Internetan dengan Bijak

Dalam sebuah obrolan ringan sembari makan malam, muncul sebuah tema tentang dampak negatif kecanduan internetan. Di mana menurut teman-teman, salah satu dampak buruknya adalah munculnya sifat individualis. Mereka mencontohkan, bahwa kadang ketika banyak orang yang sedang bersama pun, fokusnya tertuju pada ponsel masing-masing yang terkoneksikan internet. Jadilah mereka senyum-senyum sendiri, ketawa-ketawa sendiri, manyun-manyun sendiri bahkan bisa jadi marah-marah sendiri.

Sebagai pengguna internet dengan jam terbang lebih lama ketimbang teman-teman saya yang ada di sana yang menghabiskan waktu internetan mereka kebanyakan untuk facebook, maka saya pun mencoba angkat bicara. Tentu saja saya bicara dengan kapasitas saya sebagai orang yang bukan pakar.

INTERNETAN MENGALIHKAN DUNIA

Jikalau seseorang sudah cukup dengan internet sebagai teman mainnya, maka dia kan menghabiskan banyak waktunya untuk internetan. Misalkan pelajar, sepulang sekolah dia akan bergegas pulang untuk menyalakan komputer atau notebooknya. Dia gak tertarik lagi oleh ajakan teman-temannya untuk bermain bersama. Bahkan di waktu jam istirahat sekolah, dia pun membuka netbooknya untuk melakukan hal-hal yang mebuatnya merasa jauh lebih nyaman ketimbang ngobrol dengan teman-teman sekelasnya.

Orang seperti ini biasanya mereka sudah menganggap dunia maya adalah dunia mereka. Dunia yang jauh lebih membuat mereka nyaman dan asyik menjalaninya. Maka orang dengan tingkat candu terhadap internet setinggi ini, makan pun sambil internetan, waktu tidur pun tersita untuk internetan. Lebih memilih tidak bekerja jika bisa, atau ketika di tepat kerja pun tetap curi-curi waktu buat internetan.

Bisa bermacam-macam alasan kenapa orang seperti ini sangat kecanduan internetan. Misal saja karena merasa di rumahnya tak ada keharmonisan, karena ayah dan ibunya jarang di rumah dan kalau pun ada di rumah yang terjadi hanyalah pertengkaran diantara keduanya. Bisa jadi pula dalam pergaulannya di kucilkan, karena alasan fisik misalnya terlalu gemuk atau kurus, terlalu hitam atau putih dan lain sebagainya. Bisa juga karena lawan jenis senantiasa mencampakkan, maka dia menggunakan internet untuk mengelabui lawan jenisnya dengan seolah-olah dia sosok yang sempurna yang pantas menjadi idaman lawan jenisnya.

Ow ow ow, apa mungkin kita termasuk orang yang lebih nyaman dengan dunia maya ketimbang dunia nyata. Gini saja, kita deteksi kemungkinan itu.

1. Apakah kita lebih asyik bermain game online ketimbang bermain di lapangan?

2. Apakah kita lebih suka mencari teman di jejaring sosial dengan menampakan foto kita yang telah diedit supaya sangat keren dan kadang mengubah atau menutup-nutupi biodata yang sebenarnya?

3. Apakah kita termasuk orang yang lebih berani mengungkapkan perasaan lewat chat ketimbang ngomong langsung. Lalu kita lebih mudah merayu lewat chat dan kita lebih mudah terbuai, terayu oleh orang yang menjadi teman chating kita?

4. Apakah kita termasuk orang yang suka menulis status lebay dan bahkan bohong di akun facebook atau jejaring sosial yang lain. Kalau blogger, apakah kita menulis postingan di blog dengan tidak jujur hanya karena kita butuh dianggap wah oleh pembaca.

5. Apakah waktu yang kita gunakan untuk internetan sudah mencapai bahkan lebih dari 1/3 waktu yang tersedia setiap harinya. Maksudnya 1/3 dari 24 jam. Diakumulasikan dari menit per menit kita bercengkrama dengan internet setiap harinya.

