Oleh: achoey | 8 November 2009

Cerdas dalam Menghargai Karyawan

mie jandaDalam perjalanan kehidupan mencari (menjemput) penghidupan, kita akan dihadapkan pada beragam peran. Bisa jadi kita seorang karyawan swasta, karyawan negara (PNS), pengusaha, atau bekerja mandiri tanpa memiliki bos dan tanpa memiliki bawahan. Ini semua adalah peran mulia ketika kita bekerja di bidang yang baik (halal) dengan cara yang baik. Ukurannya terletak pada sebagus apa kinerja kita dan sepandai apa kita mensyukuri hasil yang kita peroleh. Memposisikan diri dengan cerdas dan ikhlas sehingga kiprah kita di jalan penjemputan rejeki ini menjadi  benar-benar pantas. Lalu, harmoni pun terbangun indah.

Ketika kita mendapati posisi sebagai seseorang yang di amanahi Allah untuk memiliki sebuah unit usaha dan kita memiliki karyawan, maka kita harus memainkan peran ini dengan sempurna. Peran sebagai bos atau atasan adalah peran yang kan menjadi berkah ketka kita mampu menghargai karyawan. Ketahulilah, bahwa karyawan adalah sahabat kita, mereka yang membantu kita untuk mampu membuat perusahaan senantiasa maju dan lebih baik.

Karyawan kita adalah manusia, bukan mesin yang dengan sembarang kita bisa berdayakan. Karyawan kita adalah manusia, maka tetap manusiakan mereka. Perlakukan mereka dengan baik, sentuh hati mereka dengan hati kita. Jangan sungkan untuk menyapa dengan ramah mereka saat memulai kerja, karena dengan sikap ramah kita kan membuat mereka lebih ikhlas dan bersemangat menjalani pekerjaannya. Biasakan memberikan pujian pada karyawan yang berprestasi, jangan sungkan, karena ini kan menjadi motivasi agar kinerja mereka jauh lebih baik lagi.

Ingat, karyawan juga butuh kebahagiaan dalam bekerja, dan bahagia itu bersumber dari hati yang bahagia. Maka bahagiakan hatinya tak hanya berupa materi (gaji pantas dan reward). Karena loyalitas yang dibangun hanya atas dasar materi, bukanlah loyalitas yang sebenarnya, ini hanyalah penumbuh awal loyalitas saja. Loyalitas yang sebenarnya akan muncul ketika mereka sudah merasa sangat nyaman bekerja diperusahaan kita. Nyaman karena kecerdasan dan ketulusan kita untuk menghargai mereka.

Menjadi sosok bos atau atasan yang perhatian, menyempatkan diri untuk tersenyum dan menyapa, sekedar menjabat erat dan menepuk bahu mereka. Menjadi sosok yang peka terhadap totalitas dan prestasi kerja mereka yang membuat mereka yakin bahwa mereka pun punya masa depan yang kan lebih cerah jika mengabdi di perusahaan kita. Mereka yakin, jika perusahaan maju, maka mereka pun akan maju. Sehingga mereka kan berkinerja dengan baik, agar perusahaan menjadi lebih baik dan imbasnya masa depan mereka pun membaik.

Karyawan adalah sahabat, mitra kerja yang sesungguhnya. Kita paham betul kalau setiap mereka butuh penghargaan, mereka semua butuh berkembang. Maka jadilah sahabat yang bisa memberikan itu semua. Dengan jalan kerjasama yang baik untuk mewujudkan perusahaan yang maju dan mensejahterakan. Jadi, raihah tangan mereka dan bergandenganlah menuju masa depan gemilang.

Besar atau kecil usaha kita saat ini, menghargai karyawan tetap harus dibiasakan!


Tanggapan

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Pimpinan menghargai bawahan, bawahan menghormati atasan. Sebuah kondisi yang sangat harmonis dan meningkatkan etos kerja.

    —————————————————–
    Sinergi yang indah. sobat :)

  2. setujuuu…karyawan juga manusiaa, statusnya aja yg menjadikan dia sebagai bawahan, tanpa mereka, sebuah perusahaan ga ada artinya…so hargailah mereka, saling memberi saling menerima, biar sama2 enak gtu…^^

    ————————————————————————
    Yup, benar sekali. Dan kan indah bila para bos mengerti ini :)

  3. sangat setubuh sekali kang.
    tanpa karyawan kita tidak bisa bekerja dengan maksimal

    ———————————————
    Bentul sobat. Semangat! :)

  4. enak banget jadi karyawannya kang achoey! ngelamar aaah… boleh?

