Papahlah Aku, Ke Jalan Cinta


.
Jauh
Makin menjauh
Langkah berpuluh
Tubuh berpeluh
Bibir kelu menahan keluh
.
Jarak
Makin membengkak
Kala kaki menghentak
Mencoba memungut yang terserak
Tanpa kicau suara serak
.
Jenuh
Semakin jenuh
Kala merayu hati berlabuh
Pada rindang pesona teduh
.
Senyum
Melepas kulum
Menata tinta hukum
Yang hampir vakum
.
Dan ketika keyakinan masih bertahan
Maka selalu ada Tuhan
Tempat bertumpu semua harapan
.
Lalu
Jangan jadikan aku benalu
Pada hidup sambil lalu
Karena pilu
Pasti takkan mengelu
.
Mohon kembalikan hamba
Pada jalan cinta
Karena kelemahan inilah
Yang memapah hamba berulah
Pada jalan salah
.
Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Kreasi Puisi dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

34 Balasan ke Papahlah Aku, Ke Jalan Cinta

  1. wahyu am berkata:

    pertamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

    nice poemmm

  2. ampun deh berkata:

    Jalan cinta itu seperti apa

  3. Ikkyu_san berkata:

    benalu!
    pasti saya tidak mau jadi benalu….

    EM

  4. mascayo berkata:

    ikhlas …
    maka semua akan terbalas 🙂

  5. kangBoed berkata:

    hidup adalah sebuah perjalanan dan pencarian arti hidup… sadar dan tidak sadar… itulah perjalanan yang harus dilalui… alangkah lebih baiknya dalam keadaan sadar… hmm ruaaar biasaaa…
    Salam Sayang

  6. Muzda berkata:

    Dan untuk orang yang tak tahu bahwa mereka sedang tersesat, bagaimana caranya mereka kembali ??

  7. arifromdhoni berkata:

    اللهم اهدنا الصراط المستقيم
    Ya Allah, tunjukilah kami jalan yang lurus.

  8. Heryan Tony berkata:

    Semoga tetap bisa berdiri sendiri.

  9. Rita berkata:

    cinta yang didasari oleh karena cintaku kepadaMu ya Allah yaa hamiidu yaa waduudu

  10. Irfan berkata:

    jmaka jangan berhenti berharap, karena ada Tuhan.
    alan cinta yang mana kang?hee…

  11. fachri berkata:

    semoga Allah memelihara cinta ini..

  12. Basyarah berkata:

    Aku jika bikin yang ginian minta ampun susahnya, salut deh..

  13. an9el berkata:

    cinta……….cinta tak akan pernah beranjak jika kita tdk meninggalkannya 🙂

  14. masnoe® berkata:

    cinta abadi bagaimana ya jalannya

  15. kawanlama95 berkata:

    Saudaraku Ketika ratusan kilometer bahkan lebih dari seribu kilometer aku berjalan ada Cinta di hati ini, aku berharap itu Bukan Virus Saudaraku.Aku Fitrah itu hadir ketika aku berusahan untuk menjaga semua ini.Amien

    Doakan aku Saudaraku agar hati ini bisa terjaga.dan orang yang kucinta bisa sampai ke Mahligai Rumah Tangga.Amien

    ku akan menulis Surat kepada Allah dipenghujung malam dengan airmata sebagai tintanya.Pipi sebagai kertasnya .Tukang posnya adalah peyerahan diri(tawakal).Addressnya adalah ‘Arsy Tuhan .Setelah itu aku hanya bisa berharap dan menunggu.

  16. reallylife berkata:

    aku rasa, jalan cinta itu ada di dalam hati sanubari kita yang paling dalam

  17. 1nd1r4 berkata:

    Saat gelap butakan mata
    Saat jejak merangsak tak tentu arah
    yakin satu dalam hati
    Allah tiada biarkan umat-Nya tersesat 🙂

  18. radesya berkata:

    Selalu ingat Tuhan, dan pasrahkan semua padaNya

  19. hasruL berkata:

    waktu takkan kembali…
    berjalan maju tanpa henti….
    disitulah hati akan…
    sadar dan mengerti…

  20. idana berkata:

    berserah pada Tuhan…..minta di bukakan jalan

  21. Siti Fatimah Ahmad berkata:

    Semoga dengan mengingati Allah, akan diperolehi banyak kebaikan dan dimudahkan segala urusan. Luahan hati yang mengesan dan mengharukan.

  22. Alfaqir09 berkata:

    kang,kamu bisa jalan semdiri tanpa perlu dipapah.kamu sudah tahu dimana jalan cinta itu,bukankah kamu yang memapahku menemukan jalan cinta itu?

  23. guskar berkata:

    jalan cinta adalah jalan yang lurus, yg diridloi oleh-Nya, bukan jalan bagi orang2 yg telah disesatkan oleh-Nya

  24. .lala berkata:

    Hehe, *speachless*

  25. Hary4n4 berkata:

    Kag…gimana to caranya utk membawa “rindu” dan “kerinduan” seperti itu.. agar bisa sampai pada Cinta(kpd)Nya…..?…?…?

  26. humaini berkata:

    ya benar sekali karena dia senakin jau dan jauh…..

    sukses………..

  27. humaini berkata:

    ya, karena di semakin jauh dan jauh…

    sukses…………

  28. humaini berkata:

    kerana jau dan jauh…………

  29. wi3nd berkata:

    mapaH A maH beRat atuh 😛 heheeh

    meski beRLiku jaLan yan9 kau tempuh
    naMun PASTI aKan menuju pada cintaNYA dan cinTa sejatinya 😉

  30. wilbertsitu berkata:

    Tuhan tidak pernah melupakan hambanya, DIa selalu menuntun kita walau kadang kita melenceng.

    kunjungi blog aku ya…

    salam

  31. ekaria27 berkata:

    ak.. puisi ini saja sudah penunjuk jalan
    kepada jalan Cinta 🙂

  32. kangBoed berkata:

    cintaaa… hmm… sungguh susah didefinisikan… hanya bisa dirasakan… oleh sang pencinta dan yang di cinta… ruaaaar biasaaaaaa… indaaah… dahsyaaaaaaaaaat…

  33. shizuka berkata:

    Aslmkm..
    Amienn….dalem bgeed a…

  34. diajeng berkata:

    Merinding bacanya….semoga jalan cinta itu akan dan selalu terhampar luas ya A’ 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s