Perlahan terpejam, mencoba memadam pandangan. Mengindar dari pesona yang menggoda, mengingat kembali komitment hati, tentang sebuah janji pada diri.
Ketika banyak kata tertata, meruntut kalimat kunci tentang janji. Janji setia pada kekasih hati. Tentu belum apa-apa sebelum janji teruji. Namun, kesetiaan tak akan terpedaya, jika janji yang diutarakan, adalah janji pada diri, bahwa kan tetap tulus menetap hati, pada pilihan yang terpilih.
Kesetiaan adalah ketulusan jiwa, yang kan ada pada cinta yang tulus pula. Kesetiaan tak perlu dipinta, dia kan hadir seiring kerelaan hati memantapkan diri, karena cinta bukan hanya soal rasa, tapi juga soal penghambaan pada-Nya. Ya, karena cinta sebenar, adalah cinta yang bermuara pada kecintaan terhadap Tuhan, yang menciptakan cinta.
Tersenyumlah duhai para pecinta, yang setia tanpa terpaksa. Berbahagialah duhai para pecinta, tatkala cintanya pada mahluk, bisa mendekatkannya ke Surga. Semoga kita bisa.





aamiin.. semoga kita semua bisa
kirain postingannya ttg setia thd janji sapa gitu.. maklum masih suasana pemilu
Oleh: deeedeee on 3 Juli 2009
at 11:30 am
semoga kau tak marah apabila aku dengan setia berkomentar koment seperti cara ini
Oleh: ILYAS AFSOH on 3 Juli 2009
at 10:05 pm
yang sayah tau cuma setiawati, anak pak RT yg rumahnya samping wartel…
uuhh cantiknya minta ampun, rasanya jantung mau copot saat ketemu dia..
Oleh: yorick on 3 Juli 2009
at 11:45 am
Cinta adalah perasaan, sedang setia adalah pilihan. Namun itu tak berlaku bagi Tuhan Sang Maha Cinta. Hanya cintaNya lah yang tulus tanpa pamrih dan setia…
Oleh: Fanda on 3 Juli 2009
at 12:37 pm
Saya termasuk yang setia sama istri saya, begitupun istri saya karena namanya setianingsih.
*ga nyambung ya Kang*
Oleh: masher on 3 Juli 2009
at 12:52 pm
saya akan setia dan berusaha selalu setia mengunjungi blog cucuharies..
Oleh: tuyi on 3 Juli 2009
at 12:53 pm
Subhanalllaaaaah.. CINTA kepadaNYA… ruaaarrrrr biasaaaa.. semua yang terlihat adalah wujud cinta kepadaNYA
Salam Sayang
Oleh: KangBoed on 3 Juli 2009
at 1:11 pm
setelah 9 tahun lalu aku mencintainya dan belum ada yang tergantikan apakah ini kesetian walau sang kekasih sudah ada yang memilikinya?
Kesetian adalah proses yang panjang dalam memadu kasih yang terbalut dalam kasih yang di ikat dalam cinta sucinya.Jika cinta semakin kuat , takan ada tempat bagi yang lain.
Ada pepatah mengatakan :
“Didalam hati tidak ada beberapa kekasih pujaan dan dilangit tidak ada sesembahan .” Jika kekuatan cinta tercecer di beberapa tempat,tentu saja cinta akan melemah.ini pasti terjadi.
ketika cinta masuk dalam ronga tubuh dan memasuki setiap pori kita maka cinta itu tidak akan condong ke arah lain.maka kesetian adalah sebuah kenikmatan yang tak bisa diganti
Oleh: kawanlama95 on 3 Juli 2009
at 1:12 pm
kekasihku sedang memperhatikanku
Disana….
Oleh: tukangobatbersahaja on 3 Juli 2009
at 1:25 pm
siang boz
blue setiakan dengan janji arisannya
salam hangat selalu
Oleh: dobleh yang malang on 3 Juli 2009
at 2:05 pm
bica soal setia… saat ini mungkin sudah jarang untuk setia… tapi jngn sampai kita ikut tdk setia seperti mereka…. hehehe…. tapi setia pada Allah pemilik semuanya itu suatu keharusan…
Oleh: yunus on 3 Juli 2009
at 2:07 pm
amien.. aLLohuma amien
** nyanyi la9una KD yan9 setia
Oleh: wi3nd on 3 Juli 2009
at 2:32 pm
* termasuk kumpulan lelaki setia *
Oleh: adams on 3 Juli 2009
at 3:32 pm
setia itu tidak pernah berpaling, meski hanya sejenak. setia memerlukan suatu kejujuran hati
Oleh: guskar on 3 Juli 2009
at 3:48 pm
Kesetiaan cinta tidak akan terbangun dengan kokoh jika tidak melewati berbagai rintangan. Pada saatnya, kesetiaan cinta diuji dengan keterpisahan, kekurangan atau kelebihan materi, sakitnya salah satu pihak, godaan pesona pihak lain yang tampak lebih baik, dan lain-lain. Saat awal cinta itu tumbuh, kesetiaan memang tidak diragukan. Namun seiring waktu, kesetiaan pun pada akhirnya diuji. Saat berbagai ujian itu bisa dilewati, saat itu pula kesetiaan cinta akan semakin menancap kokok di hati.
