Oleh: achoey | 12 Juni 2009

Menikmati Etape Perjalanan Nan Indah

cucuharisBeberapa hari belakangan ini waktuku teralokasikan sebagian tuk menjawab beberapa pertanyaan para mahasiswi yang melakukan penelitian. Mereka terbagi tiga, yang pertama adalah beberapa mahasiswi dari Univ. Pakuan, yang kedua mahasiswi IPB dan yang terakhir mahasiswi UGM. Mahasiswi dari Univ. Pakuan dan UGM melakukan penelitian di Lembaga Pendidikan yang kami kelola, sementara mahasiswi dari IPB melakukan penelitian di kedai sederhana kami.

Aku tersenyum sendiri melihat apa yang mereka lakukan. Aku teringat masa lalu saat aku berada di posisi mereka. Paling sebel kalau pihak perusahaan tidak kooperatif sehingga menyulitkan penelitian yang merupakan tugas kuliah itu. Maka aku berusaha sekooperatif mungkin dengan mereka. Saking kooperatifnya, bahkan ada mahasiswi yang nekad mengajukan pertanyaan susulan via SMS, ehm.

Ku coba ingat kembali pada kondisi sekitar 3 tahun lebih 9 bulan yang lalu. Saat aku diminta seseorang tuk membuktikan kemampuanku dengan membantunya tuk merintis sebuah lembaga pendidikan. Karena tantangan ini akhirnya kutinggalkan kondisi nyaman di Cikarang tuk merantau ke Cibinong. Beberapa teman menyayangkan keputusanku, tapi aku tetap melakukannya. Entahlah, sejak semula aku memang tak benar-benar berniat tuk selamanya bekerja di perusahaan orang. Aku hanya ingin mengukur kemampuanku saja, apakah kontribusikuku itu berdampak atau tidak pada perusahaan yang menjadikanku bagiannya.

Alhamdulillah lembaga pendidikan yang kukelola di tahun pertama menjadi fenomena. Mungkin karena sebagai cabang waralaba jadi tidak terlalu sulit mengenalkan brand pada masyarakat. Ah tidak juga, beberapa cabang waralaba lain malah terpaksa gulung tikar di tahun-tahun awalnya.

Kondisi ini ternyata berdampak padaku. Saat pimpinan-pimpinan cabang seluruh Indonesia diundang ke pusat, aku termasuk salah satunya. Aku memang bukan kepala cabang, karena di atas kertas, ownerlah pemangku jabatan tersebut.

Hehehehe, aku nyaris minder di sana. Karena aku adalah paling kurus dan paling muda di antara lingkaran meja besar itu. Tapi aku tetap duduk tegak, bukankah yang muda yang berkarya itu jauh lebih hebat.

“Wah Pak, saya kira Bapak itu sudah seumuran kami, ternyata masih muda toh.” Ya itulah kurang lebih ucapan hangat seorang Kepala Cabang dari salah satu cabang di luar Jawa yang baru kali ini bisa kopdar denganku. Aku garuk-garuk kepala dan tersenyum dengan polosnya. “Maaf jika aku telah menipu kalian” gumamku dalam hati.

Beberapa Kepala Cabang yang rata-rata sekaligus owner itu malah mintaku menjadi bagian dari timnya. Sempat ada yang menyuruhku memilih, aku mau megelola cabang mana yang dimilikinya. Bahkan ada yang bilang kalau aku harusnya milik pusat saja, yang bertugas keliling ke cabang-cabang dari Sumatera hingga Papua (ehm Papua dah ada belum ya). Ah ogah ah, aku kan takut naik pesawat terbang (tuh kan buka-buka rahasia).

Ehm, aku pun kembali tersenyum, di sini pun aku tak berpikir untuk selamanya. Sesuatu yang lain telah menunggu total kiprahku. Ini adalah jalanku, dan banyak yang menganggapku aneh, seperti halnya ayahku. Tapi kini ayah mulai pahami caraku nikmati perjalanan ini.

