Melambai hamparan padi menguning, tertiup sepoi-sepoi angin. Aku berjalan terseok di pematang, beranjak pada sebuah kolam di tengah sawah milik ayah. Lalu, biasanya di sana kuhabiskan beberapa saat waktu. Duduk di sebuah saung yang sederhana namun indah. Sekedar mengingat masa-masa kecil atau sembari memancing ikan yang ramah.
Dalam setahun, aku bisa sampai empat kali pulang ke kampung halaman. Sebenarnya bisa jauh lebih sering, namun aktivitasku di kota sekarang seakan menahan hentak langkah. Membuatku terlalu lelap pada kesibukan menjemput nafkah dan mengukir eksistensi potensi pada riuh ramai sorak sorai. Terlebih, ketika aku sudah tiba di kampung halaman, rasanya enggan untuk beranjak kembali pulang ke hiruk pikuk keramaian. Aku terlalu jatuh cinta pada hijau dedaunan dan semilir kesejukan. Aku terlalu cinta pada kesahajaan dan keramahtamahan. Aku terlalu jatuh cinta pada penuhnya mushola, pada celoteh anak-anak belajar agama. Aku terlalu cinta pada kehangatan seisi rumah nan indah. Yang jujur, hal-hal yang membuatku jatuh cinta perlahan memudarkan pesonanya terkena imbas garah kota.
Bagi orang-orang, pulang kampung identik dengan mudik lebaran. Ya, karena biasanya saat itulah mereka mencium aroma tanah tempat bermain di masa kecilnya. Saat ku kecil dulu, seringkali takjub saat jalan kampung menyempit karena banyak mobil terparkir di tepiannya. Namun belakangan kekagumanku pun berubah, saat tahu sebagian dari yang terparkir itu hanyalah mobil rentalan. Lalu, kenapa keramahan kampung ini harus dihadiahi kebohongan tentang kesuksesa di kota, tentang kedigjayaan di kota, tentang kemewahan yang sebenarnya fatamorgana. Yang langsung atau pun tidak, hal inilah yang memotivasi para pemuda kampung terpogoh-pogoh meningalkan kampungnya tuk mengadu nasib di kota.
Bagiku, mudik bukanlah untuk mempertontonkan kesuksesan dan keberhasilanku. Meski kadang ibuku komplen akan hal itu. Ketika aku memakai pakaian sangat sederhana, berjalan dengan alas kaki yang sangat sederhana, lalu menyapa penduduk yang sedang sibuk dengan rutinitas penjemputan rejekinya, meski secara sederhana. Bagiku, mudik adalah upaya kembali memeluk tradisi, menikmati kehangatan cinta yang ada di dalamnya.
Sahabat-sahabatku, selamat mudik. Selamat menikmati kembali masa lalu yang indah. Masa di mana kita seringkali berenang di kali, memainkan taktik Maradona dan Roby Darwis saat bermain bola di sawah yang habis dipanen. Atau menikmati sensasi naik di pohon yang tinggi, lalu berteriak, “ooooooooooooooooyyyyyyyyyy”.
Sahabat-sahabat bloggerku yang hebat. Ayo tuliskan tentang mudik dan ikuti lomba di sini!





Tahun2 lalu aku mudik semdirian dari Bandung, biasanya selalu macet&sedikit membosankan, tapi mudik kali ini pasti akan terasa sangat berbeda. Karena ada kau suamiku, karna keluarga kita bertambah dan akan tambah rame dan ceria. Mudik kali ini pasti lebih berkesan.
hati2 aja di jalan gan
kayanya kali ini mudiknya agak beda ya kang? kan sudah ada si teteh sekarang mah
ngak kuat saat kejebak macet, sangat membosankan
Mudik sudah menjadi tradisi yang melekat pada masyarakat kita….,
mudik emang asyik!
pagi kang semoga mudiknya seru apalagi dengan kehadiran sang istri
kalau windi mudik ke kampung orang
Kebiasaan kalau aku pulang pake sandal jepit sampai diegur kakak, “ga ada sandal lain Bud?”. Aku cuma jawab “Aku nyaman memakainya” Aku juga berpikir sama sepertimu mas, mudik bukan untuk mempertotonkan seberapa suksesnya aku di perantauan sana, justru dengan mudik aku ingin kembali menjadi sederhana.
semua keluarga udah tinggal di jakarta bro. jadi saya gak pernah ikut tradisi mudik
Mudik, ajang ketemu kawan lama.
mudiknya berdua alias satu kampung sama istri kang? Kalau nggak, mudiknya gimana, gantian ya?