    ——————————————————
    Ah kau, bisa aja. Salam dahsyat :)

    • hu uh Mas kita ngelamar yuu :oops:

      —————————————–
      Ampuuuuun deh hehehehe :)

  5. setuju Kang, sekecil apapun penghargaan untuk seorang karyawan, akan terasa lebih baik bagi setiap karyawan dalam menerimanya :D
    sukses selalu untuk mu

    —————————————————————-
    Yup sobat. Makasih atas doanya. Semangat! :)

  6. Ciye.. Bos Haris anak buahnya udah berapa nih? hehe…

    Kunjungan balik dari sesama Blogor nih.. :)
    Mari bertukar link…

    ——————————————————
    Ah jangan tanya itu, malu hehehe.
    Udah ditautkan. Salam BLOGOR

  7. mau dong saya jadi karyawannya kang achoey…

    ——————————————
    ah masa. jadi malu A nih :D

  8. dan bagi karyawan yang masih bujangan
    ….
    nasehatkan dia untuk mencari pasangan hidup

    ————————————————–
    Ups, nyindir ya bro hehehe :D

    • hanya bahasa hati yang bisa dimengerti oleh hati

      ——————————————
      Yup sobat. Dahsyat :)

  9. Siippp..Mantaps dah Mas Achoey….
    Mas Achoey ini menjadi pengusaha muda, dan tentu saja menjadi Bos, yang syukur alhamdulillah, Mas Achoey adalah Bos yang sangat baaaaiiiiikkkkk…
    TOP dah pokoknya :)

    —————————————————————————
    Ah sahabatku, aku hanya sahabat mereka saja. Mencoba melakukan kiprah sebagai insan di bumi, menjemput rejeki. :)

  10. you’re right man…

    ——————————
    Jd malu nih sob :)

  11. Kang Achoey *sok heboh, SKSD*

    seandainya para pemimpin kita baca tulisan kang achoey dan mempraktekannya, alangkah indahnya dunia..
    atasan dan bawahan hanya beda distatus, dan tanggung jawab *dan gaji tentunya* di dunia, di mata Tuhan YME sih ga ngaruh, saja bukan…hehe, so, muliakanlah setiap orang, siapun ia.

    ————————————————————————
    A sahabat, bisa aja. Yup, yuk muliakan manusia lain :)

  12. yup.. sangat setuju! pemimpin yang baik akan selalu bisa memahami karyawannya..

    ———————————
    Bentul sobat :)

  13. cerdas menghargai… emangnya mau dihargai berapa karyawannya choey :lol:

    —————————————————————
    Dihargai sesuai kelayakkannya :D

  14. A’ Maaf beberapa waktu menghilang without a trace. Seebook ternyata ya kuliah tuh :mrgreen:

    -Geulist133-

    ————————————————–
    Gpp. Semangat ya kuliahnya! :)

  15. Kayaknya ini sebuah contoh yg baik utk mereka2 yg punya karyawan yach :)

    Salam :)

    ————————————-
    Moga aja sobat :)

  16. Ah andai semua bos / pengusaha punya niat baik begitu :)

    —————————————–
    Amin. Moga aja :)

  17. Pada dasarnya, berfikirlah bahwa apa yang sedang kita kerjakan itu adalah salah satu ibadah, jadi kita tidak akan merasa terbebani oleh itu semua….

    Dan buat boz2, ingatlah juga bahwa mensejahterakan karyawannya itu adalah ibadah, jadi selain kesuksesan di dunia yang didapat, insyaAllah kesuksesan di akhiratpun menanti… Amiiinn
    Jadilah pemimpin yang mampu memberi tauladan…..

    Sukses untukmu dan usahamu A… ;)

    —————————————————
    Betul V. Makasih ya atas doanya :)

  18. artikel baguuuus kang achoey…karyawan seperti siapapun yg bekerja beda dgn unsur produksi lainnya….mereka unik yakni memiliki intuisi,emosi, dan kerpibadian yg aktif….dalam bisnis dia sebagai aset perusahaan,jadi harus dipelihara dan dikembangkan….dlm manajemen dia sebagai mitra manajer karena itu di sisi tertentu ada kesetaraan dan sinergis….karena itu pendekatan saling menghargai menjadi esensial dalam membangun bisnis….

    ———————————————————-
    Makasih Pak, saya belajar banyak dari Bapak :)

  19. aku mo ngelamar jd karyawanmu dong…
    sukses teruss!! ku doakan selalu..

  20. punya bos kaya 9ene enak ju9a yah :)

    *bole jadi karyawannya nda A..

    intina klu perusahaan nda ada karyawan ya nda jalan,karna sesun99uhnya karyawanlah motor dari perusahaan ituh

  21. … harus ada simbiosis mutualisme …


Beri tanggapan

Your response:

Kategori