Sayangi ORTU dan Anak Kita


sayanganak2

Tangis memecah cemas, lalu kebahagiaan pun menggunung. Begitulah apa yang dirasakan pasangan pecinta ketika melihat bayi mungilnya terlahir ke bumi. Dan seiring waktu celoteh dari bibir imut itu semakin lucu. Rumah seakan teramat indah, penuh dengan bunga-bunga aneka warna, ketika keceriaan sang anak terpancarkan begitu nyata.

Ketika sang ayah bermandi peluh, mengais rejeki dengan sungguh tanpa keluh. Ini adalah wujud tanggung jawab, atas kehadiran buah hati yang terlahir dari rahim sang istri bak bidadari. Begitu pun sang bunda, menyusui dengan ikhlas, menyuapi dengan lembut, merawat sepenuh hati hingga sang anak tak pernah merasa kekurangan kasih sayang. Ini adalah wujud nyata cinta, ya cinta.

Bagi sahabat yang sudah berumah tangga dan memiliki buah hati, pasti merasakannya. Betapa ketulusan mengekspresikan kasih sayang terhadap anak adalah kebahagiaan. Dan bagi kita semua sebagai anak hampir pasti merasa, betapa kasih sayang yang orang tua kita berikan sungguh membuat kita nyaman. Bahkan saat kita besar pun mereka masih perhatian. Tentunya mereka mengungkapkan kasih sayang kepada kita dengan cara yang berbeda-beda, tapi toh kita mampu memastikannya

Tapi pernahkah kita sebagai anak sebegitu perhatian terhadap mereka? Pernahkah kita sebagai anak mampu dengan indah mengekspresikan kasih sayang terhadap mereka? Pernahkah kita mampu melakukan apa yang mereka lakukan terhadap kita? Jujur, aku tersungkur, aku menangis. Betapa aku sebagai anak tak mampu membalas budi baik mereka. Bahkan kadang untuk menyapa dengan lembut pun sering kali lupa.

Ayah, ibu, terima kasih atas sapaan hangat kalian pagi ini. Terima kasih atas perhatian kalian yang tak pernah berkurang, meski aku sudah dewasa. Doakan agar aku menjadi anak yang membuat kalian bangga, selamanya.

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Hikmah dan Motivasi dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

39 Balasan ke Sayangi ORTU dan Anak Kita

  1. wi3nd berkata:

    amien..*men9aminkan line terakhir

    ** jadi in9et ibu ma bapak..
    miss you mom,tan9kyu fur bein9 mY parents..

  2. Gusti Dana berkata:

    Jujur mas Achoey…saya jadi pengen cepet pulang untuk ketemu dengan orang-orang yang mencintai dan menyayangi kita dirumah…

  3. salamkan salam hangat blue tuk keluarga abang.
    salam hangat selalu

  4. cantigi™ berkata:

    pada sahabat2 juga, saya begitu kok kang. semoga saja saya masih bermanfaat buat mereka. saya aja yg jarang ol sm kasih komen.. hee.. hee..

  5. prameswari berkata:

    Salam…..
    ayah ibu tak pernah berharap balas jasa seorang anak
    melihat kesuksesannya, bagaikan melihat peluhnya
    melihat kebahagiannya, bagaikan melihat denyut nadinya….

  6. ILYAS ASIA berkata:

    tiada keindahan selain kasih sayang
    ..
    kasih tanpa balas
    sayang tanpa harap kembali

    super buat Mas Haris

  7. mahardhika dewi berkata:

    kasih mrka ga kn pnah ilang sepanjang masa. I luv u mom, ayah my brot n smua…:-)

  8. Rian Xavier berkata:

    ah jadi inget ortu.

  9. mang kumlod berkata:

    ah kok jadi kepengen menjadi orangtua… 😀

    semalem baca buku parenting dengan berbagai contoh masalah ortu dan anak, jadi berkaca pada diri sendiri kalau orangtuaku ternyata telah mendidik dengan sangat baik, jauh berbeda dr contoh di buku itu. makasih mamah n bapa.

  10. mel berkata:

    justru dari kecillah semuanya kita arus belajar.biar gedenya ga macem2..iya ga???

