Kebaikan dan Keburukan, adalah Pelajaran. Termasuk dalam Hal Berumah Tangga


Dalam perjalanan kehidupan, aku menemukan beragam orang yang banyak hikmah dan pengalaman. Kadang itu berupa kebaiakan bahkan kadang keburukan. Kebaikan yang membuat kita semakin cinta kebaikan, keburukan yang membuat kita semakin berhati-hati tuk tidak melakukan dan mengalaminya.

Seorang sahabat menceritakan tentang kegagalan rumah tangganya yang pertama. Dia tertunduk selepas menceritakan itu. Rasa sedih terpancar dari raut wajahnya, dan sebagai sahabat aku harus segera kembali menceriakannya.

Kukatakan padanya bahwa kualitas dia bisa jauh lebih baik dari yang lain. Karena dengan pernah merasakan betapa pahitnya perceraian, maka dia akan berusaha tuk tidak mengulanginya lagi. Dia akan semakin berhati-hati dalam bersikap, semakin bijak dalam menjalani kehidupan bersama pasangan terkasih.

Kukatakan padanya bahwa dengan keburukan yang pernah terjadi, dia bisa lebih mengerti apa yang seharusnya dilakukan agar keharmonisan tetap terjalin. Berumah tangga adalah proses menjalani peran untuk saling berbagi dan memperhatikan, peran untuk saling mengasihi dan melindungi, peran untuk saling menasihati dan meningkatkan potensi. Peran untuk lebih mampu menahan ego dan rela berkorban. Peran di mana pasangan tersebut akan saling memahami pasangan masing-masing, dan bukankah ini adalah seni kehidupan yang indah.

Kukatakan pada sahabatku bahwa aku melihat kehidupan rumah tangganya yang sekarang sangat jauh berbeda. Kehidupan rumah tangga yang membuat aku terpikat untuk segera mengikutinya. Rumah tangga sahabatku yang sekarang adalah rumah tangga yang penuh cinta , maka kenapa harus selalu menyesali masa lalu.

Ah, lagi-lagi aku hanya pandai bicara, padahal sebenarnya aku sedang belajar darinya. Tapi tak apa, toh aku bisa melihat dia tersenyum dan kembali bersemangat.

Jadi, bagi kita yang belum berumah tangga, belajarlah dari kesuksesan dan kegagalan mereka. Bukankah

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Hikmah dan Motivasi dan tag , , , , . Tandai permalink.

28 Balasan ke Kebaikan dan Keburukan, adalah Pelajaran. Termasuk dalam Hal Berumah Tangga

  1. ria manies berkata:

    Ah, lagi-lagi aku hanya pandai bicara, padahal sebenarnya aku sedang belajar darinya. => dengan pandai bicara sampyn bisa sharing ilmu ke kita2. Coba bayangin orang yang sebenarnya kulitas dirinya baikk… tapi gak bisa sharing…. so gak bisa berbagi pengalamn.

  2. emma berkata:

    … jadiii…??
    setelah semua teori kamu dapatkan dari orang-2 sekitarmu ttg rumah tangga..baik maupun buruk..kapan kau mau menerapkan teori itu dalam prakteknya..?
    kapan kau akan melangkah utk berumah tangga..?
    (uuppsss..to the point bangeeett..?!!)

  3. abula45 berkata:

    kegagalan menghadirkan kesuksesan.
    Jangan tkt u/ gagal, bertindaklah!
    Segala sesuatu ada hikmahnya.

  4. mahardhika berkata:

    Pengalaman adalah Guru yang paling berharga..
    hmm bener ga neh semboyannya…
    Keep spirit..

  5. Rindu berkata:

    Iya, bahkan dari keburukan juga kita belajar untuk menjadi lebih baik, dan inilah maha besarnya ALLAH, kita tak punya cukup waktu belajar dari pengalaman sendiri namun juga dari pengalaman orang lain kang …

    *nanti kita belajar berumah tangga yah * ditendang ….