Cukup lima saja yang saya tuliskan, dan jikalau dari lima pertanyaan di atas ternyata kita menjawabnya lebih banyak menjawab ya, maka alangkah baiknya jikalau kita membijak diri.  Bahwa yakinlah, dunia yang sebenarnya jauh lebih indah, lebih menyamankan dan lebih mengasyikkan ketimbang dunia maya. Jadikan dunia maya sebagai pelengkap saja, sebagai media yang kan membuat kita menjadi lebih bermanfaat.

INTERNETAN MEMPERLUAS DUNIA

Ya, jika kita menjadikan dunia maya sebagai pelengkap saja, sebagai media yang kan membuat kita menjadi lebih bermanfaat, kenapa tidak. Berinternet dengan bijak, berinternet dengan sehat, tentu saja kan membuat kita lebih luas menjangkau dunia. Dalam waktu satu jam saja kita bisa keliling Indonesia dan mengunjungi banyak negara di dunia. Dalam satu jam saja kita bisa menambah wawasan bahkan mungkin kan lebih banyak ketimbang membaca koran harian yang menjadi langganan. Dengan internet kita juga bisa mempromosikan usaha kita dengan baik. Contohnya kedai sahaja kami, Mie Janda. Riuh ramai laris manis salah satunya karena saya promosikan melalui postingan-postingan saya di blog dan juga banyaknya blogger main ke sana.

Di negeri kita, blogger saja ada komunitasnya, satu sama lainnya saling mengenali dan mengapresiasi. Lalu mereka tidak hanya menulis untuk berbagi di internet saja, mereka juga terlibat di dunia nyata dengan beragam kontribusinya. Mereka terlibat dalam aktivitas sosial, terlibat dalam memajukan dunia pendidikan, terlibat dalam memajukan daerah masing-masing. Saya sendiri dan teman-teman mendirikan Komunitas Blogger Bogor (BLOGOR) sebagai wujud keinginan keterlibatan para blogger dalam turut serta memajukan Kota dan Kabupaten Bogor. Hal ini jelas mematahkan anggapan bahwa orang yang senang internetan itu tidak senang bersosialisasi di masyarakat.

Jadi, ayo gunakan internet dengan bijak, gunakan internet dengan sehat. Gunakan internet untuk kebaikan, gunakan internet untuk kemaslahatan. Gunakan internet dengan tepat dan kita pun menjadi lebih hebat.

Salam Persohiblogan.

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
This entry was posted in Hikmah dan Motivasi and tagged . Bookmark the permalink.

47 Responses to Internetan dengan Bijak

  1. Hari Mulya says:

    saya terus berusaha berinternet sebijak mungkin..
    menyeimbangkan antara dunia nyata dan dunia maya…

    • kau bisa menjadi contoh yang baik di dunia internet sobatku :)

      ..
      ilyas afsoh kagum padamu

  2. TuSuda says:

    Setuju Kang, bagaimanapun juga internet hanyalah sekadar alat untuk berkreasi dan berbagi secara jujur, wajar, bersahaja dan bersahabat..
    BTW, artikel ini bagus sekali kalau diikutkan dlm kontes blog 2010 spt yg diikuti Pakde Mars sama Mbak Iyha, coba saja cek kesana Kang..
    Terimakasih sudah brkenan berbagi..

    • bener kata mas Tusuda, artikel ini bagus lo jika diikutkan di http://bandungblogvaganza.blogdetik.com/?page_id=73

    • achoey says:

      Terima kasih sobat atas infonya. Saya gak awalnya dengan lomba ini. Terlebih tulisan saya sangatlah sederhana. Tapi saya coba ikutkan :)

  3. saya memang kecanduan internet, tp saya tidak suka curhat di dunia maya. saya lebih suka curhat & berkeluhkesah dengan Tuhan.

    mau keluar rumah lihat internet, pulang langsung menghidupkan internet, naik bis buka internet, makan sambil lihat internet, mau tidur & kadang ketiduran di depan internet..

    hehehehe.. :lol:

    itulah saya..

