Harga Cabe Rawit Melangit, Sambal Mie Janda Tetap Khas Pedasnya


Kita tahu bahwa akhir-akhir ini harga cabe bukan hanya melambung, tapi melangit. Tinggi, tinggi sekali. Bayangkang, harga cabe rawit sudah mencapai Rp. 100.000 per kilo. Lalu siapa kah yang terkena dampak dari kenaikan harga cabe ini. Dampak untung pastinya hinggap di petani dan pedagang cabe, nah dampak bingung hinggapnya di para pedagang makanan yang menjadikan cabe sebagai bagian yang sulit terpisahkan dari makanan yang mereka sajikan.

Mie Janda selain terkenal karena namanya yang unik dan rasa sajiannya yang enak, juga terkenal dengan sambalnya yang orang bilang “setan”. Sambal yang orang bilang setan ini diolah dari cabe rawit sebagai pelengkap bagi para pelanggan yang masih merasa belum cukup puas dari dua pilihan saus yang kami sajikan. Banyak orang yang terjebak oleh sambal ini, dan inilah salah satu yang bisa membuat kami tahu mana pengunjung baru mana pelanggan. Pengunjung baru biasanya mereka kepedasan, karena mereka pikir sambal yang kami sajikan pedasnya seperti sambal-sambal yang biasa mereka temukan di kedai lain. Padahal, waaaaaaahhhhhh pedas banget rasanya.

Reporter Trans7 yang bernama Elsya menjadi salah satu korban sambal tersebut. Saat syuting untuk tayangan berita kuliner dia kan melahap Mie Janda Super, dia tuangkan dua sendok sambal ke mie yang kan dilahapnya itu. Saat syuting berlangsung dia lahap tanpa berburuk sangka sedikit pun. Dan setelah itu keringat pun bercucuran, pedasssssss katanya. Untung ada Es Duda yang bisa menjadi penawar rasa pedas yang terlalu itu.

Pedas ya rasanya pedas, tapi pedasnya sambal Mie Janda jangan berani sahabat tantang jika sahabat memang tak doyan pedas. Terlebih jika sambal tersebut disajikan dengan saus, wow pedasnya benar-benar membara.

Kembali lagi ke harga cabe yang melangit itu, jelas kami terkena dampaknya. Sempat kami coba hilangkan sambal di kedai kami selama satu hari. Dan komplen pun bermunculan dari para pelanggan. Wah kalo Mie Janda gak pakai sambal, rasanya gimana gitu. Akhirnya besoknya kami hadirkan kembali sambal di kedai sahaja kami. Sambal yang pelanggan bilang pedas rasanya, sambal yang kami bilang pedas harganya. Semoga, harga cabe bisa normal kembali.

Catatan:
Buat yang ingin tahu kenapa alasannya namanya Mie Janda klik ini!
Buat sahabat yang ingin tahu menu apa saja yang disajikan klik ini!
Buat sahabat yang ingin tahu dimana saja alamat Mie Janda klik ini!
About these ads

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
Tulisan ini dipublikasikan di mie janda dan tag , . Tandai permalink.

81 Balasan ke Harga Cabe Rawit Melangit, Sambal Mie Janda Tetap Khas Pedasnya

  1. wiangga0409 berkata:

    wah, ternyata!
    mas di bogor juga, bogor nya dimana?
    mie janda , tokonya dimana?

  2. Goyang Karawang berkata:

    mie janda dan es duda.. hehe.. mantap2 namanya! marketing yang bagus :)
    ah jadi makin penasaran pengen nyicipi nih kang… :)

  3. Masbro berkata:

    Oh ada es duda nya juga toh Mas? hehe, keren.
    Iya, semoga harga cabe normal kembali..