Itulah enaknya satu kampung, hehe. Kang Unggul satu asal juga kan
sebelum lupa karena mau mudik, saya ingin mengucapkan “selamat hari raya Idul Fitri 1431 H, Mohon maaf lahir dan bathin”
salam,
Bolehngeblog
ingin mudik … tapi masih ada kerjaan mesti kelar di kampus …
tidaaaaak!!!! …
salam akrab dari burung hantu …
selamat bermudik ria…
hati2 di jalan..
Berdoa sebelum pergi…
Selamat pulkam. Selamat sampai tujuan, selamat lagi sampai di tempat kerja mencari rejeki.
…mudik adalah sudah menjadi kebutuhan dasar manusia…kerinduan akan kampung halaman tak terbendung…silturahim sebagai ajaran agama alhamdulillah masih menjadi milik bangsa…sekalipun modernisasi telah begitu gencarnya mengancam keutuhan kehidupan muamallah sosial…maka janganlah perilaku sosial mudik itu dilarang oleh siapapun…
Bahkan ada fenomena kredit motor hanya 200rb, untuk mudik mentereng pake motor baru.. Lalu sengaja ditarik lagi setelah lebaran..
Semoga kita tidak termasuk di dalamnya…
ngebaca tulisan ini bikin saya ga sabar pengen mudik
aaaaa
Saya udah nyampe rumah
mudik…
tradisi bangsa ini yg mesti di lestarikan kang
mudik yuk…!!!
seru ajah kalu liat para mudiker,
gaya,tingkah polanya aneh aneh..
met mudik yah A..
good Luck wat lombanya
lebaran tanpa mudik..
bagai sayur tanpa garam,,hehe
med mudik jg bang
Cerita yang sangat bagus, saya kagum pada kata-kata anda dalam menceritakan tentang kampung halaman.Sukses selalu, selamat mudik. Semoga lancar di perjalanan.
Saya disini saja, ga mudik
Selamat malam, Sahabat BURUNG HANTU …
Semoga limpahan rahmat Tuhan selalu tercurah dalam kehidupan Sahabat semua …
Sehubungan dengan Blog Competition Beswan Djarum yg sedang Denuzz ikuti, Denuzz mohon kesedian Sahabat meluangkan sedikit waktu untuk bisa memberikan komentar di 3 artikel ini:
http://blog.beswandjarum.com/denus/2010/09/08/eksperimen-mematikan-bersama-djarum-beasiswa-plus/
http://blog.beswandjarum.com/denus/2010/09/08/uh-untuk-apa-jadi-beswan-djarum/
http://blog.beswandjarum.com/denus/2010/09/08/beswan-di-tengah-belantara-fana/
Komentar menjadi poin penilaian yang cukup besar dalam kompetisi …
Selain itu Denuzz harap Sahabat berkenan untuk memberikan vote di
http://www.beswandjarum.com/blogcompetition/
Tinggal klik “SUKA” pada blog atas nama DENUS HERUWANDA …
Denuzz ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kesedian Sahabat narablog …
Be a happy blogger! …
Salam BURUNG HANTU …
sayangnya bangau tahun ini nggak mudik…
met mudik dan met berhari raya bersama keluarga yah…
mohon maaf jika bangau ada salah kata dalam berkomen slama ini ^_^
NURHAYADI
BESERTA STAFF KABINET ZIZZAHAZ BERSATU
MENGUCAPKAN
SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITHRI 1431 H
TAQABALALLAHU MINNA WA MINKUM.
