Selamat Tinggal Sang Khilaf


Sahabat, coba kau lihat di sini, aku terpaku melihat itu. Ternyata mereka masih menyapaku dan mereka tidak tahu kalau aku masih ada, hanya di tempat yang berbeda. Mereka adalah sahabat yang baik. Aku kagum pada mereka.

Banyak yang bertanya padaku tentang kenapa aku pindah ke blog baru. Aku hanya bisa menjawabnya kalau aku ingin merasakan nikmatnya kembali memulai ngeblog, itu saja.

Tapi jika ada yang memaksaku tuk menambahkan jawabannya, maka kukatakan cukup aku yang tahu. Atau bisa saja kujelaskan saat yang tepat tuk berkata.

Selamat tinggal Sang Khilaf, semoga Sang Sederhana tetap ada.

Β 

Iklan

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Pos ini dipublikasikan di Celoteh Hati dan tag , , , . Tandai permalink.

42 Balasan ke Selamat Tinggal Sang Khilaf

  1. Ly berkata:

    lho…..???
    “Selamat tinggal Sang Khilaf, semoga Sang Sederhana terbiasa tuk tak lakukan itu.” <<—– melakukan apa *set mode binum*

  2. Ly berkata:

    yang sabar yach kang….?? ambil hikmah dari setiap kejadian dalam hidup qt *sok bijak* πŸ˜€

  3. yodama berkata:

    Ouw, jd baru ngalamin ‘pubertas kedua’ dlm ngeblog niy… πŸ™‚

    Selamat berkarya dlm blog sederhananya.

    sang khilaf, and now sang sederhana. OK.

  4. Nin berkata:

    Dari sang khilaf menjadi sang sederhana ya….
    Bagus juga…
    Semoga tetep sederhana meski sudah jadi milyurner

  5. Dalila Sadida berkata:

    hmmm…. *try to understand* rumah barunya bagus kok πŸ™‚

  6. mikekono berkata:

    iya….seiring dengan perjalanan waktu
    memang tak selayaknya khilaf terus
    selamat berproses menuju kesederhanaan
    yg arif dan wicaksono…….

  7. bluethunderheart berkata:

    dimanapun abang berpijak aku akan berusaha datang bang. semoga sukses dlm segala bidang. salam hangat selalu

  8. Tea berkata:

    amiiin… tetap menjadi seseorang yang membumi ya, Kang πŸ™‚

    Btw, ambil awarnd di blog aku, Kang πŸ™‚

  9. Tea berkata:

    ralat: “award” maxud saya *grin*

  10. karena kamu tidak khilaf lagi
    maju terus menghadapi hidup ini
    tidak perlu menenggok kebelakang
    lebih baik menjadi pribadi yang sederhana dan bersahaja πŸ™‚

  11. Pakde berkata:

    Whatever kang…tampilan seperti apapun…aku sih asyik asyik aja….yang penting ada tulisannya. Selamat dengan rumah barunya (sory telat)

  12. FaNZ berkata:

    udah g khilaf lagi kang? ehehehe πŸ˜€

  13. emfajar berkata:

    emank seru ya kang klo mulai ngeblog dari awal lagi..

    *coba ahhhh πŸ™‚

  14. nAsruni berkata:

    Someday saya jg mau bikin blog baru ach.. Tp kapan ya? Tunggu momentum yg pas.. πŸ™‚

  15. ahsani taqwiem berkata:

    bang, URL nya saya taruh di blog saya, biar saya gampang berkunjung….

  16. siwi berkata:

    Dimanapun rumahnya.. Aku akan tetap berkunjung kesana πŸ™‚

  17. latree berkata:

    semoga kau tetap achoey yang sama

  18. Jane berkata:

    hihi.. pembaca setia emang gak lari yah k πŸ˜› btw ho oh.. blog baru tuh kayaknya seger yah πŸ™‚

  19. amaliasolicha berkata:

    oo… ic ic *ngangguk2 πŸ™‚

  20. yg penting kakak ttp msh ada dech.. heheh πŸ™‚ senang ttp bs bersama

  21. Fajar berkata:

    gmn kang cucu saja, ngga dijelaskan jg gpp…

  22. ILYAS ASIA berkata:

    Anda dengan sederhana mengatakan ingin ngeblog dengan cara baru

    inilah yang namanya naik kelas,

    saya akan mengikuto jejak ini.

    nanti

  23. tren di bandung berkata:

    yang terpenting, saya akan belajar sama akang soal ngeblog. saya yang termasuk kejebak beberapa kali berkunjung ke blog yang lama itu.

  24. afwan auliyar berkata:

    tetap bersahaja kang πŸ™‚

  25. Agung Mojosari berkata:

    Tetep keren kang…. πŸ˜€

  26. Rindu berkata:

    saya jadi teringat blog saya yang lama …. akan saya lupakan dan memulai semuanya dari nol lagi diblog yang semoga selalu saya rindukan, itulah mengapa saya menamakan blog saya rindu.

    kang cucu, udah shalat magrib?

  27. edratna berkata:

    Pasti punya alasan sendiri kenapa pindah rumah baru….apapun alasan itu, semoga ngeblog nya tetap berjalan….

  28. insansains berkata:

    ^_^ Saya juga ingin melakukan hal yang sama ah…. πŸ˜€

    Membumihanguskan blog saya… dan memulai dengan yang baru……..

    [berani gak yach?]

  29. yessymuchtar berkata:

    iya tuh bener kata bunda enny…si akang bosen kayaknya jadi orang khilaf πŸ˜›

  30. Ardy Pratama berkata:

    apakah skrg mrskan yg lbih baik kang? πŸ™‚ Slmat tnggal khilaf…

  31. shaffiyah berkata:

    semoga dengan adanya rumah baru ini
    motivasi semakin baru….karena semangat yang mengiringi
    dimanapun kita berada kalo punya niatan yang baek insya Allah “warna” itu tak akan pudar

    semangat kak πŸ™‚

  32. suhadinet berkata:

    Saya sudah pindahkan link blog lamamu ke sini choey..

  33. tren di bandung berkata:

    blog baru, mungkin dengan idealisme baru ya. dalam rangka mempekokoh idealisme blog bagaimana kalau ngasih pendapat atau link artikel di

    http://trendibandung.wordpress.com/2008/11/07/blogger-and-the-city/

  34. tren di bandung berkata:

    kang ayeuna mah tos teu hilap deuinya…

  35. zoel berkata:

    semoga sang sederhana juga g’ pergi πŸ˜€

  36. septy berkata:

    tetap semangat kang, setidaknya bisa selalu membaca tulisanmu ^_^

  37. emma berkata:

    jangan ucapkan kata selamat tinggal..
    kelak kamu akan merindu “rumah lama” mu..
    sbab itu yang tengah terjadi padaku..
    aku kembali :memebenahi rumah pertamaku..”

  38. falla berkata:

    sang khilaf adalah sejarah yang telah dilewati,
    uhmmm I think So..

    mas haris tidak kemana-mana, mas haris selalu menjadi sosok yang bisa di tiru dan di tauladani…
    karena itulah sang pembaca tak pernah bosan berkunjung walaupun di rumah yang lama..

    *duhh sok bijak banget ya mas.. πŸ™‚

  39. Daniel Mahendra berkata:

    Ya, aku setuju: selamat tinggal Sang Khilaf…

  40. agoenk70 berkata:

    Hmmm kata yang sederhna tapi penuh makna… hehe

  41. mohammad yusuf berkata:

    sekarang gak khilaf lagi ya, kang? dah sadar berarti…. :mrgreen:
    *dipentung*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s