  4. julicavero berkata:

    tumben sobat memantau harga cabe…sekalian jualan cabe kah dipasar?atau jgn2 jd tengkulak neh?wkwkwkw

  5. fitr4y berkata:

    mie janda temennya es duda … heheheeee .. ;)

  6. AngelNdutz berkata:

    dikirim sesekali ke Sby dong a’ :D

  7. adit-nya niez berkata:

    Klo dipikir2 kasian juga tukang gorengan. Bisa2 ga akan dikasih cabe lagi nih klo beli… :P

  8. sakti berkata:

    janda membara… wow…

  9. volverhank berkata:

    duh aku ga kuat pedes deh :(

  10. Pendar Bintang berkata:

    Asyik dunk kalau tetep pedes ya Aa…..

    Haduuuh jadi makin gak sabar pingin makan mie di mie janda :)

  11. yuniarinukti berkata:

    Buka di Sby donk Kang.. jadi pengen nyoba nih…. :P

  12. MENONE berkata:

    waaaaaaahhhhh ikut di shoot nich sob hahahahahaha………….

    oh ya sob link-nya udah menone pasang di blog ane…… ditungguu backlink-nya ya……
    http://menone.wordpress.com/berita/link-sahabat-menone/

  13. Octa Dwinanda berkata:

    bagaimana cara mensiasatinya tuh mas ???

  14. Mbah Jiwo berkata:

    jadi penasaran seperti apa rasanya mie janda

  15. andi sakab berkata:

    mie janda di padukan sama es duda???

    wah, pasangan menunya aja namanya serasi :D

  16. Yulis Samoa berkata:

    Kalau ada rezeki dan langkah yang baik, saya akan mampir deh ke warungnya mas Achoey EL Haris… Tapi kudu diposting ya mas di blog Catatan Cinta Sahaja ini..,
    Pengen kenalan juga nih ama mbak nya…hehehe

  17. bundadontworry berkata:

    wah, kalau pedas gitu, mau banget ikutan nyobain Mie Janda A :)
    kpn dunk buka cabang di Tangerang?
    semoga makin sukses Mie Jandanya a A :)
    salam

  18. Sejak saya kenal [walaupun cuma di dumay], saya pengen sekali datang ke Mie Janda. Ingin merasakan bagaimana nikmatnya makan mie janda, dan ingin menjalin silaturahmi dengan sahabat Achoey sekeluarga.
    Saya yakin niat baik saya ini akan di kabulkan oleh Allah. amin..

    Sukses selalu sobat.. :)

  19. Hafid Junaidi berkata:

    yup, memang harus tetep pedas lah ^_^

  20. An berkata:

    “Lalu siapa kah yang terkena
    dampak dari kenaikan harga cabe ini.
    Dampak untung pastinya hinggap di petani
    dan pedagang cabe,”

    ::.setahu saya tidak begitu . Faktanya biarpun harga cabe meroket, petani tidak memperoleh dampak untung yg signifikan seperti perkiraan orang…

  21. pututik berkata:

    saya paling nggak mau namanya pedas pedas, apalagi sekarang sudah pernah terkena magh. ngeri sama cabai

  22. kang ian dot com berkata:

    hoho kayanya kalao saya makan disitu.. sambelnya akan awet..orang saya g suka sambel xixi

  23. sibutiz berkata:

    mantabs ka,
    ya walaupun harga cabe sama pedasnya dengan rasanya tapi kalau sudah ciri khas tetap lah di pertahankan..
    hhe hhe,,gak nyambung ya ka….
    maksih

  24. Masjid Kita berkata:

    ternyata mas pemiliknya?!?!? wah sukses dong..!! hebat!
    terus bagaimana kelanjutan kisah dari tragedi cabe ini mas…?!?!?
    tentunya masih di produksi kan sambel khasnya… hehehe..

  25. Ayo adu pedas dengan sambal khas pulau Lombok. Pedesan mana? he he he

    Aku yakin, kalo orang-orang Lombok masuk ke kedai mie Janda, harga cabe rawit pasti terasa tinggi ha ha ha.

  26. muslimarket berkata:

    mantap…
    kapan-kapan mampir ah…

    salam janda (nah lho..??)