NURHAYADI
BESERTA STAFF KABINET ZIZZAHAZ BERSATU
MENGUCAPKAN
SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITHRI 1431 H
TAQABALALLAHU MINNA WA MINKUM
NURHAYADI
BESERTA STAFF KABINET ZIZZAHAZ BERSATU
MENGUCAPKAN
SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITHRI 1431 H
TAQABALALLAHU MINNA WA MINKUM…
Berkunjung dipagi hari kang….
Wilujeng Boboran Syiam… Minal aidzin walfaidzin…. Hapunten dari segala khilaf
Selamat mudik..
Komentarku ada yang menghilang…
A Achoey damang? selamat mudik
SELAMAT IDUL FITRI 1431 H, Minal aidzin walfaidzin… maaf lahir batin..
Semoga pasca Ramadhan kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik
Tahun ini ga mudik euy..
mudik menghidupkan kembali kenangan sebagai seorang anak,, indah..
belum lama terasa
untaian-untaian dari batok kepala ini
tertulis dibelantara dunia maya, melalui sarana yang bernama, blog
tak butuh waktu lama, ‘tuk memikat para penikmat
bahagianya hati ini, tiada terkira…
.
.
aku pun sama
kususuri untaian dari blogmu, sahabat!
banyak terasa, hikmah yang dapat kupetik
jika pun tiada, kadang tawa menjadi kesan atas untaian-untaianmu
.
.
tak akan pernah ada kata sesal yang akan terucap
aku senang sekali berjumpa dengamu…meski hanya, lewat kata-kata….
tak pernah cukup keberanian untuk berkata jujur siapa aku sebenarnya…
cukuplah kau tahu….
bahwa dibalik pemegang de Go Blog
ada seseorang yang memujamu…
.
tentunya, karena
I am only a human
Pasti pernah menorehkan komentar yang tiada berkenan,
maka, dengan momentum menjelang hari raya iedul fitri 1431 H kali ini
aku haturkan permohonan maaf,
sudikiranya dirimu mengulurkan maaf lahir dan batin
nisa gak punya kampung nun jauhh…
cuma pulang dari Sby ke Malang
, terus mumet2 aja di malang…
cuma mau ngucapin selamat idul fitri…..
mohon maaf lahir batin…..
Met lebaran dikampung halaman, mohon maaf lahir batin ya.
Salam saya.. .
Selamat Idul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir batin
selamat mudik… ^^ kalo aku mah ga pernah mudik, hehehe…
masih di ciamis ??
taqabalallahhu minna wa minkum
met lebaran a’
*smile*
maaf lahir batin kak achoey….
Selamat Hari raya idul fitri ya..Minal aidin walfaidzin..mohon maaf lahir dan bathin, semoga kita semua kembali menjadi manusia yang fitri, amin
Mas Achoey,
mungkin terlambat saya datang sedakap tangan, selamat hari raya idulftri 1431h, mohon maaf lahir dan bathin.
selamat lebaran dan selamt berlibur sob
lama ga kunjung kesini, pasti sibuk dengan keluarga barunya ya
minal aidzin wal faidzin mohon u/dibukakan pintu maaf selebar-lebarnya u/kesalahan yang telah ok perbuat baik ucapan dalam komen maupun tingkah laku dalam bersilaturahmi-happy idul fitri 1431H
Hoho.. met mudik bang.. ^^ Met Idul Fitri yaa… mohon maaf lahir batin…
semoga berhasil …
salam superhangat untuk keluarga
betapa enaknya bila mudik bersama
salam superhangat
Minal ‘Aidin wal Faidzin…..
maaf baru berkunjung lagi…. kumaha kabarna kang, damang?
Mudiknya lama banget mas, ditunggu oleh-olehnya lho
Kang, selamat idul fitri ya.. maaf lahir dan batin…
mudik itu silaturahim, dan silartuahim adalah bagian dari ibadah sesuai sunnah nabi.. meski memang perjuangannya (utk mudik) tidaklah mudah… semoga tahun depan bisa bertemu ramadhan dan menjadikan kita senantiasa sebagai hamba yang mempersungguh ibadahnya.
