Menjadikan Rumah Tangga Tanpa Pertengkaran


Aku dan beliau kini duduk bersila. Telah kukosongkan gelasku tuk menerima kucuran ilmu darinya. Dan mulailah kisah hidup penuh hikmah itu terangkai indah, aku menyimak. Aku tak mau rugi, aku harus dapat pelajaran darinya, dari lelaki yang tampak muda dan ternyata telah cukup usia. Lelaki yang kuperhatikan selama ini senantiasa terkesan tanpa beban.

Ternyata lelaki ini usianya tak muda lagi. Bahkan satu dari dua anak beliau kini tercatat sebagai seorang mahasiswa di sebuah Perguruan Tinggi di Jakarta, buah pernikahannya yang telah berusia sekitar sembilan belas tahun itu. Jelas ini membuatku kaget, karena dari wajahnya, tak bisa kuungkap telah sedewasa itu usianya.

Ada beberapa hal yang aku salutkan dari apa yang beliau utarakan. Selama ini, beliau dan istrinya tak pernah bertengkar, sama sekali tak pernah. Bahkan pertengkaran kecil pun tidak ada di catatan harian perjalanan rumah tangganya. Hmmm, semakin tertarik aku. Ternyata rahasianya adalah, betapa beliau senantiasa menanamkan pengimplementasian nilai agama dalam berumah tangga. Ilmu bagaimana menjadi suami yang baik dia pelajari dengan sungguh-sungguh hingga dia mampu, begitu pun ilmu bagaimana menjadi istri yang baik dia pun ajarkan dengan penuh cinta pada istrinya.

Menjadikan dirinya layak untuk dimuliakan istri, karena dirinya pun memuliakan istrinya. Menjadikan diri dan istrinya untuk dimuliakan anak, karena sebagai orang tua, beliau dan istrinya berusaha menjadi orang tua penuh cinta, yang menjadikannya anak sulit tuk mendapatkan contoh dan pelajaran yang tidak baik dari orang tuanya. Rumah tangganya di bangun dengan cinta. Tak ada kata terjajah oleh dunia, melainkan dunia datang dan menjadikannya mulia. Hidup dengan sepantasnya tanpa berkeluh kesah. Toh dalam perjalanan waktu keadaannya terus berubah ke arah yang jauh lebih berkah.

Kepada anak-anaknya beliau berpesan agar senantiasa melaksanakan shalat fardhu. Memotivasi anak-anaknya untuk menjadi anak-anak yang berhasil sehingga mampu memiliki biaya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. Sebagaimana mereka yang telah mampu menunaikannya. Itulah indahnya keberkahan harta. Ketika kita bisa memanfaatkannya di jalan yang diridhoi-Nya.

Mencerna apa yan disampaikannya, menerbangkanku pada impian yang indah, sakinah mawaddah warahmat. Subhanallah. Jika lelaki ini bisa, pasti kita juga bisa. πŸ™‚

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Hikmah dan Motivasi dan tag , , , . Tandai permalink.

15 Balasan ke Menjadikan Rumah Tangga Tanpa Pertengkaran

  1. alamendah berkata:

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, dambaan kita semua

    Wah, kau memang Raja pertamax duhai sahabatku
    Dahsyat πŸ™‚

  2. Abdi Jaya berkata:

    kata orang yang sudah berumah tangga, pertengkaran itu perlu ibaratnya bumbu dalam masakan… asal pertengkarannya gak kepanjangan

    Wah, kalo begitu rata2 suka pertengkaran ya πŸ˜€

    • Hariez berkata:

      Rumah tangga ibarat rak piring Bang Jay..pasti ada yang bersenggolan bukan begitu Bang ?? πŸ˜€

      Hehehe, sepertinya kita harus membuktikannya. Kapan ya? πŸ™‚

  3. Hariez berkata:

    kalau boleh aku berkata, “Shalat menjauhkan mu dari kemurkaan” semoga tak salah ya Kang dan apa yang dilakukan beliau selama ini menjadi contoh untuk kita yang masih muda..