  6. hellgalicious berkata:

    hmmmm…

    gak mudengggg

  7. "DIAJENG" berkata:

    Malem juga kang 🙂 kaget td kek ada yg ketok2 taman keputren trnyata si akang yg brkunjung 🙂

  8. "DIAJENG" berkata:

    Hm..aku akan ikut belajar brsamamu 🙂 (*dijewer)

  9. drizzletrouble berkata:

    *merenung m0de ON*

    kita bisa memetik berbagai pelajaran dari segala sesuatu yg terjadi sekitar kita,,
    inspirasi akan datang asal bisa menjemputnya,
    sem0ga saya bisa belajar dari tulisan ini,
    terima kasih.. 😀

    hehe, kenalan dulu.. sepertinya baru pertama kali ini saya kemari,
    salam hangat dari nisa di malang 😀

  10. emfajar berkata:

    pengalaman banyak memberi kita pelajaran yang berharga..

  11. senoaji berkata:

    cerminan sebuah relasi keluarga selalu bisajadi pelajaran berharga untuk menentukan nasib2 itu

  12. annosmile berkata:

    mari kita belajar dan belajar

  13. Pencerah berkata:

    siap tuk dilaksanakan

  14. kawanlama95 berkata:

    Pengalaman buruk memang kadang membuat trauma.Tapi lihatlah ewerkebaikannya.Ada hikmah disitu.Moga kawan menjadi bahagia .tingal pilih kang.Coba lihat ke atas. yang di *tendang* atau yang di (*jewer).
    Tingal pilih atuh .Kumaha nih.Selamat dalam pencarian semoga dapet yang diinginkan. Hahaahaaa

  15. syelviapoe3 berkata:

    Bijak sekali, kang

  16. prys berkata:

    ikut nyusul, kang.. tapi target saya 3 tahun lagi nih. hehehehe

  17. pengendara berkata:

    kapan kawin !
    *tembak langsung

  18. edratna berkata:

    Berumahtangga adalah suatu keputusan yang berat, karena banyak akibat jika kita tak bisa me manage rumah tangga. Paling penting adalah komitmen awal dari pasangan, dan apakah tujuan hidupnya sama? Jika tidak, jangan dipaksakan, kita sering melupakan semuanya atas nama cinta. Padahal cinta dalam rumah tangga akan berkembang menjadi cinta sebagai sahabat, cinta yang lebih memberikan pengertian…dan hubungan pasangan yang baik adalah layaknya seorang sahabat.

    (sekedar berbagi, karena telah mengalami pasang surut dalam 28 tahun)

  19. wi3nd berkata:

    yacH semua ituh adalah proses A..

  20. muhamaze berkata:

    wah renungan yang begitu dalam, tutur katanya juga makna yang ada…

  21. omiyan berkata:

    orang yang mengalami masa sulit akan menjadikannya lebih siap ketika membuka lembaran baru dan biasanya akan lebih dewasa…

  22. 1nd1r4 berkata:

    Pengalaman adalah guru terbaik, jangan sampai masuk dalam masalah yang sama untuk kedua kalinya…

  23. olvy berkata:

    ih keren amat postingan kali ini *padahal biasanya juga emang keren kaleee* tampak dewasa banget bro’
    yupzz kegagalan adalah sukses yang tertunda tapiii kalo emang kita ga perlu gagal dulu, belajarlah dari pengalaman orang lain
    cieee 🙂

  24. bening berkata:

    ya nih, yang mosting kaya’e dah pengalaman banget, padahal masih single ya, ditunggu undangannya !! he he he…

  25. Danfar berkata:

    Salam kenal, bagus artikelnya

  26. rafa berkata:

    dalam brumah tangga semua perbedaan menjadi kebersaaman walaupun kadang menjadi berdebatan yang sangat serius..yang pastinya tunjukkan aja kalau setiap pasangan yang telah berumah tangga “pengertian” satu sama laen,……

  27. nhuw-nhuw berkata:

    saya suka dengan kata2ny.bagus banget.

    kan setiap manusia tdk ada yang sempurna toch…

  28. puspa imut berkata:

    tp knp dlm berumah tangga saya selalu ribut dengan pasanganku ya?pdhl suamiku itu tergolong orang yang sangat pengertian….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s