Seneng udh bisa mampir kesini…
tujuan utama mudik memang ingin menikmati kebersamaan d hari yang fitri,…
Mudik dan segala suka dukanya adalah bagian dari perjalanan hidup yang tentunya mendahulukan silaturahim terhadap keluarga.. sebagai bagian dari ibadah juga.. semoga kita semua diberikan kesempatan bertemu bulan Ramadhan lagi tahun depan.. amin!
Mudik memang memiliki kisah dan cerita Unik.
Selamat mudik bagi yang masih mudik
(hare gene masih di kampung?
)
Mohon maaf lahir dan batin. Taqobalallahu minna wa minkum.
Setiap kali tiba Idul Fitri, dan orang-orang ramai mudik, saya jadi sedih. Begitu mudah bagi orang lain untuk mudik. Namun bagi saya begitu susahnya. Perlu ongkos ekstra untuk mudik ke luar pulau Jawa.
Selamat Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin.
ya, mudik untuk silaturahmi itu baik, tapi jika hanya untuk pamer itu tidak baik
apalagi udah pamer pake ditambah bohong lagi dengan mobil rentalan
salam hangat sahabat
menyenangkan bisa mudik yaaa..
aku sendiri gag bisa mudik sering-sering neh hehehe…
hari raya idul fitri momen yang tepat untuk bersilaturahmi bersama keluarga dan saudara2 tercinta.
mohon maaf lahir batin ya kang, lama tidak mampir saya.
Mudik sm istri emang kayaknya cihuy ya.. Mudah2an tahun depan udah bs mudik sm anak hihi
mudik tahun ini benar-benar mengesankan,.. ke Purwokerto yang normalnya bisa di tempuh dengan waktu 8-9 jam, mudik kemarin 23,5 jam… mantap
bagaiman kabarnya sekarang mas..???
baru jalan-jalan lagi nih saya..
minal idzin walfa’idzin mohon maaf lahir dan batin ya mas..
salam sejahterah selalu
dan Alhamdulillah akhirnya aku diberi kesempatan oleh Nya untuk bisa memeluk nenek tersayang ku di kampung Kang..
trim’s telah memotivasi saya untuk menulis lagi ya Kang
salam hangat
menurut saya, yang paling enak dari mudik itu kalo udah nyampe nya. suasana nya alam pedesaan banget, adem.. kalo perjalanannya, jauh, apalagi kalo macet, males deh hehe
kalo saya ndak punya kampung mas, piye? orang medan yang lahir di jakarta, jadinya ya gini ini.. ndak bisa mudik, ya mudik ke rumah doang..
salam kenal!
Armeyn.
Melambai hamparan padi menguning, tertiup sepoi-sepoi angin. Aku berjalan terseok di pematang, beranjak pada sebuah kolam di tengah sawah milik ayah. Lalu, biasanya di sana kuhabiskan beberapa saat waktu. Duduk di sebuah saung yang sederhana namun indah. Sekedar mengingat masa-masa kecil atau sembari memancing ikan yang ramah.
puitis nih orangnya
meskipun agak telat tapi gak ada salahnya Alamendah’s Blog mengucapkan selamat idul fitri 1 Syawal 1431 H.
Mohon maaf lahir batin
OOT:
Mohon bantuannya untuk ikut menerjemahkan kata “Hutan, Binatang, dan Tumbuhan” dalam BAHASA DAERAH yang sobat kuasai. Ditunggu bantuannya di Menyebutkan Kata Hutan, Binatang, dan Tumbuhan dalam Bahasa Daerah | Alamendah’s Blog
Goresan kata Kak Achoey, meski ini bukan puisi, bagus sekali.
bogor,duuh pengen sekali kpn2 main dan tinggal disana
sok atuh…..
kang achoey apa kabar, sukses ya….
Jangan pernah lupa dengan kampung halaman…….
It’s the very thing i want to catch. Thanks!…
Cerita mudiknya seru banget nih mas…
Pake acara teriak-teriak di atas pohon segala…
Jadi inget kebiasaan saya ketika kecil dahulu… Tambeng banget deh… Suka manjat pohon. Pohon Pinang, Pohon Kelapa, Pohon Belimbing, dan Pohon Jambu Biji…hihihi