  27. Hari Mulya berkata:

    pengen banget ngrasain si Duda ma si Janda..
    tapi jauh..
    coba kaLo di Semarang ada… ^^

  28. budiarnaya berkata:

    Sempat ngobrol dengan tetangga yang penjual nasi, sedikit mengeluh karena harga cabe 130 rb per kg, bingung mau membuat bumbu dan sambal

  29. simfonikata berkata:

    Bener mas…harga cabe memang lagi mahal, jadi kepikiran juga bagaimana para penjual makanan, serba salah satu sisi harga naik, satu sisi kebutuhan konsumen, tapi salut dengan mie janda masih tetap stabil

  30. bintangtimur berkata:

    Kebayang gimana repotnya ya, mengatur permintaan konsumen yang suka cabe, sementara cabe yang merupakan bahan utama produksi sambal, harganya tinggi luar biasa…ah, semoga harga cabe segera normal deh…
    *makin penasaran dengan mie Janda, nggak berniat buka cabang di Garut?* :D

  31. waw pedas hahaha. kalau orang jogja dengan gudeg yang sangat manis hhe

    oh ya, aku kayaknya udah pernah liat Mie janda dan Es duda bang. itu singkatan kan?hhaha. Kayaknya di jelang siang dulu deh. Soalnya aku malah diberi tau sama adikku kalau aku udah pernah nonton, tapi lupa hhe

  32. Ceritaeka berkata:

    Salut!
    Tetap mempertahankan mutu yah aak :)
    Salam,
    EKA

  33. Farijs van Java berkata:

    wah, coba alternatip seperti kata kawan saya di sini aja, kang :D

  34. wahyu nurudin berkata:

    kalau lombok naik harusnya petani kan untung karena mereka dapat uang banyak?

  35. Sugeng berkata:

    Memang yang paling terkena dampak perubahan harga cabe ini adalah pedagang makanan seperti mie ayam janda ini. Yang jelas dengan perubahan harga ini margin keuntungan dari pedagang berkurang dan pada kasus cabe sekarang berkurangnya sangat sangat segnifikan. Lha wong dari harga 7000 berubah menjadi 100.000 apa gak gila …… :razz:
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  36. orange float berkata:

    makan kl ngak pedas kurang asyik, ngak ada yang ngelawan :D

  37. tengku berkata:

    pedes2 memang seru kalo di kombinasikan dengan yg seger2…

  38. aldy berkata:

    Jadi menghayal pengen nyicipi pedasnya mie janda :D

  39. anjieya berkata:

    Membeli cabai seperti membeli barang mewah..ada yang bilang cabai semahal emas..

  40. lintasberita berkata:

    Terima Kasih atas commentnya di http://blog.umy.ac.id/lintasberita/2011/01/doa/#comment-19
    Jika berkenan untuk tukar link, Catatan Cinta Sahaja sudah saya masukkan di Link blogroll di blog saya,silahkan cek.Terima Kasih

  41. maminx berkata:

    Wow ajib bgt pedas ya, hmm ada es duda pula. Mantep nih tema nya yg putus cinta gitu ya, janda dan duda, hehehe. Pasti mantep nih tapi klo boleh ak pesen tar gak pake pedas ya kang, hehe.

    Ya semoga ada berkah lain ya kang meski cabe naik nya 2 langit, amin…:)

  42. blogbobby berkata:

    Saya paling doyan pedes… wah jadi kepengen.. sllrrppp… ;D

  43. edda berkata:

    gak enak makan tanpa sambal :(

  44. 99bit berkata:

    Disini harga cabe cuman 20taka perkg atau setara dengan RP2600rupiah di bangladesh ni

  45. kojack berkata:

    mungkin di indonesia harus ada yang mencoba nanem ghosh chili ya,
    itu sambel pedesnya bener bener dech

  46. Yudan F berkata:

    memang, harganya sangat melambung ya ,, muahall

  47. sundulgan berkata:

    mie janda…
    pingin coba juga nih.
    lokasi dimana ya mas?

