Kisah di Pasar Tradisional


Selepas berjamaah dzuhur, menoba jalan-jalan ke pasar tradisional yang ada di daerahku. Pasar ini mampu bertahan, bukan karena tidak adanya super market atau sejenisnya, tapi juga karena adanya kosumen yang masih senang dengan ritual tawar menawar harga. Mini market yang bersandingan dengannya pun tak mampu memikat seutuhnya hati calon pembeli. Kecuali mereka yang memang ingin mencoba gaya baru berbelanja atau mereka yang memang tidak ingin repot berdesak-desakan dalam suasana yang bisa jadi penuh sesak di pasar tradisional.

Ehm, buat seorang lelaki sepertiku, berjalan-jalan di pasar baik yang modern atau pun tradisional bukanlah suau hal yang menjadi kesenangan, bahkan seringkali membosankan. Dulu seringkali aku diminta antar ibuku dan teman-teman perempuanku tuk berbelanja. Ampunnnnn deh, mereka bisa berjam-jam menghabiskan waktunya di sana. Dengkul ini terasa mau copot, BeTe. Tapi berbeda dengan mereka, seolah mereka begitu menikmatinya.

Perjalananku di pasar tradisional tadi bagi mempertemukanku dengan seorang sahabat SMP ku dulu. Dia menjual aneka perlengkapan sholat, dan memang aku sedang ingin membeli peci dan sorban. Kebetulan deh, transaksi sekalian silaturahmi. Benar kata sahabat kuliahku yang kini telah dikaruniai seorang bayi, bahwa ketika kita bejumpa dengan sahabat itu tak kan ditanya “sudah punya berapa perusahaan? atau sudah punya gaji berapa sekarang?”, melainkan kan ditanya “sudah punya anak berapa?”. Begitu pun halnya dengan yang ditanyakan sahabatku. Dengan bangga dia menyebutkan bahwa dia telah memiliki anak yang berusia 2 tahun, dan teman-teman SMP yang lain pun rata-rata dah punya anak katanya. Ehm, aku turut gembira atas apa yang diraih sahabatku itu. Setahuku dia tidak melanjutkan sekolahnya ke SMA, tapi toh dia bisa hidup dari hasil berdagang dan mampu menghidupi keluarganya dengan layak.

Ya, perjalananku ke pasar radisional kali ini memang benar-benar berkesan. Setidaknya menumbuh motivasiku. Aku yakin kalau pun tahun depan aku ke pasar ini lagi dan bertemu temanku itu, akan ada jawaban yang berbeda saat dia bertanya hal yang sama. Semoga 🙂

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Sepenggal Kisah. Tandai permalink.

34 Balasan ke Kisah di Pasar Tradisional

  1. Pencerah berkata:

    Amien. Smg bisa dijadikan sbg motivasi

  2. Film anyar berkata:

    Pertanyaan sensitif diusia yg sensitif 🙂

  3. Hary4n4 berkata:

    Sepertinya…tahun depan akan ada kabar gembira dari sahabatku ini… Amin yaa Kang… Semoga Tuhan, selalu memberi kemudahan jalan untukmu…
    Salam hangat dan damai selalu….

  4. dhodie berkata:

    Turut mendoakan dengan ikhlas ^^

  5. Iklan Gratis berkata:

    Memang ada sebagian orang yang lebih memilih berbelanja di pasar tradisional dibandingkan dengan di supermarket, dan biasanya mereka sudah pandai buat memiih barang dan jago soal tawar menawar barang,
    tapi kebanyakan kalo di tempat saya, yang memilih pasar tradisional itu adalah orang yang sudah dewasa. tapi kalo anak muda lebih memilih di supermarket, mungkin terpengaruh oleh gengsi.
    Iklan Gratis

  6. Assalamu’alaikum,
    Amin, semoga ya… Kang, tapi jangan lupa undangannya. Selamat Lebaran sahabatku, semoga kebahagiaan selalu menyertaimu. Mohon maaf lahir batin, (Dewi Yana & Keluarga)

  7. HumorBendol berkata:

    hehe..untung nanyanya “sudah punya anak berapa?”
    Kalo ketemu Bendol, Bendol pasti nanya gini bang:
    “Sudah punya istri berapa?”
    hehe…becanda bang
    Kalo didesa Bendol, Pasar Tradisional masih ada bang, walo mulai sepi, karena Alfa… dan Indo…. dah rame juga di desa.