  4. Abdul Malik Sholihin says:

    Dari sekian banyak yang Kang haris torehkan dalam kata-kata indah diatas, saya dapat simpulkan inilah yang dinamakan dampak dari teknologi “Menjauhkan yang dekat, dan mendekatkan yang jauh”

  5. auraman says:

    Online Online Online Online, saya termasuk yang suka game online a’, tapi tentunya di luar jam dinas kerja, karena tidak menemukan teman sehati dikota ini,..pergaulan disini berbeda dengan tempat lama saya , sudah mencoba berbaur, tapi malah ujungnya merendahkan…i love my world… lebih senang berteman dengan anak kecil,.hihihi dak banyak omong soalnya…

  6. dua2nya meski dijalani dg bijak, dunia berubah, teknologi berkembang, kita harus berubah dan berkembang juga.

    salam persahablogan

  7. Asop says:

    Berinteraksi secara langsung tetap yang terbaik. :)

  8. septarius says:

    ..
    pokoknya saya suka sama yang sehat-sehat deh..
    hehehe..
    ..

  9. wiwin9 says:

    kembali ke diri sendiri deh mau memanfaatkan internet untuk hal-hal postif ato gak. yang jelas bener kata Achoey yukk gunakan internet dengan bijak :)
    salam dari manado

  10. sedjatee says:

    mungkin inilah teknologi yang menyita paling banyak perhatian
    internet tak sekadar tren, telah menjadi kebutuhan
    dengan internet kita bisa mengakses info, bisnis dan hiburan
    internet adalah dunia yang indah dan penuh daya tarik
    salam sukses…

    sedj

  11. Harry Nizam says:

    Internet itu hanya alat, jadi harus diperlakukan sebagai alat.
    Tidak bijaksana kalau internet diperlakukan sebagai pengganti pergaulan.

    multibrand.blogspot.com

  12. nurrahman says:

    turut mendukung kontee s:D, badan sehat bikin kuat, internet sehat bikin hebat

  13. joe says:

    internet bisa sangat berguna jika kita juga menggunakan dengan positif … semoga sukses dengan kontesnya ya…

  14. budiarnaya says:

    Artikel yang menarik…ngak ikutan lomba menulis internet sehat mas ?

  15. indobrad says:

    kok kata “internet” dan “blog” diarahkan ke telkomspeedy dan blogdetik sih? ikutan lomba atau postingan berbayar nih? hehehehe.

  16. monda says:

    Masih lebih aktif dunia nyata, mayanya sekali2 aja.

  17. Debby says:

    kayaknya setengah hari selama jam kerja saya memang harus internetan Bro…gimana yah :D

  18. advertiyha says:

    Keseimbangan di dunia Nyata n Maya memang perlu ya kang.. :)
    lebih bagus kalo kehidupan di dunia maya bisa mendukung kehidupan dunia nyata, pasti makin bijak tuh berinternetnya,, hehehe

    moga menang kontesnya…

  19. Danu Akbar says:

    Yup.
    terutama untuk para blogger.
    kebanyakan pulang beraktifitas di offline, langsung buka komputer atau laptop masing2.
    untung saya masih bisa membagi waktu.
    antara sekolah, teman, keluarga, dan online :)
    Alhamdulillah

  20. Sippp…kesehatan dalam interaksi yang “pake hati”….

  21. maminx says:

    Hmm pekerjaan saya memang “terpaksa” menuntut saya harus berhubungan / terkoneksi dengan internet selama 8 jam waktu kerja, kadang lebih juga. Apalagi sepulang kerja kalau gak ada aktivitas ya colok modem internetan deh, tapi bukan buat FB / Twitteran sih, hehehe..berarti internet di kamus saya sudah menjadi “barang primer”. Tapi kalau sabtu minggu mah dipake buat istirhat/liburan, gak ada kamus internetan kalau gak penting-penting banget mah, hehe. InsyaAllah mudah2an membawa dampak yg positif aja, amin..

    nice share kang, sukses lomba nya.