  48. mrpall berkata:

    untuuuung aku ga doyan pedes..hehehe ga ngaruh tuh cabe selangit harganya

  49. Hariez berkata:

    hahaha..dan saya pernah juga jadi korban nya ya Kang :mrgreen:

    salam hangat

  50. andinoeg berkata:

    mantap, kapan nich ditraktir mie janda

  51. lozz akbar berkata:

    napa enggak nanam sendiri aja cabe Mas Achoey.. biar enggak terkena dampak bursa efek, eh harga cabe yang naik.. hehehe

  52. ratansolomj9 berkata:

    Baiknya kita tanam saja cabe rame-rame, biar harga cabe jadi turun … :)

    Salam dari Solo

  53. arifromdhoni berkata:

    Jadi ingin merasakan :P

  54. auraman berkata:

    bagi saya makanan tanpa cabe adalah hambaarrr (soalnya keturunan padang) hehe

  55. sedjatee berkata:

    pedas.. panas… sedep…
    jadi pengen menyantapnya
    dunia serasa tak enak jika tak ada cabe
    salam sukses..

    sedj

  56. Rama berkata:

    waduh, baru tau saya ada pasangannya
    ES DUDA, haahahaha…
    kreatif mas, jadi penasaran pengen coba,
    kapan2 mampir nih…

  57. Pedass pedass pedaass,,, Saya kepengen maen ke sana Mas Achoey,,,

    Tunggu kedatanganku hohoho :D

    Salam semangat selalu

  58. kazekane berkata:

    Totalitas usaha memang diperlukan….walau cabe selangit

  59. ysalma berkata:

    cabe juga semakin berasa pedas didapur2 rumahan kang,,
    tetapi disisi lain, sebuah berkah bagi petani cabe,,,
    Mie Janda tetap penuh cita rasa..

  60. wi3nd berkata:

    hemm..pengen nyubain es duda ama mienya..
    **belum kesampean wat kulineran kesana…

  61. Astra satria berkata:

    Kebetulan waktu baca postingan ini lagi ada dikantor dan belum makan, bikin lapar…. mmmmmnnn yummy…yummy…yummy…. :D

  62. hudaesce berkata:

    Mie janda (Jawa-Sunda) hahahahaha….,baru kutahu sekarang ternyata tu ya namamu. :)
    jadi penasaran juga ma sambalnya mie janda nih, maklum saya tu orangnya doyan sekali ma yang pedes2.

  63. printerclinic berkata:

    Wah baru denger nih namanya mie janda?!!. Lucu juga kedengerannya.. apa juga seenak rasanya ya?. Jadi penasara

  64. Gigih berkata:

    Cabe lagi mahal.

    …Salam kenal..

    Gigih

  65. iLLa berkata:

    semoga tidak berimbas juga ke warung2 dekat kosan :D
    *nasip anak kosan

  66. Daun berkata:

    kapan-kapan harus berkunjung nih tuk menikmati ke khasan MIE JANDA punya sobat hehehe…jangan kalah sama Trans7

  67. @helgaindra berkata:

    pengen deh nyobain mampir ke warung mie janda
    trus pesen mie yang super pedaaas
    hehehe

  68. r10 berkata:

    sambal pedas sepedas harga cabai, sayang petani tdk ikut menikmati kenaikan harga :(

  69. Asop berkata:

    Hehehe, rahasianya gak dikasih tahu, Mas? :D

  70. niQue berkata:

    wah harus segera dicoba niy,
    siaplah menantang diri untuk mencobai pedasnya sambal mie janda

    btw, ga ada kutukan apapun buat pasutri yang datang kan?

    Hahahaha lebay mode on

  71. melilea organik berkata:

    wih , gw suka pedes , mw nyoba mie janda , taaapiii , jauh , gg ada apah mie janda di jakarta ?

    di tunggu yah kehadiran mie janda di jakarta ?

  72. Nancy berkata:

    Pedes banget ya…? jadi pingin mencoba.

  73. vita berkata:

    nama brand nya bagus, bikin penasaran ngrasain janda, eh ,, mi janda, hehehe
    mungkin gak boleh terpengaruh harga cabe rawit untuk mempertahankan rasa khasnya, :-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s