Surat Cinta 1 (Menyulam Rindu)

Malam kemarin, rembulan terang menderang. Aku menatapnya lama, menikmati keteduhan sinar mentari yang terpancarkan olehnya. Bukan maksudku membandingkan engkau dengannya, karena banyak orang bilang, rembulan itu tidaklah elok sebenarnya.

Malam tadi, hal demikian pun terjadi. Rembulan menyinari alam ini. Sayup-sayup kudengar alunan tilawah ayat-ayat suci. Ah betapa rindunya hati ini pada rasa cinta itu. Seperti terharunya aku saat mendengar kau melantunkan hal yang sama. Lalu kau menyalipku hingga beberapa juz banyaknya. Dan aku pun berada, pada sisi malu dan bangga. Malu karena aku kalah hebat, bangga karena kau lebih hebat.

Dua malam kita berpisah, dan seperti itulah hampir setiap minggunya. Memang kita harus bersabar hingga beberapa bulan ke depan. Hingga kau tersenyum sumringah seraya mengucap syukur. “Alhamdulillah telah lulus”. Lalu, dalam rentang waktu itu, perlahan aku menyulam rindu, yang kan menjadi gaun pelengkap wisudamu.

Kekasihku, telah kusapa pagi bening tadi. Kukatakan padanya bahwa cinta kan senantiasa terjaga. Seperti kesejukan udara, seperti beningnya embun, seperti terukirnya rasa syukur, seperti berkobarnya semangat. Ya, seperti itulah pagi bening, pagi yang mengisyaratkan bahwa langkah yang terayun tak akan sia-sia, langkah yang terayun adalah untuk kegemilangan masa depan.

Kekasihku, kan kunanti engkau di kedai sahaja. Bersama do’a-do’a indah yang tereja.

Tentang achoey el haris

Seorang lelaki sahaja yang gemar menulis. Dan blog baginya adalah media untuk menyalurkan kegemarannya itu. Salah satu pendiri Komunitas Blogger Kota dan Kabupaten Bogor (BLOGOR). Pengasuh Pojok Puisi. Anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB) dan Kopi Sastra.
This entry was posted in Cinta and tagged , , . Bookmark the permalink.

37 Responses to Surat Cinta 1 (Menyulam Rindu)

  1. alamendah says:

    (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    Semoga makin bahagia dengan kekasih hatinya, Bang

  2. gadisjeruk says:

    semoga doa-doanya segera terkabul..
    amiin,, :)

  3. dafiDRiau says:

    semoga langgeng selalu y Ms…???

  4. Bangauputih says:

    rembulan memang tak seindah kekasih kita pastinya…

  5. phia says:

    Weeewww…. yang lagi kasmaran ini.. heheheee.. :)

  6. Rita Susanti says:

    Semoga terus kasmaran dengan belahan jiwanya mas Achoey…

  7. pututik says:

    semangat untuk menggapai yang terbaik

  8. alief says:

    semoga segal aharap dan doa terkabulkan

  9. masinis says:

    semog terus langgeng sampai akhir nanti ya

  10. karzanik says:

    Semoga Doanya terkabul Cuy….
    dan menuju keluarga yang sakinah….

  11. soe says:

    mensra nya….. aye….

  12. Mood says:

    So sweet..
    Semoga bahagia deh.

  13. TuSuda says:

    Betapa setianya menanti sang kekasih. Lagi kemanakah gerangan, kekasihnya itu Kang.. ;)

    • achoey says:

      Di Bandung. Tapi baru aja dah kembali lagi :)

  14. bolehngeblog says:

    ikut merasakan indahnya malam ini…bulan terasa bulat sempurna

  15. Billy says:

    Karena dalam mencintai, kita tak butuh alasan…

  16. tukangpoto says:

    Moga doa romantisnya cepat terkabul ya kang..

  17. hanyanulis says:

    jadi melow saya baca tulisan di atas, jadi kangen ma seseorang “pasangan” yang bekerja di luar kota, dan hidup long distance dengan sya

  18. Gugun says:

    saya belum pernah merasakan jenis rindu seperti itu, rindu pada kekasih

  19. Hary4n4 says:

    Rindumu…senantiasa menyejukkan jiwa… :)

  20. Jangan berkaca pada rembulan karena rembulan sendiri hanya memantulkan cahaya dan tak memiliki cahaya sendiri, sedangkan kita lebih sempurna dan memiliki cahaya yang luar biasa yaitu cahaya kehidupan dan kesempurnaan. Semoga sukses dan selalu diberi kemudahan oleh Nya, salam kenal dan persahabatan dari Pekalongan.

  21. Mila says:

    Berkunjung :) , apa kabar?

  22. Miftahgeek says:

    Ah, jadi kepengen cepet2 nikah neh *hammer*

  23. M Mursyid PW says:

    Cinta sang sahaja memang luar biasa.
    Semoga senantiasa bahagia.

  24. monda says:

    semoga doa harapannya akan dikabulkan, amin

  25. semoga langgeng y mas :D

  26. Abdul Malik Sholihin says:

    Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan….

  27. ysalma says:

    Semoga jarak semakin memperkuat rasa Pagi Bening yang berSahaja :)

  28. Aldy says:

    Mas, pengawalan Cinta Yang Melekat. Pengawal Pagi Bening yang setia.

  29. rizarahmi says:

    Semoga kedai sahajanya selalu buka, Mas :)

  30. Mantabbb mas..
    bercinta dalam kesahajaan dan do’a do;a yang selalu terucap pada yang Maha Kuasa.

  31. kasmaran nih ye ….???
    cieeee …

    salam akrab dari burung hantu …

  32. semoga kian saling sayang pada kekasih hatinya ,A. :)
    salam

  33. orange float says:

    duh yang lagian jauhan, kangen istri ya a’

    akan ada kebahagiaan yang jauh lebih indah dari rasa rindu ini, sabar ya

  34. Asslm….

    Waaah artikelnya sangat bermanfaat

    Nih ada hadiah dari Aku….hehehe

    Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?
    Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis ?
    Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu ?
    Kenapa kita menutup mata ketika kita berciuman ?
    Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat

    Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan
    dan ada orang orang yang tidak ingin kita tinggalkan
    Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia
    melainkan awal dari kehidupan yang baru…

    Indahkan…hehehe

    Sob, jangan lupa kunjungan balik ya, sekalian mampir ke blog baru saya Mohon direview ya nih baru saya bikin:

    http://modifikasimobilterbaru.blogspot.com

    Salam Silaturahmi Antar Blogger Indonesia

    Wassalm…

  35. askep says:

    yang penting nggak sampek buta

    berbagi info askep

  36. racheedus says:

    Betapa indah jika cinta senantiasa dijaga dengan kesucian.

    Salam hangat. Lama tidak bersilaturahmi.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s