Menghapus Semu



Ketika Rembulan tenggelam, yang tersisa adalah cahaya hati
Ketika Mentari terbenam, yang tersisa adalah terangnya raga

Ketika gemercik gerimis reda, yang tersisa adalah kesejukan jiwa
Ketika angin berhenti berhembus, yang tersisa adalah heningnya rasa

Ketika semalam merah jingga masih menyala
Memupus kelamnya hitam di masa silam
Kini jingga beranjak pergi
Terpatahkan putih yang lama tersembunyi

Selamat tinggal semu
Papahlah langkahku ke telaga biru
Kan kubasuh wajah
Dan kuhamburkan di atas sajadah
Pasrah

Cbn, 15 Nov 2008

———————————————————-

Puisi ini selayaknya kuungkap kembali 🙂

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Kreasi Puisi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

30 Balasan ke Menghapus Semu

  1. awan sundiawan berkata:

    Semu selalu menyelimutiku…

  2. senoaji berkata:

    mantab…dari sisa sia2 menghenyakkan langkah ke seutuhnya…keren

    surga bisa dibicarakan lewat doa, bisa dikatakan lewat kata lalu diejawantahkan melalui makna tiada tara…

    mantab sob

    tabiek
    senoaji

  3. carra berkata:

    bew… kang achoey makin yahud aja ni main kata2nye :mrgreen:

  4. suwit2 berkata:

    cinta semu pasti kan hilang,hanya cinta sejati yg abadi.beruntunglah yg tdk tertipu oleh cinta semu,dan bersyukurlah yg telah memperoleh cinta sejati.mari berlomba meraih cinta sejati.

  5. mang kumlod berkata:

    Wew, keren sangat ni pusisi
    Kang Achoey, di Cbn pasti lagi…. 😀

  6. wi3nd berkata:

    semua yan9 serBa “semu” ituh meman9 tak men9enakkan a’..
    ba9usLah jika sudah men9hapusnya..:)

    buat lembaran baru den9an yan9 lebih bersih dan nyata..:)

    seman9aaaaadd a’..!!

  7. siwi berkata:

    Saat kening menyentuh sajadah
    Semua rasa tertumpah
    Tiada lagi gundah
    Hanya ingin berserah
    Ahh..

    *weleh weleh.. tetep ga bisa sebagus puisinya si Aa’* 😛

  8. nenyok berkata:

    Salam
    Aku juga rasanya mesti menggumamkan hal serupa, ya karena fithrahnya manusia mencari yang sejati.
    *OOT
    Tuh kang aya award ti abdi, mangga atuh dikeureuyeuh, pami kersa..henteu oge teu sawios-wios

  9. Sassie Kirana berkata:

    Mampir kang achoy..kangen banget lama gak blogwalking..mumpung masih sempet he he..
    Kabarnya baik kan?

  10. jadul berkata:

    halo mas salam kenal..
    puitis bgt nih

  11. hoihei berkata:

    Puisi nya menyutuh banget..

  12. masmoemet berkata:

    ayooo semangat … jemput bidadari hati …

    *dipentung kang acuy coz komen ga nyambung*

  13. layanglayang berkata:

    biarlah semu tetap ada, hingga ia hilang bersama asa.. 🙂

    sabar kang achoey.. yakin Allah pasti kasih yang terbaik untuk akang.. 😀
    *maaf kalo ga nyambung..

  14. mascayo berkata:

    terakhirnya kok pasrah kang …
    semangat ah ..

  15. radesya berkata:

    Kak, apa kabar hari ini?
    Aku suka sekali bacanya, bagus kak..
    Apakah kesemuan itu telah jadi nyata?

  16. sazka berkata:

    sebetulnya aku gak begitu suka sih puisi cinta2an. Tapi ya, kalo dibaca2 enak juga tuh bahasanya….

  17. komuter berkata:

    nyasar sampai IPB dramaga, akhirnya gagal nge-jump,
    .
    maafkan daku sobat

  18. komuter berkata:

    bertemu lain waktu,
    .
    semoga

  19. thevemo™ berkata:

    mantap kang..ajarin donk

  20. khofia berkata:

    hnggg…. jadi tertarik juga buat bermain kata-kata…

  21. mahabbahtedja berkata:

    sahabat…..

  22. bluethunderheart berkata:

    aku bang……..mengikuti kesemuan yang tertinggal di belahan duka para pencinta malam.
    dan blue menikmati semunya kedinginan yang berlanjut di sektor barat daya dukanya
    bang…………sejenak blue menikmatinya postingan yang tak menjemukan ini
    salam hangat selalu

  23. sososibuk berkata:

    si Semu orang mana sih??
    pasti pernah bikin kamu sakit hati ya?
    sampe mau di hapus segala…

    eniwei, harga penghapus sekarang berapa ya?

  24. pakde berkata:

    Pasrah barengi ikhtiar kang.

  25. Harry seenthing berkata:

    Salam ciamis manis, nuhun kang sdh mampir aku add lingnya ya kang. Wah, ciamis banyak blogger ya kang, sorry ga nyambung

  26. Rindu berkata:

    lagi jatuh cinta lagi ya kang …

  27. obaghy berkata:

    ya 😀

  28. jiwakelana berkata:

    Semoga kesemuan itu tdk lagi menyelimuti diriku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s