Oleh: achoey | 22 Maret 2009

Syair Seorang Ibu

Oleh : Hj. Nurhayati Yusuf

.

Tak terasa sudah tiga tahun usiamu duhai Alifah putriku

Melahirkanmu, sungguh suatu proses yang teramat nikmat

Terkadang bayang-bayang ketakutan masih saja melekat

Ketika tahap demi tahap proses kelahiranmu kuingat

Nyata terasa di setiap senti tubuh lemah ini

Tapi justru dengan ini aku menjadi dekat dengan-Mu Ya Rabbi

Betapa telah kau tunjukkan beginilah kehidupan yang sesungguhnya

.

Subhanallah

Balutan baju hijau operasi

Bau amis darah yang tak terperi

Bau obat yang tajam menyengat

Infus menusuk nadi

Serta Oksigen yang mencoba menyamankan hati

Itu semua selalu ada di pelupuk mata ini

Tapi kekuatan cinta kalian, duhai suamiku duhai anak-anakku

Membuatku mampu bertaahan

Melewati batas tipis hidup dan mati

Dan kini

Aku masih berada di sisi kalian

Melihat cinta tumbuh seiring jaman

Di sinilah buah indah perjuangan

.

Alifah

Teringat saat kau masih dalam kandungan

Tendangan dan pukulan mungilmu terasa kuat

Sebuah isyarat bahwa kau ingin keluar lebih cepat

.

Alifah

Tahu kah kau nak

Tentang kenapa nama itu kau sandang

Namamu adalah harapan

Agar kelak kau menjadi sosok yang penuh kasih sayang

Dikasihi, mengasihi

Menebar ketulusan sesama insan

.

Alifah

Melihatmu tumbuh

Membuatku mampu mengusir peluh

Canda, tawa dan riangmu

Meredam amarah menghalau keluh

Maka biarkan mama memelukmu erat

Seerat jalinan kasih antara kita

.

Duhai Dea rembulanku

Kesejukan cahayamu telah sembilan tahun menerangi hatiku

Membiarkanku terlelap dalam ketenangan yang kau ungkap

Setiap saat, sepanjang hayat

Senyummu adalah cahaya

Memapahku menghindar dari gulita

Menghindarkanku dari kesepiaan yang mencoba meronta

Membuatku kembali pada kebanggaan seorang bunda

.

Dea Khusnul sayangku

Terus jadikan dirimu mutiara hati kami

Dengan semua kebaikan dan prestasi

Dengan pelukan dan cubitan nakal di pipi

Untuk selamanya,tak bertepi

.

Duhai Fajar pangeranku

Kau adalah mentari dalam kehidupan kami

Mentari yang kan mampu menerangi semua cinta yang terberi

.

Tetapkanlah kehangatan sinarmu untuk kedua adikmu

Tetapkanlah kekuatan pembuktian di hati kami

Bahwa kau adalah sosok kebanggaan

Sosok yang menjadi andalan

Untuk jalinan cinta keluarga yang tak berkesudahan

.

Untuk ketiga buah hatiku

Untuk Mentari, Rembulan dan Bintangku

Jadilah kalian sosok soleh dan solehah

Sosok yang mampu membawa kedua orang tuamu ke syurga yang penuh cinta

.

Duhai suamiku

Terima kasih atas apa yang kau berikan selama ini

Kau selalu ada dan menemani di kala susah dan juga senang

Kau lah yang membimbingku agar menjadi wanita yang kuat

Kau lah penjelmaan cinta dalam hidupku

Aku teramat menyayangimu

Dan semoga kebahagiaan kan selalu menemani kita

Hingga tua renta

Hingga tak lagi di dunia

.

Ya Allah, Tuhan yang melenyapkan segala duka cita

Yang menghilangkan kesusahan mahluknya

Yang menerima doa-doa

.

Ya Allah Yang Maha Pemurah baik di dunia dan akhirat

Yang Maha Penyayang tak terbantahkan

Engkau teramat mengasihiku

Maka rahmatilah aku dengan rahmat yang menjadikan aku

“Tak butuh lagi selain Engkau”

.

Ya Allah

Cukupkanlah rezkiku dengan harta yang Engkau halalkan

Dan jauhkanlah aku dari harta yang Engkau haramkan

Kayakanlah aku dengan keutamaan-Mu

.

