Antara Kesegaran Embun dan Perhatianmu


 

Jangan ganggu diriku, saat kukumpulkan butiran embun di pagi hari. Biarkan aku meneguk tuk segarankan jiwaku nanti, saat telah penuh gelas ini.

 

Jangan pula kau tanya kenapa ku tak berhenti. Saat gelas yang satu telah terisi. Biarkan kuambil gelas lagi, dan yang ini tuk membasuh wajahku yang lusuh agar kembali berseri.

 

Jangan sampai kau salahkan aku, jika kelak ku tak lagi kumpulkan embun itu. Ada kalanya suatu penawar tak lagi perlu, jika sudah cukup tegar diriku.

 

Karena sebenarnya bukan embun yang kubutuhkan, tapi kesegarannya saat kuperlukan. Tetapi darimu, perhatian itulah yang kubutuhkan. Bersabarlah tuk tetap melakukukannya, sampai ikhlas melekat tak terpisahkan.

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Celoteh Hati. Tandai permalink.

18 Balasan ke Antara Kesegaran Embun dan Perhatianmu

  1. lintang berkata:

    bahasa yang menyentuh. terima kasih sdh mampir

  2. mujahidahwanita berkata:

    Kau sapa diriku dengan senyummu
    kau sapa diriku dengan hatimu
    kau berikan segalanya untukku

    Di saat kau genggam tanganku dengan tanganmu
    kau ajak aku untuk menuntunku
    melihat indahnya warna-warni pelangi

    kau mengajakku berjalan di atas rumput
    Tuk mersakan embun dengan kaki telanjang
    aku butuh senyummu,aku butuh kehadiranmu…*di blog ku*

    he…he…he….he…..:mrgreen:

  3. uki21 berkata:

    engkau selalu akan tegar sahabatku, karna embun itu tersedia pada palung Cinta tak bertepi.
    berkunjunglah dalam keheningan malam, engkau kan dapatkan itu.

  4. bang diod berkata:

    mantep kata-kaatnya gan…

  5. Menik berkata:

    ehem.. kok ga ada tags nya ?
    *siyul2*

  6. roy berkata:

    waduh……..
    mau cari PERTAMAX ternyata sudah habis………
    hehehe

  7. roy berkata:

    fuih………
    berat……..!!!!!
    dalem banget…..
    siapa seh yang dimaksud dalam barisan kata-kata itu?
    suatu saat ngundang roy yach….
    hehehehe

  8. mmmmmmm…………..aku renungkan dulu yaaaaa……….
    kayaknya perlu bertapa nih……….. aku bertapa dulu ya………..
    http://kesunyianku.wordpress.com/narsis-ah/
    tapi agak lama.,, gpp. khan………!!!!!!!!!
    embun emaaaaaang segerrrrrrrrrrr…………….bossssssssss……….. sayang di suroboyo gak ada embun seperti di desa……….

  9. zoel berkata:

    makin puitis aja kang

  10. lumiere berkata:

    si akang ni lagi ngomongin sapa toh? 🙄

  11. emfajar berkata:

    puitis banget kang.. mantaps 🙂

  12. suhadinet berkata:

    Ada apa niy..? 😉

  13. fachri berkata:

    blogwalking byk jumpai postingan melow, so sweet…

  14. siafa berkata:

    yaayyayaa…
    dan cidak salah embun yang kau kumfulkan icu masih muda dan segar..
    hehehhe..
    tak rugi kaukumfulkan embun icu..

  15. dieyna berkata:

    Kubunuh saja asa itu
    Jika manis dalam anganku hempaskan diri ke rendahnya Jahanam NYA
    Kubunuh saja asa itu
    Jika dekatnyaku padamu jauhkan diriku padaNYA
    Kubunuh saja asa itu jika lama menatapmu palingkanku dari NYA

  16. suwit2 berkata:

    udah bener2 yaqin?

  17. fahri berkata:

    pasti si akang orangnya halus, peduli dan suka menolong. bertanggungjawab, pemaaf dan suka menabung… hehehe.. salam kenal kang. sy hrs banyak belajar neh…

  18. best world cigarettes berkata:

    very good article, i can using this for my schoolwork,thank you

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s