    -salam- ^_^

    Ya, semoga kita bisa melakukannya dengan lebih indah πŸ™‚

  4. fauzan berkata:

    Apapun yang kita lakukan, balasan akan kembali kekita juga.
    http://fauzan79.blogdetik.com/2009/11/03/skandal-besar-untuk-hancurkan-kpk/

    Yup sobat πŸ™‚

  5. Pencerah berkata:

    wah, nsehat yang bagus tuk dilaksanakan kang

    Iya nih πŸ™‚

  6. semoga saya bisa seperti orang itu.

    Semoga sahabatku πŸ™‚

  7. sunarnosahlan berkata:

    keluarga yang demikianlah yang didambakan

    Yup sobat πŸ™‚

  8. wi3nd berkata:

    ** hup nyampe ju9a πŸ™‚

    welkambeeekkk A……….. πŸ™‚
    **hu9 oops nda boleh ya hehehe..

    brubah neh themenya

    **baru komen9 :

    keluar9a samara adalah idaman semua,tambahan A sakinah,mawardah,warohmah dan mutmainah πŸ™‚

    insYa ALLAh kita psti bisa,jika semua karena ALLAh πŸ˜‰
    alhamdulilah dapet ilmu la9i,..makasi

    jadi kapan A merealisasikan keluar9a samaRanya ?

    **kabuuuuuuuurrrrr…

    Makasih, kini A ngeblog lg πŸ™‚
    Yup keluarga samara+ emang idaman semua. A kan segera merealisasikannya. Tunggu penayangannya di bioskop terdekat πŸ˜€

  9. Vie berkata:

    Subhanallah…..
    Ingin rasanya mengarungi mahligai rumah tangga yg seperti itu…
    Di mana mempunyai seorang suami yang bisa menjadi pemimpin dalam keluarganya….
    Mudah2an Allah juga mendengarkan do’aQu, do’a kita semua untuk memiliki keluarga samara..
    Amiiinn…

    Amin. Moga doa kita memang benar2 terkabul. Semangat! πŸ™‚

  10. Dewi Yana berkata:

    Assalamu’alaikum,
    Wajah baru blognya ya.. Kang. Maaf, baru sempat berkunjung sekarang, lagi banyak kerjaan. Pertengkaran dalam rumah tangga, suatu hal yang bisa saja terjadi, asal jangan belebihan. Sepertinya sulit membina rumah tangga tanpa adanya pertengkaran sama sekali, karena pada dasarnya berumah tangga adalah menyatunya dua orang yang berbeda, untuk bisa saling mengisi, menerima, memahami, memaklumi satu sama lain. Tapi ini hanya sekedar pendapat saya. (Dewi Yana)

    Ya teteh. Moga kalau pun ada pertengkaran, tak membuat rumah tangga berantakan.
    Deuh teteh makin sibuk aja nih πŸ™‚

  11. racheedus berkata:

    Nyaris mustahil mencari ruah tangga yang tak pernah ada pertengkaran. Bahkan rumah tangga Nabi pun pernah mengalaminya saat sebagian istri beliau yang dimotori Hafsah menuntut “kehidupan yang layak”. Dalam sebuah riwayat, Nabi juga pernah mencerai salah satu istri beliau. Meski demikian, bukan mustahil sama sekali jika ada rumah tangga yang tak pernah digoncang pertengkaran.

    ———————————————————————————-
    Yup Pak, awalnya saya ga percaya. Tapi melihat keindahan ahlaq dan keceriaan beliau, saya percaya πŸ™‚

  12. shanty berkata:

    Kunci utama dalam menjalani khidupan berumah tangga adl kesabaran n saling memahami n mengerti jg saling percaya n mw terima apa adanya.. Thanks

    —————————————————
    Ya. Semoga kita merasakannya πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s