Ya Allah

Sesungguhnya aku berlindung Kepada-Mu dari duka nestapa dan kesusahan

Dan aku berlindung padamu dari segala bentuk tipu daya syaitan

.

Cibinong, 21 Maret 2009

.

(Syair ini adalah buah karya seorang ibu yang telah menganggapku adik. Aku hanya sedikit mengeditnya, dan membacakannya tadi pagi menjelang siang, saat syukuran ULTAH dua putrinya. Semoga keluarganya selalu harmonis dan diberkahi Allah SWT.)

.

Met ULTAH Dea, met ULTAH Alifah, buat ORTUmu bangga ya!)


Tanggapan

  1. hmm.. terharu..
    sosok seorang ibu emang luar biasa..
    perjuangannya hebat
    cintanya gak akan pernah pudar
    jadi inget ambu.. :)

    trus jadi pengen cepet jadi ibu :lol: >> aamiin..
    pis ah.. kenapa jadi pelacur gini sih (pelan-pelan curhat)

  2. subhanallah… :D

  3. sebuah puisi yang benar-benar tulus.
    Mudah-mudah doa yang tertuang dlam sebuah puisi, dikabulkan oleh Allah SWT, amin……..

  4. amin, semoga diberi keberkahan hidup.

  5. lam kenal juga ya.

  6. ::terharu… Ingat Ibu dan keluargaku…

    semoga semua keluarga dapat terus bahagia……

  7. Sungguh ibu yang penuh cinta :)

  8. *terharu dot com*
    Such a lovely mom, semoga anak2 menjadi anak2 yang soleh dan solehah. amien :)

  9. jadi ingat kata bang iwan fals,

    ribuan kilo jalan yang kau tempuh
    Lewati rintangan untuk aku anakmu
    Ibuku sayang, masih terus berjalan
    Walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah

    subhanallah.. betapa tulusnya seorang ibu..
    wah, sebagai seorang anak,, mungkin saya juga harus menjadi bintang yang berpijar, tuk temukan kembang senyumnya,,

    |merenung| |terharu|
    . . . . .
    cukuplah Allah sebagai penolong…
    semoga qt selalu istiqomah di jalan-Nya

  10. Met Ultah buat adik-2 Dea dan Alifah.
    Jangan Nakal. Buat Ibu kamu bangga.

  11. mengharukan…..

    Barokallah untuk Alifah-Dea sekeluarga…moga ibu kalian selalu di beri kekuatan yah…

  12. jadi kangen bundaku…huhu..

  13. sungguh sebuah lirik yang amat menyentuh, mas achoey. bukti sentuhan lembut, perhatian dan kasih sayang bunda kepada putrinya, alifah!

  14. tak mampu kugoreskan tinta emas untuk ibu
    bahkan kutak mampu berkata-kata tentang ibu

    Dosa hamba bagaikan pasir di pantai yang tak habis ditelan masa
    Aku tak sangup menulis bait demi bait tulisan ini

    karena

    kasihku tak mampu membalas akan jasa ibu

  15. Mirip-mirip ketulusan ibuku dlm membesarkanku hingga aku ada saat ini.
    Oh ibu ..
    Oh ibu dari anak-anaknya..
    Maklumilah aku…
    Do’amu menghapuskan debu yang menyelimuti tubuhku…

  16. Syair yang penuh ketulusan..
    Syahdu dan terharu saya membacanya…. :P

  17. Sungguh menyentuh hati…

  18. terima kasih ibu,
    doa ku untuk mu

  19. ** jadi kan9en ibu.. :(
    selamat ulan9taun ya dea dan alifah.. :)

    waa.. bintan9,mentari dan rembulan?emmmm.. perfeckly.. ;)

  20. jadi kangen sama ibu yang jauh di sana…… Nice… Salam kenal

  21. [...] Syair Seorang Ibu Oleh : Hj. Nurhayati Yusuf . Tak terasa sudah tiga tahun usiamu duhai Alifah putriku Melahirkanmu, sungguh suatu [...] [...]

  22. syair seorang ibu itu sangat bagus ya
    teruskan saja perestasi membuat syair seperti itu

  23. sungguh menyentuh hatiku ini. Ya Allah aku memohon ampun padamu untuk tidak berbuat dosa pada ibuku…


Beri tanggapan

Your response:

Kategori