Gerimis di Ramadhan


Gerimis baru saja usai, namun banyak hati berharap hujan deras kan menggantikannya. Musim kemarau sudah lumayan lama di sini. Beberapa kolam ikan mengering, begitu pun dengan salah satu dari ketiga kolam ikan millik ayahku. Kolam ikan tempat kami melepas penat setelah lama mencari nafkah di kota nun jauh di sana. Ya, cukup dengan melempar pakan dan melihat ikan berebutan, atau mencoba keberuntungan dengan pancingan. Hal yang lebih indah lagi saat kami sekeluarga “ngaliwet” di tepiannya.

Di sini masih dengan mudah melihat tanah merah, dan kini sedang membasah. Alunan suara syahdu tadarusan terdengar menyebar dari pengeras suara surau. Teringat masa kecilku dulu, saat seringkali suara kami menghiasi suasana sore hari dengan puji-pujian baik berbahasa Arab atau pun Sunda. Suara bersahutan antar surau, ramai jadinya, menyejukkan. Tak hanya di bulan Ramadhan, tapi setiap sore memang biasa begitu. Anak-anak beajar agama setelah Ashar, bahkan sebelum Ashar. Masjid menjadi tempat yang memikat, paling tidak karena saat kami anak-anak, kami juga bisa bercanda dan bermain di dalam dan terasnya.

Kucoba perhatikan saat ini, anak-anak lebih suka montn TV atau main PS. Kalau pun belajar agama, hanya dalam waktu yang singkat saja di TPA. Jika anak-anak sudah menjadi siswa SMP, maka ke masjid pun sudah mulai ogah-ogahan. Beberapa orang tua pun tak setegas dulu, entahlah, apakah mungkin karena mereka pun sudah sulit tuk memberikan teladan. Atau karena oran tua sudah lebih bijak dan demokratis sekarang, apakah memang demikian?

Ehm, maghrib sepertinya kan segera datang. Karena di sini beberapa menit lebih dulu waktu adzan kan berkumandang ketimbang di Bogor atau Jakarta. Semoga amal shaumku hari ini diterima oleh Allah SWT. Dan semoga di esok hari shaumku bisa jauh lebih baik lagi. Amin!

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Sepenggal Kisah dan tag , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke Gerimis di Ramadhan

  1. Ak… kekuatiranmu sangatlah beralasan.
    Saat ini sepertinya pendidikan dan pengamalan ibadah menurun jauh.
    Tanggung jawab orang tua untuk kembali mengarahkan anak2nya.

  2. Hariez berkata:

    Apa kabar Ciamis Kang..?? 😀
    seringkali kulihat keadaan sekaran gmemang benar seperti yang kau ungkapkan Kang..apakah karena pengaruh perkembangan zaman kah ? atau masih ada faktor yang lebih daripada itu ? hanya bisa menatap sedih generasi kita sudah lupa dengan tiang-tiang Agamanya..Insya Allah ibadah shaum kita hari ini di terima Kang Amien…

    Dan di penghujung Ramadhan ini, banyak kata yang membawa khilaf dengan hati yang berprasangka, Minal Aidin Wal Faidzin mohon dibukakan pintu maaf Lahir & Bathin

    Met Idul Fitri 1430 H

    -salam- ^_^

  3. ILYAS AFSOH berkata:

    sobat,
    tulisanmu bisa diterbitkan menjadi sebuah buku yang indah :

    berjudul : Coretan Seorang Blogger Bogor

  4. tuyi berkata:

    Wah…., sudah mulai ngeblog lagi nih Kang Cucu…
    salam kang dari Brebes, disini juga dah mulai hujan…

  5. kawanlama95 berkata:

    setuju apa yang dikatakan pak ilyas

    kang mohon dimaafin bila ada ucapan , goresan kata .hati yang tak terpaut. tolong dimaafkan.TaqobaLLahu minawaminkum..taqobaLLahu ya karim

    Semoga syawal nanti menjadi hari yang indah semoga romadhon kita bisa dilaksanakan di bulan-bulan lain

  6. Dangstars berkata:

    Usum naon Kang di Ciamis.?

  7. javanese berkata:

    danjiki ake omedetou gozaimasu
    mohon maaf lahir dan batin

  8. aji berkata:

    aji mengucapkan :

    mohon maaf lahir dan batin

  9. komuter berkata:

    .. mohon maaf lahir dan batin..

  10. afwan auliyar berkata:

    semoga ibadah shaum kali ini menjadi yang lebih bermakna …
    dan sebentar lagi sebelum, pecah suara takbir ….
    mohonkan diri ku maaf atas kekhilafan yang pernah terjadi kang 🙂

  11. latree berkata:

    semarang juga hujan deras tadi malam kang. ramadhan dan hampir habis, Idul Fitri menjelang. Selamat Idul Fitri ya kang, maaf lahir batin..

  12. adelays berkata:

    Selamat Idul Fitri 1430 H
    Mohon maaf lahir dan bathin..

    Salam Kenal dan Salam Lebaran.
    Kalau berkenan mampir yach..

  13. Siti Fatimah Ahmad berkata:

    KEPADA NANDA… SAMBUTLAH UCAPAN DARI SAYA. SERANGKAI KATA PENGGANTI DIRI. UNTUK MENYAMBUT HARI BAHAGIA. JARI SEPULUH DI SUSUN JUGA. AGAR KESALAHAN DIAMPUN SEMUA. TANDA IKHLAS PERSAHABATAN KITA. SELAMAT HARI RAYA AIDIL FITRI 1 SYAWAL 1430 H. MOHON MAAF ZAHIR DAN BATIN. SALAM KEMESRAAN DARI SARIKEI, SARAWAK.

  14. wi3nd berkata:

    amien ALLAH.. 🙂

    iya betul ban9ed A anak anak sekaran9tuch lebih suka maen PS dan 9ame 9ame lainnya..
    termasuk ponakanQ heheh…

    ech punya koLam ikan yaa..wiii seru yaaachh.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s