  8. alamendah berkata:

    hikmah ada di mana-mana.

    Selamat idul fitri.
    Semoga kita semua keluar sebagai pemenang setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
    Mohon maaf jika selama ini ada salah dan khilaf.
    Taqobballahu minna wa minkum Wa ja’alana minal aidin wal faidzin

    Jangan lupa zakat fitrahnya!

  9. KangBoed berkata:

    Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
    Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
    Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan

  10. Farijs van Java berkata:

    amin. cepet2 aja atuh/ kang. hwehe.# lebaran kali ini bakal ada reunian dengan teman2 smp. gak sabar rasanya pengen jumpa dengan mereka/ mengetahui kondisi kehidupan mereka.

  11. KangBoed berkata:

    Terselip khilaf dalam candaku,
    Tergores luka dalam tawaku,
    Terbelit pilu dalam tingkahku,
    Tersinggung rasa dalam bicaraku.
    Hari kemenangan telah tiba,
    Semoga diampuni salah dan dosa.
    Mari bersama bersihkan diri,
    sucikan hati di hari Fitri.
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqobalallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

  12. KangBoed berkata:

    Kedal ing rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
    Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
    Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan

    wass

  13. KangBoed berkata:

    Terselip khilaf dalam candaku,
    Tergores luka dalam tawaku,
    Terbelit pilu dalam tingkahku,
    Tersinggung rasa dalam bicaraku.
    Hari kemenangan telah tiba,
    Semoga diampuni salah dan dosa.
    Mari bersama bersihkan diri,
    sucikan hati di hari Fitri.
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqoba lallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

    wasss

  14. tuyi berkata:

    Turut mengucapkan Selamat hari raya idul fitri 1430 H
    Minal aidin wal faizin ..
    mohon maaf lahir dan bathin..

  15. nakjaDimande berkata:

    habis idul adha tahun ini, InsyaAllah A.. Amiiiinnnn
    bundo tunggu undangannya 😀

    Selamat Idul fitri untuk A sekeluarga
    Mohon Maaf Lahir Batin

    salam cinta dari Bukittinggi

  16. wi3nd berkata:

    amien alLaHuma amien..

    waachh..lan9sun9 jalan jalan ya A.
    slamat melepas rindu den9an kampun9 haLaman ya..:)

    ** pround to have friend Like U yan9 selalu peduli pd sekitar..
    smo9a saJa bencana yan9 terjadi membawa kebaikan amien

  17. kopral cepot berkata:

    mo bilang MAAF’s lahir n bathin ..
    Wilujeng boboran shiyam … sareng wilujeng mudik .. 🙂

  18. Assalamu’alaikum,
    Kang Haris, untuk lisan yang mungkin telah salah berucap, untuk prasangka yang kadang timbul dihati. Untuk komentar yang kurang berkenan yang mungkin pernah saya berikan, dengan setulus hati, saya mohon di maafkan lahir batin. Saya dan keluarga mengucapkan, Selamat Idul Fitri, 1 Syawal 1430 H. (Dewi Yana)

  19. ILYAS AFSOH berkata:

    anak nya banyak :
    itu siswa ssc

  20. emma berkata:

    SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 h
    MOHON BUKA HATIMU UNTUK MEMAAFKAN AKU..

  21. Hariez berkata:

    Insya Allah kau pun akan bisa menjawabnya dengan bangga Kang.. 😀

  22. Nian Putri Iskandar berkata:

    * dasar co,, plg rese klu diajak belanja,,, psti ngeluh,, nd pngin plg,,,
    wkwkwk

    * ammien,,
    ayo, dong,,, a kpn nyusul????
    mssa thn dpn msh muuu mnjwb prtnyaan dgn jwbnn iiiiaaang smaaa,,
    hhehhe

  23. Ping balik: 18 JABS BY THE BOYS « The Ordinary Trainer writes …

  24. yudhistira31 berkata:

    Inspiratif banget…ijin copas buat kirim ke temen2 boleh ya…tq.

    ===========================================
    Makasih. Boleh, silakan! 🙂

  25. KISAH PASR TRADIONAL PALING ENAK, apalagi belanja dipasar induk kramat jati wah banyak yang harga grosir sayur mayur dan buah2an

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s