    ——————————
    Jd malu nih sob πŸ™‚

  11. lightbreath berkata:

    Kang Achoey *sok heboh, SKSD*

    seandainya para pemimpin kita baca tulisan kang achoey dan mempraktekannya, alangkah indahnya dunia..
    atasan dan bawahan hanya beda distatus, dan tanggung jawab *dan gaji tentunya* di dunia, di mata Tuhan YME sih ga ngaruh, saja bukan…hehe, so, muliakanlah setiap orang, siapun ia.

    ————————————————————————
    A sahabat, bisa aja. Yup, yuk muliakan manusia lain πŸ™‚

  12. Sofi berkata:

    yup.. sangat setuju! pemimpin yang baik akan selalu bisa memahami karyawannya..

    ———————————
    Bentul sobat πŸ™‚

  13. Wempi berkata:

    cerdas menghargai… emangnya mau dihargai berapa karyawannya choey πŸ˜†

    —————————————————————
    Dihargai sesuai kelayakkannya πŸ˜€

  14. A’ Maaf beberapa waktu menghilang without a trace. Seebook ternyata ya kuliah tuh :mrgreen:

    -Geulist133-

    ————————————————–
    Gpp. Semangat ya kuliahnya! πŸ™‚

  15. Aribicara berkata:

    Kayaknya ini sebuah contoh yg baik utk mereka2 yg punya karyawan yach πŸ™‚

    Salam πŸ™‚

    ————————————-
    Moga aja sobat πŸ™‚

  16. Ah andai semua bos / pengusaha punya niat baik begitu πŸ™‚

    —————————————–
    Amin. Moga aja πŸ™‚

  17. Vie berkata:

    Pada dasarnya, berfikirlah bahwa apa yang sedang kita kerjakan itu adalah salah satu ibadah, jadi kita tidak akan merasa terbebani oleh itu semua….

    Dan buat boz2, ingatlah juga bahwa mensejahterakan karyawannya itu adalah ibadah, jadi selain kesuksesan di dunia yang didapat, insyaAllah kesuksesan di akhiratpun menanti… Amiiinn
    Jadilah pemimpin yang mampu memberi tauladan…..

    Sukses untukmu dan usahamu A… πŸ˜‰

    —————————————————
    Betul V. Makasih ya atas doanya πŸ™‚

  18. artikel baguuuus kang achoey…karyawan seperti siapapun yg bekerja beda dgn unsur produksi lainnya….mereka unik yakni memiliki intuisi,emosi, dan kerpibadian yg aktif….dalam bisnis dia sebagai aset perusahaan,jadi harus dipelihara dan dikembangkan….dlm manajemen dia sebagai mitra manajer karena itu di sisi tertentu ada kesetaraan dan sinergis….karena itu pendekatan saling menghargai menjadi esensial dalam membangun bisnis….

    ———————————————————-
    Makasih Pak, saya belajar banyak dari Bapak πŸ™‚

  19. lia iyang berkata:

    aku mo ngelamar jd karyawanmu dong…
    sukses teruss!! ku doakan selalu..

  20. wi3nd berkata:

    punya bos kaya 9ene enak ju9a yah πŸ™‚

    *bole jadi karyawannya nda A..

    intina klu perusahaan nda ada karyawan ya nda jalan,karna sesun99uhnya karyawanlah motor dari perusahaan ituh

  21. arifromdhoni berkata:

    … harus ada simbiosis mutualisme …

  22. Ayam Bakar Priai berkata:

    mau belajar ah dari si akang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s