Jiwa-Jiwa yang Amanah


Setangkup harapan dititipkan, dari hati yang percaya akan amanah. Lalu senyum pun tersungging, seiring pesan yang hendak disampaikan, “aku percaya padamu”.

Dalam perjalanan, begitu banyak godaan. Kadang melenakan dan menyesaatkan. Tak mustahil setangkup harapan yan dititipkan terlupakan. Terkubur rayuan yang makin menumpuk, seiring jaman.

Tapi tidak bagi jiwa-jiwa yang amanah, setangkup harapan tidak disimpan tuk menjadi beban pundaknya, melainkan terletak kuat dihatinya, terekat kuat diingatannya, dan dijadikannya bagian dari ketulusan yang harus di emban.

Jiwa-jiwa yang amanah, adalah jiwa-jiwa yang telah menetapkan arah.  Jiwa-jiwa yang amanah, sangat paham akan alasan ditetapkannya manusia sebagai khalifah.

Pun begitu dalam kehidupan antar sesama, bahwa setangkup harapan tak boleh dimatikan. Karena kepercayaan tak mudah tuk didapatkan namun mudah tuk dihilangkan.

Jiwa-jiwa yang amanah, adalah jiwa yang mengenal Tuhannya. Semoga kita bisa.

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Hikmah dan Motivasi dan tag , , . Tandai permalink.

19 Balasan ke Jiwa-Jiwa yang Amanah

  1. nakjaDimande berkata:

    seharusnya bisa A..
    menjadi jiwa yang amanah seperti Rasulullah SAW

    karena kita semua dilahirkan, hanyalah untuk menjadi khalifah
    bukan yang lain..

  2. Kuliah Gratis berkata:

    Aku ikut amin dengan do’amu Mas

  3. kawanlama95 berkata:

    jiwa amanah lahir dari sebuah proses hidup yang terus ditempa dengan pengalaman dan jiwa amanah tumbuh dari kesadaran karena sikap dari proses pencarian kebenaran ini bisa terjadi bila kita mampu meyerap ilmu yang didapat dari Agama yang dianut

    mari berusaha menjaga amanah

  4. em berkata:

    teruslah menyimpan jiwa amanah..
    karena ku yakin kamu mampu menjaganya..

  5. Fanda berkata:

    dalam kehidupan antar sesama, bahwa setangkup harapan tak boleh dimatikan. Karena kepercayaan tak mudah tuk didapatkan namun mudah tuk dihilangkan…. Setuju banget ama kalimat ini! Nice posting (as always!)
    Mas, aku ada award untuknu. Silakan diambil di blogku ya!

  6. endra berkata:

    amin…
    ayo terus jaga amanah….

  7. Hariez berkata:

    Amien..malu Kang membaca tulisanmu ini..aku belum mampu memiliki jiwa yang amanah..

    met Liburan A

    -salam- ^_^

  8. emfajar berkata:

    amiinnn.. semoga kita bisa menjadi jiwa2 amanah tsb

  9. Nisa berkata:

    amin.. ya robbal ‘alamin..

    waduh, nisa paling telat datangnya, A berkreasi tiap hari. mau baca2 dulu yuh.. met mudik om.. >manggil om tiru2 mbak yoan, hehe

  10. Acha berkata:

    karena jiwa yg amanah menyadari bahwa perannya ganda, yaitu sebagai abdun dan khalifah… maka mengenal Tuhannya adalah hal yg mutlak..
    _salam anget_

  11. amin ya robbal alamin..
    memang dengan kita mengemban amanah kita sebagai mahluk ALLAH yang paling sempurna sangatlah slit..
    Tapi itulah yang harus kita jalani…

  12. newbiedika berkata:

    amiiiinnnnnnnnn juga …

  13. bayu200687 berkata:

    jiwa yang amanah…
    saat amanah telah disia-siakan…
    saat urusan diserahkan bukan pada ahlinya…
    maka tunggulah saatnya…

  14. racheedus berkata:

    Semoga kita semua senantiasa dianugerahi kemampuan oleh-Nya untuk mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. Salam hangat.

  15. Rossa berkata:

    hidup jiwa amanah..!!!

  16. Anita Dahlan berkata:

    Aslmkm
    Semangadtttt..Allahuakbar

  17. wi3nd berkata:

    amien..

    kiTa pasti bisa A.. 🙂

    i’m suPPorT you and aLwys there 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s