Alhamdulillah atas apa yang Allah limpahkan padaku.  Andai pun kelak ku kaya, bukan berarti harus kutinggalkan jalan sahaja. Karena dalam kesederhanaan, ada hati yang nyaman. Ah, aku menikmatinya.


Tanggapan

  1. yang muda yang berkarya :)

    manfaatkan masa muda sebelum tua :D

    • sobat,
      ilyas afsoh suka gaya pamer Anda.
      :)

  2. mengelola lembaga pendidikan juga, kang?
    *baru tahu, hehe*

  3. salut neh buat kang achoey :)
    ehmm….. masa muda masa penuh kreativitas kang :)

  4. Kamana Wae…………ga mampir-mampir???

  5. Salut :)
    Terus berkarya ya Ak

  6. sayangnya, para orang “tua” masih ngotot saja ingin menjadi kepala suku. nyatanya, anak muda jauh lebih mampu dan kreatif : YOUNG ON TOP

  7. ngomentarin foto…
    Makin narsis aja yah, hehehehehe
    Salam bro…..

    —————————————————————–
    wakakak
    kau yg dilihat malah fotonya :D

  8. kang achoy salam kenal yaaa :)

    komennya di blog saya ada yang ga bener loch hehehe :)

    sukses yaaa

    ———————————————————————–
    Oh ya :D
    Yayaya, silakan main ke MJ

  9. intinya apa choey…?

  10. keren :D

  11. Perjalanan ini terasa sangat menyenangkan…. *ebit edited version*

  12. *serahkan tiket garuda indonesia

  13. A pengembara.. hanya singgah sebentar
    dan terus berjalan sampai di terminal terakhir..

  14. maju terus ka… syukuri semua yang ada..

    wee, ketauan takut naek pesawat, hooho

  15. saya suka kutipan yang ini mas “yang muda yang berkarya itu jauh lebih hebat”.
    yup. kadang saya merasa minder kalau saja tidak ingat ungkapan ini. orang-orang muda memang sudah saat tampil ke depan. go..go :-)

  16. Mas Achoey.. Tadi aku bagi-bagi hadiah buat pemberi komentar terbanyak diblogku. Blog mas achoey adalah salah satunya. Maen ya mas ke blogku biar bisa ngambil hadiahnya kalo mas mau.

  17. “yang muda , yang berkarya” sangat bijak kang..wahhh ternyata hoby kita sama kang, takut ketinggian yahh… hehehe :-D

    -salam- ^_^

  18. anda sangat hebat, kapan saya bisa seperti anda? mengambil suatu keputusan yang bijak..

  19. kapan kita berkarya bareng lagi seperti dt4 bunda menik kmrn ? :lol:

  20. ” Dalam kesederhanaan, ada hati yang nyaman ”
    aku suka banget dgn ungkapan ini sobat….
    Salam hangat dan…sukses selalu yaa Kang… :)

  21. yang muda usianya.., ilmunya…? hehehheeeeeeee, sukses sobat.

  22. aktif sekali memang kang achoey ini bah..saluut

  23. semoga jalan yang saya pilih (di dunia pendidikan) sekarang juga bisa dimengerti sama orang2 yang merasa “aneh”. saya jadi pengen kaya mas achoey….(*semoga bisa!)

  24. terus semangat kang achoey…..

  25. hayyoh smangaaaat, lawan rasa phobia mu kak, demi masa depanmu :mrgreen:

  26. masih ada 1 etape lagi…

    hhmm…??

  27. tulisan pada paragrap terakhirnya bagus Yuli suka sekali. salut dah sama Aa ini calon orang sukses :)

  28. selamat berkarya terus
    dan
    sukses selalu

  29. twothumb.. :)

  30. hebat bro … salut diriku padamu …

    memang terkadang apa yang kita inginkan dan impikan tidak selamanya sejalan dengan pikiran orang lain … tinggal bagaimana prosesnya dan keteguhan hati saja yang dapat menemani perjalanan untuk itu …

  31. weits ternyata takut naik pesawat ya A.. ayook dilawan rasa takutnya supaya bisa melanglang buana ;-)

  32. semangat terus kang :)


Beri tanggapan

Your response:

Kategori