Hakekat Kita
Adam adalah manusia pertama yang tercipta
Lantas Hawa tercipta tuk temaninya
Lantas Hawa tercipta tuk temaninya
Itulah awal semua kita bermula
Dan begitu banyak kita pun terlahir ke dunia
Karena cinta kita ada
Semua kita adalah saudara
Meski terlahir dari rahim yang berbeda
Karena asal kita sama
Berawal dari pasangan pertama
Kita semua tercipta
Jelas mengandung makna
Tak seorang pun yang tak berarti
Ketika diri masih memiliki hati
Kita tercipta karena cinta
Lantas kenapa harus ada angkara
Kita tercipta tuk damaikan dunia
Bukan tuk merusaknya
Hakekat kita adalah sama
Terlahir bermakna
Untuk sebanyak-banyaknya berperan
Dalam kebaikan
Karena kita
Adalah CINTA
Puisi di atas saya copas dari http://achoey.blogspot.com yang diterbitkan tgl 13 Maret 2007. Maaf ya Aa Choey, Kang Haris lakukan ini.
3 Nopember 2008 pada 8:52 pm
Pertamaxxxxx.
3 Nopember 2008 pada 8:54 pm
kang haris udah minta ijin belom sama kang achoey?
3 Nopember 2008 pada 8:55 pm
Hattrickxxxxxxxxx…
karena kita adalah CINTA… lagi-lagi soal cinta…
3 Nopember 2008 pada 9:00 pm
liriknya sungguh menyentuh, mas haris. *enaknya mas acohe atau mas haris, yak, nyapanya, hehehe * sepakat banget dg makna di balik larik2 ini. kita semoa basodara, kenapa mesti ada darah dan kekerasan? semoga tragedi masa lalu tak kembali terulang.
3 Nopember 2008 pada 9:20 pm
dan cinta yg tercipta di rasa kagumku inilah yg membuat aku senang membaca tulisan abang. sukses.
salam hangat selalu
3 Nopember 2008 pada 10:05 pm
berarti manusia itu ada karena cinta?
3 Nopember 2008 pada 11:35 pm
Manusia hawa tercipta dari rusuk manusia adam..
Bukan dari kepalanya untuk dijadikan atasannya.
Bukan pula dari kakinya untuk dijadikan bawahannya
Melainkan dari sisinya untuk dilindungi..
Dan dekat dihati untuk dicintai..
Blogwalking insomnia nih he he he
Salam ^^v
4 Nopember 2008 pada 2:02 am
Romantis….
4 Nopember 2008 pada 4:53 am
love like a gold in the deserts, although still small will be seen shining ….
4 Nopember 2008 pada 4:56 am
Nice….
4 Nopember 2008 pada 7:19 am
karena cinta lah manusia menjadi berarti bagi sesamanya
4 Nopember 2008 pada 8:58 am
dunno under who Haris and Who Achoey??
same man???
4 Nopember 2008 pada 10:10 am
@ sososibuk
jadi ginih..anggap aja achoy ini adalah alter ego dari kang haris yang agak kurang dewasa (halah)
karena sebenarnya..hakekatnya..manusia seutuhnya ada di kangharis..
*ditimpuk pake mijanda semangkok*
*langsung di makan donnn*
4 Nopember 2008 pada 11:22 am
dunia ini pernah dihuni bangsa jin. kemudian mereka saling membunuh dan membuat kerusakan. kemudian Tuhan menciptakan manusia. dan ditanya sama malaikat, mengapa KAU membuat lagi?
dengan itulah Tuhan ingin menunjukkan bahwa AKU MAHA PENCIPTA, kalian tahu apa…
kita hanya bisa bertanya-tanya kenapa ada perang, ada kekejaman, ada penderitaan, dsb. tapi Tuhan hadirkan itu bukan sia2 atau salah mencipta. hanya sebiah pelajaran kepada kita untuk menjadi terbaik.
4 Nopember 2008 pada 1:13 pm
karena kita adalah “satu”
…..:)
4 Nopember 2008 pada 2:54 pm
ombak kecil merasa dirinya kecil dibandingkan ombak besar
tapi hakekatnya sama, air !
seperti itulah manusia, mempunyai hakekat yang sama
salam hangat ^^
4 Nopember 2008 pada 4:11 pm
ya kita pd hakikatnya sama
sama2 ingin bahagia
dan sama pengen ke surga
so, tak prl merasa paling benar
sebab kebenaran hakiki
hanya milikNYA
4 Nopember 2008 pada 5:28 pm
kie, kang haris ma kang achoey podho ora yo?
4 Nopember 2008 pada 5:49 pm
4 Nopember 2008 pada 6:59 pm
cinta adalah yang tertinggi
kasih sayang
makin cinta ama blognya achoey
4 Nopember 2008 pada 7:13 pm
Cinta emank enggak ada habisnya
Semua Penuh dengan CInta
karena cinta hidup ini hampa
4 Nopember 2008 pada 8:18 pm
Nampaknya…mmmmmh….No comment! Good luck ya…!
4 Nopember 2008 pada 9:43 pm
semua tentang kita… lebih enak dibaca dgn backsound itu… aku copas mas buat video angkatan yg mau perpisahan, boleh kan?
5 Nopember 2008 pada 3:03 am
ontologi cinta yang indah….mengajak berbuat kebajikan……gudgudgud……
5 Nopember 2008 pada 8:45 am
cinta… mmmmmh,,, lagi kenapa kang??? g jatuh cnt?
whehehehehehe *kabuuuur*
5 Nopember 2008 pada 8:55 am
bener kang..
KITA SEMUA BERSAUDARA
5 Nopember 2008 pada 9:53 am
Hakekatnya manusia adalah musafir, hingga nanti berdamai dengan keabadian. Namun, dalam pengembaraan itu ada satu kegairahan, yaitu cinta, yang tanpanya perjalanan menjadi hambar dan kurang bermakna.
5 Nopember 2008 pada 12:47 pm
puisi keren
yach itulah hakikat hidup qt sebagai hambanya….
6 Nopember 2008 pada 3:52 pm
semoga cinta ttp bertebaran dr kakak melalui tulisan dan berbagi