  11. adit-nya niez berkata:

    Huhu… Jadi kepingin punya anak…

  12. olvy berkata:

    wah, postingan yang bener2 menyentuh 🙂

    karena meskipun secara fisik aku dekat dengan orangtua hanya terkadang aku merasa masih kurang dan kurang untuk merasakan kebersamaan yang ada di antara kami.

    bayangkan berapa lama waktu kita dalam 24 jam untuk berkumpul dengan keluarga? 8 jam habis untuk bekerja/ sekolah, 7 jam habis untuk tidur -belom ditambah tidur siang :p – maka tinggallah 9 jam yang kadang-kadang tidak selalu dihabiskan di rumah kan?!!

    tapi biar begitu yang penting kan kualitasnya, bukan kuantitasnya 🙂 *ngeles.com*

  13. ardian berkata:

    Ibu adalah lambang cintaku

  14. FaNZ berkata:

    hmm
    apakah saya sudah membanggakan orang tua saya yah??

  15. wah nice post kak…
    jd mlu pd diri sendiri karena blm bs memberi apa2 untuk org tua…
    biar menjadi renungan bg Qta semua… 🙂

  16. iwan berkata:

    memang jasa ortu takan bisa diganti sampai kapan pun…berkat mereka kita tumbuh dengan kasih sayang…………..
    makasih mama and papa….
    salam knal yah…

  17. syelviapoe3 berkata:

    Orang tua…
    mereka melampirkan mimpi2 mereka pada generasi penerus mereka

  18. carra berkata:

    hehhh satu kang yg carra baru bener2 rasain sekarang… ternyata jadi orang tua itu BERAAAAAAAAAAATTT!!! tapi membahagiakan 😀

  19. iwan berkata:

    makasih atas kunjungannya………..maksih atas komenya..boleh kita tukeren link….aq tunggu jawabannya yah….

  20. rieny berkata:

    Salam ma ortunya ya kang…
    Lama juga gak berkunjung, ehh.. si akang ada blog baru…
    Btw kang achoey, kapan dunx jadi ortu jugak???? Hehehe…
    😉

  21. 1nd1r4 berkata:

    Hiks jadi inget ama mama n papa 😦

  22. desty berkata:

    mamaku pernah bilang begini :
    ” papa sama mama ga minta apa-apa dari kalian. Kalian jadi anak yang sukses, berhasil, dekat sama Tuhan itu sudah cukup. Papa dan mama tidak punya apa-apa untuk diwariskan…karena harta kami hanya kalian”

    deuhhh…trenyuh….

  23. yessymuchtar berkata:

    uuuwwww..udah pantes tuh kang…udang pantes 😛

  24. uwiuw berkata:

    wah asyik yah kalau kia sudah punya keluarga…rasanya rada rada happpi dan ngak prnah sepi

  25. khofia berkata:

    jadi inget kalo masih kurang menyayangi ortu…

    *ngangis bombay di pojokan*

  26. riez1929 berkata:

    tak ada manusia yang rela mati untuk kita lain selain orang tua….

  27. yodama berkata:

    Yup, perhatian itu yg t’kadang luput oleh qt sbg seorang anak.

    Orangtua pun ingin diperhatikan jg khan kang.

  28. rocknoida berkata:

    maksih udah ngasih renungan bro….

    cuma negor n ade post baru di blog ane

  29. siafa berkata:

    broo yuu tuh dah pentes jadi orang tua.
    ——————————————–
    ——————————————–
    so take one and get married sooner..
    jangan hanya bermimpi..
    kenyataan seperti itu kan lebih indah..
    ya ga…
    SIAFAfun fasti akan bilang begono…^0^ 🙂

  30. annosmile berkata:

    semoga menjadi anak yang berbakti orang tua
    dan orang tua yang menyayangi anaknya

  31. bocahbancar berkata:

    Iyah ternyata kita banyk yang lupa betapa Ibu kita sangat menyayangi kita,..

    Lupakah kita…/????

  32. dieyna berkata:

    sy dah gak ngerasain kasih sayang ibu.. tapi kan selalu mengenang kebaikannya semasa ia ada, ah thanx telah mengingatkan

  33. hmm..
    ortu emang harus disayangi, meski kita seringkali sakit hati karena ortu itu..

  34. ainn syalala . :D berkata:

    hmm . .
    so sweet !!

    :))

    perjuangan ortu bwt qta besar bgd tapi qta lum tentu bsa balas ny .

    😀

    i love my parents . 😀
    they are so foolish and can make me laugh !!

    :))

  35. ghostyoen berkata:

    Sayangilah keempat orang tua kita ( ayah, ibu, ayah mertua n ibu mertua ) dengan ketulusan. Jangan sampai ada penyesalan ketika beliau telah tiada.
    Memang salah satu event membahagiakan di dunia adalah melihat buah cinta kita terlahir didunia. Aku dan suami sekarang juga lagi menunggu kehadiran belahan hati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s