Kang Achoey, saya sudah kembali. Kangen rasanya untuk bersilaturahmi dengan Akang.
Oleh: racheedus on 3 Juli 2009
at 4:14 pm
amieenn…setuju banget A’
semoga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya amien
Oleh: olvy on 3 Juli 2009
at 4:27 pm
wahhh.. blog nya laen lg neh kang haries
moga ter up date smua ya hehe secara dee suka binun kl punya bbrp
setia??? hrus dunk ya..
Oleh: muslimah on 3 Juli 2009
at 5:17 pm
qo nama dee jd muslimah yah hehehe.. maaf yg itu palsu
Oleh: dee on 3 Juli 2009
at 5:18 pm
selamat sore akang achoey……
salam mercu
Oleh: bhejho4060 on 3 Juli 2009
at 5:44 pm
Cinta kepada Mahkluk bisa mendekatkan ke Syurga…
Subhanallah Mas…..
Oleh: bocahbancar on 3 Juli 2009
at 6:06 pm
ah, semoga ku juga bisa setia
Oleh: nanzzzcy on 3 Juli 2009
at 6:07 pm
Yup..
Kalo pengen merasakan..
Hidup yg nyaman..
Cintailah dengn penuh kestiaan n kejujuran..
Kita semua pasti bisa..
Oleh: artasastra.com on 3 Juli 2009
at 6:45 pm
Ku orangny setia lho mas (promosi). Wkakakakakak
Oleh: CatatanRudy on 3 Juli 2009
at 7:38 pm
the real arti setia sobat..
daku pun senantiasa berusaha untuk tetap setia ditengah cobaan cobain yg begitu menggoda rasa..
_salam anget_
Oleh: Acha on 3 Juli 2009
at 7:46 pm
Seandainya semua pasangan saling setia
Tapi g mungkin kali yach ?
salam
Oleh: Aribicara on 3 Juli 2009
at 8:13 pm
kesetiaan adalah bahasa jiwa, yang hanya bisa tereja oleh mereka-mereka yang mengenal hati dan jati diri
nice post
c u…
Oleh: faza on 3 Juli 2009
at 8:18 pm
salam kenal. arti setia? wah gak tau hehe
Oleh: udienroy on 3 Juli 2009
at 8:46 pm
setia itu gw banget… hiks…
Oleh: sekartaji on 3 Juli 2009
at 9:16 pm
amin, alhamdulillah aku masih bisa setia meninggalkan jejak, di blog ini
Oleh: endra on 3 Juli 2009
at 9:39 pm
selamat malam sahabat…aku percaya dengan sepenuh hati akan janji setia..semoga kita bisa ya Kang..Amien
-salam- ^_^
Oleh: Hariez on 3 Juli 2009
at 10:47 pm
Setia adalah janji , berarti komitmen dengan janji pada diri sendiri
Oleh: David on 3 Juli 2009
at 11:26 pm
Jd dah menetapkan pilihan, kang?
Oleh: just azzam on 4 Juli 2009
at 12:45 am
amiin.. semoga kita bisa meraih cinta-Nya
Oleh: emfajar on 4 Juli 2009
at 6:58 am
setia (selingkuh tiada akhir)…hehe..nggak lah kidding koo kak… >_<
aQ setuju banget kak, aQ yakin Ia sesungguhnya g pernha meningglakn Qta, malah Qta mungkin yg kerap kali meninggalkan Dia…
CintaNYa sungguh luar biasa….
Oleh: sarahtidaksendiri on 4 Juli 2009
at 9:09 am
setia padaNya hingga akhir jaman
Oleh: yangputri on 4 Juli 2009
at 10:31 am
Ah.. akupun setia untuk hadir, membaca dan berkomentar disini.. biarpun.. sejuta halaman indah menggodaku untuk “blogwalking”…
Karena aku tahu.. disini ada kesejukan suara sahabat, ada uluran kasih persahabatan.. dalam langkah yang satu dalam perjalanan “pulang kampung”
Oleh: yanti on 4 Juli 2009
at 12:00 pm
Mantap !
Yg ini lahir dr perenungan yg dalam
Oleh: Eka Situmorang-Sir on 5 Juli 2009
at 12:55 pm
selamat malam kang
blue akan selalu setia berkunjung ke rumah akang dalam kondisi apapun jua
salam hangat selalu
pa cabar?
Oleh: bluethunderheart on 5 Juli 2009
at 7:59 pm
Asmkm…
Ciap P’Ustadz…;;)
Oleh: Anita Dahlan on 6 Juli 2009
at 1:07 pm
Kt stia sblm d’ucpkn hrz mmpnx’i kyknn s’jati. . .jd K’stian s’jati Q hnx pdmu ya…4w1,.
Oleh: Aden firmansyah on 3 September 2009
at 1:05 am
buat yunus..setia pada ilahi bukan ke harusan tpi kebutuhan buat kta.
kl keharusan seakan”ada keterpaksaan..terima kasih
Oleh: rangga on 27 Oktober 2009
at 3:32 pm
nice…thx for sharing…^^
Oleh: sunflo on 4 November 2009
at 8:21 pm