  22. asepsaiba says:

    Satu pepatah tentang dampak negatif internet: “Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat” .. :)

    Salam kang!

  23. Artta says:

    Setuju sob. Sudah saatnya kita gunakan internet dengan bijak.

    Salam.

  24. bolehngeblog says:

    sekedar kunjungan malam saja…selamat malam..

  25. Benar kata Anda, berinternet secara bijak akan mengurangi dampak psikologis dan sosial..

  26. kikakirana says:

    klo sedang ada yg di minati… ya rajin banged bergaul sama inet…
    tapi klo gag ada ya wassalam sama si inet qkkqkqkq…

    HIDUP!!! ^_^

  27. Masbro says:

    Bergizi sekali mas, artikelnya..Salam hangat;

  28. arman says:

    hehe betul tuh…
    gua juga kecanduan nih… bukan main game tapi blogwalking. hahaha. kaco kaco…

  29. ratansolomj9 says:

    Artkelnya inspiratif dan mantabs, selamat berlomba ….

  30. dedekusn says:

    Iya kang… dunia maya sangat buanyak manfaatnya,…
    walau langganan internet bulanan semakin murah, penggunaan bijak sangat diperlukan.

  31. Pak Dwi says:

    Kang buagus artikelnya….:)
    mau ikutan masukin ke postingan saya yua… [izin nch....]
    [ikhlas gk ikhlas harus ikhlas…..hehehehe…
    Nuhun infonya…

    Salam Blogger….

  32. Pingback: Internetan dengan bijak « "VheGo 41"

  33. Internet sudah benar2 mengalihkan duniaku A…bagaimana tidak, aku kerja mulai pagi ampe sore jam 5 kadang lembur ampe jam 7 atau jam 8 ya di depan computer yg connect ama internet, ntar plg nyambung lg pas BW, kebangun habis sholatpun kalau susah tidur connect lg internet….

    Bener-bener dech,
    Kecuali hari minggu kalau pas ada acara jalan ama teman baru deh, bye bye internet…

    Tapi jujur internet banayk banget untungnya daripada ruginya, karena kalau di bilng membuat kita jadi individualis nggak juga, malah sebaliknya kok…

  34. Mbah Jiwo says:

    mendekatkan yg jauh, menjauhkan yg dekat, bang mie jandanya satu… *ambil sendok*

  35. pagibening says:

    bijak sekali dirimu A :)
    Moga menang :)

  36. kangrahmat says:

    nice post
    salam kenal

    kunjungi lapak saya yah
    http://kangrahmat.blogdetik.com/index.php/2010/11/15/sukes-berat-dengan-internet-sehat-tanpa-perlu-tirakat/

  37. kangrahmat says:

    Btw sepertinya saya tahu slayer yang dipakai…
    “tetaplah bertahan dan bersiap siagalah”

  38. Pingback: Pengumuman Pemenang Festival Blog 2010 « Gunung Api Purba

  39. Pingback: Pemenang Lomba Tanpa Diduga | Catatan Cinta Sahaja

  40. Willy says:

    wah kalau saya mah lebih dari 12 jam di depan internet, lawong hidupnya juga dari sana.
    tapi terima kasih mas,
    saya juga akan lebih menyeimbangkan antara dunia online dan offline.

    willymerdiansyah.com

  41. maminx says:

    Wow menang hadiah ya kang di blogdetik, selamat ya..sukses, :D

  42. isw_banna says:

    selamat ya kang dah jadi pemenang di blog detik

  43. Yantie says:

    artikelnya mantap euy …. selamat ya dah menang …

  44. Pingback: Penyerahan Hadiah Festival Blog 2010 « Gunung Api Purba

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s